[Alexsa] Dendam Bukan Jalanku

[Alexsa] Dendam Bukan Jalanku
DMD.2


__ADS_3

alexsa.pov


selamat tinggal kenangan,suatu saat nanti alexsa akan kembali untuk merampas yang memang hak alexsa kelak.mama apa mama bahagia disana,kenapa mama pergi tanpa mengajak alexsa,alexsa tahu mama bukan pergi sebentar,tapi alexsa tahu mama pergi meningalkan alexsa dan aleta untuk selamanya alexsa takut ma hiks..tapi,karna aleta,alexsa akan pergi untuk berjuang,bukan untuk menyerah,dan suatu saat nanti alexsa akan kembali.


###


"bul alexsa sudah siap,tapi aleta dan tas ransel ini sangat berat"keluh alexsa karna memang dia sekarang sedang memikul beban yang tak sesuai dengan tubuh mungil nya,di tambah mengendong aleta,si gembul hanya bisa meringis melihat alexsa yang ke susahan,tidak ada niat untuk membantu sama sekali.dasar gembul


awalnya alexsa kesusahan untuk melangkah namun dengan sedikit usaha dia berhasil mengimbangi tubuhnya,namun baru beberapa langkah kedepan alexsa mematung tepat di depan pintu gudang.


"bul aku tidak bisa membukan pintunya,lihat lah gagang pintunya sangat tinggi"keluh alexsa


"hmmm tapi cuma kamu yang bisa membukanya bul"kata alexsa sumringah.tanpa menjawab alexsa.


happ...


clek....


pintu seketika terbuka.tapi sayangnya si gembul masih tergantung di atas gagang pintu dan


brukk....


"aissss..."alexsa meringis menyaksikan si gembul jatu dari ketinggian dengan posisi terlentang

__ADS_1


"gembul,gembul tidak apa apa kan"tanya alexsa khawatir namun karna tidak terlalu bisa melihat ke bawak,tanpa sengaja alexsa menginjak bagian ekor sanga kucing.


meoggggg.....


kucing itu berteriak histeris lagi dan lagi dengan polosnya alexsa berjalan keluar dari gudang dan mengecak ekor sang kucing untuk yang kedua kalinya.


meoggg.......


"sssss jangan berisik gembul"printah alexsa dengan sedikit menyembulkan kepalanya dari balik pintu,tanpa menyadari apa yang membuat sang kucing berteriak.dengan susah payah si gembul ingin bangkit.


mau tidak mau sang kucing harus bangkit dengan ekor yang sudah mati rasa.


skip.di luar gudang.


dengan berhati hati alexsa belewati satpam yang Tengah sibuk membuat kopi.dan untungnya alexsa berhasil keluar dari pintu belakang,tapi dengan berat hati ternyata si gembul tidak bisa ikut bersama alexsa,di karena kan si gembul harus kembali kedalam untuk menutup pintu gudang yang belum sempat di tutupnya.


dengan berat hati alexsa meningalakn si gembul melewati pos satpam ternyata satu satpamnya tengah tertidur dengan mulut yang terbuka lebar.satpam di rumah alexsa memang hanya berdua pak komeng dan pak belut,tapi sebenarnya satpam dirumah alexsa ada tiga yaitu pak yanto tapi selama meninggalnya kakek,nenek dan mama alexsa,pak yanto berhenti dan sampai sekarang tidak terlihat lagi batang hidungnya.


skip..


dengan gelap nya malam alexsa menelusuri jalan trotoar,yang terlihat hanya satu dua tiga pengendara saja.tanpa rasa takut dan lelah alexsa terus mengayuh kaki mungil yang tanpa alas kaki itu.tanpa tahu arah tujuan dan hanya di terangi lampu jalan yang redup.


alexsa memperlambat jalanya. dengan satu tangan dia mengusap peluh yang sudah membanjiri dahinya.tanpa alexsa sadari, ternyata dia sudah sangat jauh dari perkotaan.

__ADS_1


alexsa sunguh tidak terbiasa dengan yang di lihatnya sekarang di lihatnya sekeliling,hutan lebat suara suar aneh yang didengarkanya sekarang.seperti bunyi binatang liar,bunyi gesekan gesekan ranting,dan dedaunan yang melambai lambai di terpa angin malam.tiba tiba angin semangkin menjadi jadi seperti menyambut kedatangan seseorang.alexsa yang hanya lah seorang gadis kecil pada umumya.merasa sangat ketakutan ingin rasanya gadis kecil itu menagis tapia demi melindungi sang adik dia harus kuat.


"hiks..hiks..kak tidak takut kok dedek aleta,demi kamu kak akan kuat,jangan takut ya"setegar tegar alexsa,dia hanya lah seorang gadis kecil tanpa di minta air mantanya terjatuh mengenai pipi sang adik yang sedari tadi menatap wajah cantik kakaknya kelelahan.


ssssss...


ssssss...


ssssss...


alexsa mencari letak suar yang terdengar seperti suara ular.di lihatnya sekeliling,walapun alexsa melihat dengan mata satu,entah kenapa waktu menelusuri jalan gelap yang di penuhi hutan lebat,alexsa merasa matanya itu seperti melihat di siang hari.


dengan tak sengaja alexsa melihat sesuatu yang seperti tong tapi berpindah pindah dengan cepat mengarah ke dirinya.


BERSAMBUNG. ..........


...terimakasih...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...atas dukunganya...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2