(1) My Ketos My Husband Vampire Cool

(1) My Ketos My Husband Vampire Cool
06 (sudah direvisi)


__ADS_3

dua hari kemudian para murid sudah berkumpul di lapangan untuk pergi jelajah alam


pak budi dan dua guru lainnya sudah datang


"ayo anak anak masuk dengan tertib jangan saling dorong"kata pak budi


didalam bus ternyata nathan mendapatkan tempat duduk bersebelahan dengan naina


bimo dengan salsa


sena dengan samuel


alek dengan sandara


beruntung nathan dan bimo sudah mendapatkan cincin dari kerajaan vampire kuno


dengan memakai cincin tersebut mereka berdua dapat berbaur dengan yang lainnya dari jarak dekat tanpa harus menahan sakit akibat menahan hasrat untuk membunuh dan meminum darah


"ih kenapa nathan harus duduk sama sicupu sih"gerutu sandara dalam hati,namun diketahui oleh nathan dan bimo


"aku akan bikin kamu jadi milikku nanti"gumam sena,ia sudah tidak sabar untuk melancarkan aksihnya


"hm ternyata dia belum nyerah juga


"gumam nathan


saat di dalam buss ada seorang wanita yang memandang nathan dengan sangat lekat..


"aku menginginkan dia"gumam wanita itu**


untuk mencapa tempat itu membutuhkan waktu selama tiga jam


tiga jam kemudian...


"siap Siap anak anak sebentar lagi kita sampai


jangan sampai ada barang barang kalian yang tertinggal..." pak budi memperingati para anak didiknya


setelah sampai semua murid bergegas keluar dari bus,,,


seorang murid tak sengaja menyenggol naina hingga ia limbung dan jatuh


disaat itu juga tangan kekar milik nathan berhasil meraih pinggangnya


semua murid berteriak histeris melihat adegan romantis dihadapan mereka..


"sudah sudah adegan romantisnya,


sekarang ayo kita jalan"ucap bu siva


salah satu guru yang ikut kegiatan jelajah alam


dijalan sena pura pura jatuh dan kaki nya terkilir


"brruggg


aw aduh sakit nat tolongin dong" sena berpura pura kesakitan


nathan tidak sedikit pun menoleh kearahnya,nathan terus berjalan melewati sena


"sial!! rencana ku gagal"gerutu sena dalam hati


sesampainya dilokasi semua sibuk mendirikan tenda mereka masing masing


akhirnya selesai juga tenda kita"seru salsa girang


"ck,itu karna kita dibantu alex dan samuel"kata naina


"mau dibantu mau nggak


tetap aja hasilnya sama


"sahut salsa cuek sambil memakan cemilan yang ia bawa


diluar tenda,pak budi mengumpulkan semua murid


"anak anak semuanya ayo kita kumpul"panggil pak budi


"ayo cepetan sa pak budi manggil tu


"panggil naina sambil keluar dari tenda


"kita buat dua kelompok ya..


kelompok 1.naina,salsa,sena,alex,bimo,nathan,samuel,sandara,seli,silvi,sovi,delia,demi,fuad,riki,redi dan nia,


kelompok 2.......................


kelompok satu hari ini tugas kalian


cari kayu bakar dan berburu"jelas pak budi


"kelompok dua memasak dan membersihkan sekitaran tenda


pak sugeng anda awasi murid murid itu

__ADS_1


saya mau ikut berburu dihutan ayo bu siva"ajak pak budi


"baik pak


"balas bu siva dan pak sugeng


"yang laki laki mari ikut saya dan bawa jebakan ayam hutan"kata pak budi


sesampainya ditengah hutan yang perempuan sibuk mencari kayu bakar


dan laki laki sibuk memasang perangkap ayam hutan


sena terus memandang penuh dendam kearah naina


"hari ini aku akan menyingkirkan lo nai


"gumam sena


"bimo loe harus awasi terus sena dan sandara jangan sampai mereka mencelakai naina


"nathan berkomunikasi dengan bimo melalui tatapan mata


dan dijawab dengan anggukan oleh bimo


"nai jangan jauh jauh ntar loe sesat


"kata salsa setengah berteriak


"iya bawel


"sahut naina cuek


"seli,silvi kalian harus bantu gue buat nyingkirin naina,karna gue lihat dia selalu deketin nathan dan gue nggak suka itu"bisik sandara pada kedua temannya


"caranya gimana???jangan yang aneh aneh ya


"tanya seli


"begini....


sandara membisikan rencananya kepada kedua temannya


"cukup bagus


"jawab seli dan silvi serempak


"kalian merencanakan apa???


