(1) My Ketos My Husband Vampire Cool

(1) My Ketos My Husband Vampire Cool
05 (revisi ulang)


__ADS_3

nathan terus memandang naina sampai


naina duduk disampingnya..


"apa kalian berdua sudah siap???


"tanya penghulu


seketika lamunan nathan buyar karna suara penghulu tadi


nathan dan naina pun mengangguk


"ini apaan si????


kok obatnya belum bereaksi juga


"gumam sena pelan


ia mulai panik


takut rencananya akan gagal


"mari kita mulai,silahkan pak suseno jabat tangan mempelai pria"titah pak penghulu


terlihat jelas wajah sena yang sudah merah padam menahan amarah


naina diam diam menarik sebelah bibirnya saat melihat sena marah dan kesal karena rencananya gagal,senyum yang ditunjukan oleh naina bahkan membuat sena sulit untuk mengartikannya


dengan satu tarikan nafas nathan berhasil mengucapkan ijab qobul


"bagaimana?sahhh?"tanya penghulu kepada para saksi


"sah


sah


sah


"jawab para saksi


setelah bertukar cincin nathan diminta mencium kening naina dan naina diminta mencium tangan nathan


dengan susah payah nathan menahan hasratnya dan akhirnya ia berhasil juga,


mencium kening naina begitu juga naina ia juga berhasil mencium tangan nathan walaupun ia melakukannya dengan berat hati


sena sedari tadi masih memikirkan kenapa rencananya bisa gagal


"bisa bisanya rencana ku gagal ?


apa naina pura pura memimunnya


"pikir sena gelisa


dari kejauhan naina melihat sena sedang mondar mandir naina langsung menemui sena


" kak,apa kakak nggak mau ngasih selamat buat aku sama kak nathan


"tanya naina dengan seringaian licik


"eh i i iya selamat ya nai


"ucap sena pura pura bahagia


"gue kesana dulu"setelah itu sena langsung pergi


"hahaha *kak sena kak sena,kamu kira aku nggak tau rencana kmu???


tentu aja dari awal aku sudah curiga dengan minuman yang di bawa kakak tadi"gumam naina


"kamu yang selalu acuh dan kamu yang selalu iri dengan ku tiba tiba jadi baik,tentu saja itu membuat ku curiga,jadi,aku membuangnya dan pura pura sudah meminum jus buatanmu


"gumam naina* sambil menatap sena diujung sana


setelah acara selesai zidan elin dan bimo juga pamit pulang


dikamar tampak naina yang sedang gelisa ia terus saja mondar mandir tidak jelas


"aduh gimana ni??


ogah banget gue harus sekamar sama si balok es itu"gerutu naina


setelah nathan mengantar mamanya kedepan pintu,ia tidak langsung pergi kekamar


nathan memilih duduk diteras rumah sambil memikirkan cara agar dia bisa menahan hasratnya ketika berada didekat naina


"sial!!!!


aku harus bagaimana?? gimanapun caranya naina jangan sampai mengetahui rahasia ku


"gumam nathan sangat pelan

__ADS_1


tiba tiba sena datang....


"nat kalau loe lagi banyak masalah loe cerita aja ke gue,gue siap kok jadi teman curhat loe


"kata sena dengan penuh harap


kalau nathan mau curhat sama gue itu artinya peluang gue buat rebut dia bertambah besar


"gumam sena


"sorry gue nggak butuh teman curhat


"sahut nathan


kemudian beranjak pergi meninggalkan sena sendirian


"siaal!!!!, usaha ku gagal lagi,aku tidak akan menyerah semudah itu, akan ku pastikan kamu akan bertekuk lutut dihadapan ku


"gumam sena sambil mengepal tangannya


didalam kamar,naina masih sibuk dengan gaunnya,ia kesulitan membuka bajunya karena tangannya tidak sampai menggapai resleting dibagian belakangnya


ceklek


suara pintu dibuka


ternyata nathan yang datang,namun naina tidak menyadarinya


naina mengira yang datang adalah ranti


"ma, tolong bukain resletingnya


tangan nai nggak sampai


"rengek naina tanpa menoleh.


nathan tampak ragu ragu ingin maju


"dasar cewek aneh,harusnya loe liat dulu siapa yang datang,jangan asal nyuruh aja


