
dikamar,,,,
nenek azka menangis sejadi jadinya
"kenapa?? apa salahku ya allah??
kenapa engkau memberikan cobaan yang begitu berat kepadaku"tangis nenek menjadi jadi mengingat perkataan soni tadi
hiks hiks cucuku satu satunya ternyata bukan manusia hiks hiks"tangisan nenek terdengar sangat pilu
dikamarnya soni termenung menghadap kearah jendela
pikirannya menerawang jauh kemasa lalu dimana saat kecelakaan yang merenggut nyawa sepupu dan gadis yang dicintainya terjadi
tolong jaga istri dan anakku"permintaan samuel
tersebut terus terngiang ngiang dipikiran soni
soni pergi kekamar nenek untuk mengecek keadaan nenek
ma,mama"panggil soni
namun tidak ada jawaban dari nenek
mama"panggil soni lagi
tetap tidak ada jawaban
azka,diki dan joy yang mendengar suara soni langsung menghampirinya
pa"panggil azka
soni menoleh kearah azka sambil tersenyum
hey,apa kalian sudah makan?? "tanya soni
sudah om"jawab joy dan diki serentak
nenek kenapa pa??"tanya azka
nggak tau, ini papa lagi mau ngecek"jawab soni
ohhh"azka ber om ria
nek,nenek!!!"panggil azka sambil mengetuk ngetuk pintu kamar
sebenarnya nenek mendengar soni dan azka memanggilnya tapi ia masih ingin menyendiri
hampir satu jam azka,soni ,diki dan joy berdiri didepan kamar nenek namun tetap saja nenek tidak mau membuka kan pintu
sudah,mungkin nenek masih tidur, mending kamu ajak teman kamu main game"kata soni
siap pa"jawab azka senang
ayo cepat, ntar keburu bokap gue berubah pikiran"kata azka sambil lari menuju lantai bawah
setelah azka,diki dan joy pergi soni menggunakan kekuatannya untuk masuk kedalam kamar nenek
ma"panggil soni
nenek sangat terkejut melihat soni tiba tiba muncul dihadapannya
ma ma aku mohon,mama jangan seperti ini,kasihan azka "kata soni
saya mau sendiri dulu,tolong tinggalkan saya sendiri"pinta nenek
soni menghembus nafas kasar mendengar permintaan nenek
baiklah"jawab soni pasrah
soni langsung melesat pergi dari kamar nenek
dengan perasaan hancur soni berjalan menyusuri trotoar tanpa alas kaki
ia tidak mempedulikan orang orang yang menatapnya
__ADS_1
yang gue takuti sejak dulu ternyata benar benar terjadi sekarang,mama nggak bisa nerima gue sama azka"gumam soni
gue harus gimana sekarang??
gue belum siap kalau azka tau semuanya"batin soni
bukannya itu direktur abizar group??"tanya rania kepada reva
mereka berdua baru pulang dari kerja
ah nggak mungkin"jawab reva tanpa melihat kearah yang ditunjuk oleh rania karna saat ini reva sedang menyetir sepeda motor
beneran itu bos kita rev!!"pekik rania
reva membelalak kan matanya saat melihat keadaan soni yang berantakan, rambut dan baju yang berantakan
itu be beneran pak soni"kata reva terbata bata
mereka berdua langsung menepikan motor
kemudian turun menghampiri soni yang tengah bersandar di pinggir jembatan
pak!! "panggil reva dan rania serentak
soni mengerutkan dahi saat mendengar ada yang memanggilnya
soni menoleh kearah dua gadis yang tidak terlalu asing baginya
kalian?? kenapa ada disini??"tanya soni dengan tatapan tajam
ka kami baru pulang kerja pak"jawab reva
ohhh "soni hanya ber om ria
kemudian berbalik menghadap kearah sungai
buset!! tatapannya kayak mau nelan orang"batin rania
bapak ngapain disini???"tanya reva lagi
mending kalian pulang"kata soni sambil berjalan menjauhi mereka
ran ayo kita pulang, nggak ada gunanya juga merhatiin orang sombong kaya dia"kata reva sambil berjalan kearab motornya
saat sedang berjalan tiba tiba dari samping ada yang mendorong soni dengan keras hingga soni terjatuh kesungai yang atasnya sangat deras
pak!!!! "teriak reva dan rania
tolong!!!"teriak rania
woy anj... siapa loe!!"teriak reva sambil berlari mengejar orang yang mendorong soni
sial!! kemana tu orang?? kencang banget larinya"kesal reva
semua orang bergegas turun kepinggiran sungai untuk mencari soni
satu jam kemudian. .