"tanya sena yang tiba tiba datang


"jawab sandara gugup


"sudahlah gue denger semua kok,


sebenarnya gue juga mau nyingkirin naina


"sena geram saat menyebut nama naina


"loe srius???


"tanya sandara,seli dan silvi


"iya gue srius.


"jawab sena meyakinkan ketiga komplotan barunya tersebut


"kalau gitu kita gabung aja


"ajak sandara


"ok deal...


"seru mereka berdua sambil berjabatan tangan


sebenarnya teman satu kelas sena tidak ada yang mengetahui kalau sebenarnya sena dan naina adalah kakak dan adik


karena sena tidak pernah menunjukkan sikap peduli dan sayang terhadap naina,justru sena sering mencoba untuk mencelakai naina


nathan dan yang lainnya sedang menunggu


jebakan mereka mendapatkan hasil


tiba tiba bimo datang dan membisikkan sesuatu ke telinga nathan


nathan langsung mengepalkan tangannya


matanya mulai menyala karna emosi


"loe terus awasi sena dan sandara


"tegas nathan


ditempat lain.......


"nai tolong ambilin kayu bakar yang ada disana,tangan gue nggak muat lagi

__ADS_1


"kata silvi sambil menunjukan tangannya yang dipenuhi kayu bakar


"baiklah" sahut naina


"makasih ya nai"ucap silvi


saat sedang mengambil kayu bakar dipinggir tebing tiba tiba ada yang mendorong naina dari belakang hingga membuat naina jatuh terguling kedasar tebing


"nai naina


"panggil salsa


"sil,naina mana


"tanya salsa


"gue tadi nyuruh naina ngambil kayu bakar disana"tunjuk silvi kearah tepi tebing


"jangan jangan naina jatuh kejurang!!!"kata salsa setengah berteriak


"jangan mikir yang bukan bukan deh lo, ayo kita cari dulu siapa tau dia sudah duluan ketenda


"ucap silvi menenangkan salsa


setelah semua orang kembali ke tempat kempingnya,naina belum juga kembali


"sil naina belum pulang juga,gue takut dia kenapa napa"kata salsa sambil nangis


"ada apa ini???"tanya pak budi


"naina belum juga kembali pak"jawab salsa yang sudah berurai airmata


"kenapa bisa seperti ini bu siva????"bentak pak budi


"ma maaf pak saya tidak tahu


maaf atas keteledoran saya"ucap bu siva takut


"yang laki laki ikut saya , mencari naina kedalam hutan ayo bu siva tunjukan jalannya dimana terakhir kali ibu melihat naina .."ajak pak budi


lalu bu siva menunjukan arahnya. ..


disaat yang lain mengikuti arah yang ditunjuk bu siva


nathan bimo dan samuel menuju arah sebaliknya


"nat ngapain kita malah kesini"tanya samuel heran


"loe tenang aja,kalau kita ngikutin arahan bu siva sampai besok juga nggak bakalan ketemu sama nainanya"jelas bimo


"loe yakin??"tanya samuel


"yakinlah"jawab bimo enteng


saat tiba dipinggir tebing nathan menghentikan langkahnya,ia mencium aroma tubuh naina tak jauh dari sana


samuel kebingungan melihat nathan dan bimo mengendus ngendus udara sekitarnya


"ketemu"seru nathan


nathan langsung berlari menuruni tebing


"eh tunggu !!"teriak samuel


dalam sekejap nathan dan bimo sudah sampai kedasar tebing


beberapa menit kemudian samuel baru sampai kebawah


ia melihat naina sudah berada dipelukan nathan


"naina loe nggak papa??


"tanya samuel cemas


"naina nggak apa apa,dia cuma pingsan,kakinya terkilir dan ada memar sedikit dibagian lengannya"jelas nathan


"bimo mana??!"tanya samuel


"dia sedang menjemput seseorang"jawab nathan sambil terus mengelus pipi naina


brrug...


"aw sakit "teriak seorang wanita


samuel menoleh ke arah teriakan


.


.


.


.bersambung...


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

__ADS_1


jangan lupa like comen dan vote ya sobat biar authornya tambah semangat


__ADS_2