"gerutu nathan dalam hati


*hhmm mending gue kerjain


"gumam nathan sambil menyungging bibirnya


nathan langsung berjalan mendekati naina dan langsung menarik resleting bajunya


"ma tolong bukain dong nai kesusahan banget nih,gaunnya sempit banget"pinta naina sambil berusaha membuka gaunnya


oh astaga kenapa aku kejebak sama rencana gku sendiri,dia malah menyuruh ku ngebantu dia buka bajunya,dan lehernnya,membuat hasrat ku semakin besar


"rutuk nathan dalam hati sambil menahan berusaha menahan diri


"ma, mama kok diam


"tanya naina sambil membalikkan badannya


"aaaaaaaaa


"teriak naina saat melihat orang yang dihadapannya ternyata bukan sang mamanya


"lo ngapain disini!!!!


"teriak naina marah


"ck,loe masih juga nanya kenapa gue disini??


gue disini karna gue mau mandi setelah itu gue mau tidur"jawab nathan sambil berlalu kekamar mandi


"huh dasar es balok.


"gerutu naina kesal


"gue benci banget sama lo!!!!


"teriak naina frustasi


"sama!,gue juga benci sama lo!"sahut nathan dari kamar mandi


"apaan si!"gerutu naina


sambil menahan emosi naina langsung berganti pakaiannya dan berjalan menuju kedapur untuk minum


setelah membersihkan tubuh dan berganti pakaian,nathan langsung pergi tidur disofa


nathan tidak sedikit pun memperdulikan naina


saat naina kembali kekamarnya ia melihat nathan sudah tidur di sofa


"bagus deh kalau dia nyadar

__ADS_1


"guman naina sangat pelan


ia langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur king size miliknya dan langsung terlelap karna kelelahan


paginya sinar matahari menembus gorden kamar naina dan samar samar naina mendengar suara gemericik air dikamar mandi


"ohhh jadi dia sudah bangun


"pikir naina


tak lama pintu kamar mandi terbuka


dan menampilkan seorang laki laki yang sangat tampan rambutnya yang basah membuat ketampanannnya semakin bertambah


naina masih pura pura tidur,hingga akhirnya nathan bersuara


"gue tau loe sudah bangun dari tadi


jadi,loe tinggal pilih mau mandi sendiri atau gue yang mandiin loe"tanya nathan sambil menyeringai


"ah nggak nggak!!,gue mau mandi mau mandi sendiri"sahut naina sambil berlari kekamar mandi


"hhhh gitu aja udah kalang kabut


"ejek nathan sambil tertawa kecil


setelah berganti pakaian dengan seragam sekolahnya,nathan pun turun kebawah untuk sarapan


dibawah sudah ada mama ranti,papa seno dan sena


"ehh menantu mama sudah datang


ayo sarapan nak"ajak mama ranti


"naina mana???"tanya papa seno


"naina masih mandi pa"jawab nathan


sebenarnya nathan masih canggung untuk memanggil seno papa,namun harus membiasakan diri


"ohhh"seno ber oh ria


"gimana pun caranya aku harus dapetin nathan"gumam sena dalam hati


matanya terus mencuri pandang kearah nathan


tak! tak! tak!


suara sepatu naina menuruni tangga


"pagi ma pagi pa


"sapa naina sambil tersenyum sumringah*


setelah menghabiskan sarapannya naina nathan dan sena pamit untuk pergi kesekolah


mereka pergi kesekolah menaiki mobil mereka masing masing


sesampainya disekolah ketiganya mulai berlagak seola olah tidak saling mengenal satu sama lain


"hai"sapa murid laki laki itu pada nathan


"mmm"sahut nathan


"boleh kenalan nggak??


nama gue sam"ucap laki laki itu


gue nathan


"sahut nathan acuh


"dua hari lagi bakalan ada tugas jelajah alam


loe mau ikut nggak???


"tanya sam


nathan langsung menoleh kearah bimo


setelah bimo mengangguk


barulah nathan menjawab


"iya"jawab nathan singkat


bab ini sudah direvisi


.bersambung..


jangan lupa like,comen dan vote ya....😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2