warga dibantu polisi sudah mencari disepanjang sungai namun tidak menemukan soni
reva dan rania termenung dipinggir jembatan sambil mengingat kejadian na'as tadi
ayo pulang,disini kita juga nggak bisa bantu apa apa"ajak rania
mereka berdua akhirnya pulang ke kontrakan mereka
saat sedang memasak untuk makan malam tiba tiba ada yang memegang pundaknya
rania,jangan ganggu gue"kata reva kesal
apaan si rev!!!
gue dikamar mandi pe'ak"jawab rania dari kamar mandi
ini saya"suara berat milik orang itu sukses membuat reva ketakutan bukan main
__ADS_1
aaaa hantu pak soni!!! "teriak reva sambil berlari kocar kacir
tolong"pinta soni
pak please jangan hantuin saya"mohon reva sambil meringkuk disudut dapur
saya belum meninggal"kata soni
reva perlahan berdiri dan melihat kearah soni
tolong"pinta Soni lagi
a apa yang bi bisa saya tolong?? "tanya reva terbata bata dengan bibir yang gemetar
seluruh tubuh reva gemetar hebat saat berhadapan dengan soni yang disangkanya hantu
dingin"kata soni
reva melihat seluruh pakaian soni basah
tatapan kosong dimata soni membuat reva semakin yakin dan tegang
ni orang masih hidup apa udah jadi hantu sih?? "tanya reva dalam hati
i ikut saya"reva mengajak soni kekamarnya dan memberikan celana trening dan baju kaos miliknya
mm gantinya disana aja pak, dikamar mandi ada rania"kata reva sambil membalik badan menghadap kearah tembok
tolooooongggg tolongin gue!!, gue takut banget, hantu pak soni gentayangan"batin reva menjerit
setelah berganti baju, soni langsung berbaring diranjang milik reva
sudah belum pak?? "tanya reva namun tidak ada jawaban dari soni
reva berbalik badan dan melihat soni sudah berbaring dikasur miliknya
reva hanya bisa terkejut tanpa berani protes
rev kenapa loe teriak teriak tadi?? "tanya rania yang baru keluar dari kamar mandi
suuutt!!!"reva menyuruh rania diam
kenapa?? "tanya rania yang belum ngeh...
reva mengarahkan tunjuknya kearah kasur
handuk yang dipakai rania hampir melorot
"di dia kan b bos kita?? "tanya rania terbata bata
reva hanya menganggukkan kepalanya
mending loe ganti baju dulu"kata reva
rania mengambil baju ganti dilemari lalu berlari keluar dari kamar
reva perlahan mendekati soni
dingin banget kaya es"gumam reva saat menyentuh tangan soni
reva mengambil selimut tebal dilemari lalu menyelimutkannya ketubuh soni
kemudian reva memungut pakaian basah yang tergeletak di dilantai
hmm,jadi dia benar benar masih hidup,tapi gimana dia bisa tau tempat tinggal gue?? dan gimana caranya dia bisa masuk??,pintu kan gue kunci"banyak pertanyaan yang berkelebat didalam kepala reva saat ini
reva memeriksa kantong celana soni
"dompet"gumam reva
sambil memegang dompet berwarna hitam
reva meletakkan dompet soni diatas nakas lalu membawa baju basah kekamar mandi
saat reva keluar kamar ia sangat terkejut melihat rania menutupi kepala menggunakan kain
__ADS_1
loe kenapa ran??"tanya reva heran
e elo nggak ta takut apa rev,i itu kan hantunya pak soni"jawab rania terbata bata