
disini gw mau cerita tentang eliza dulu ges jadi part felysia nanti dulu, kembali kecerita.
sampai dirumah terlihat eliza sedang menonton tv
" eliza " panggil papa eliza / tuan permata
eliza menoleh melihat papa dan mama nya lalu dia melihat ke sampin dan mulai tidak suka dengan orang disamping nya.
" KENAPA DIA DATANG " bentak eliza tidak suka " kenapa?? kenapa kau tidak senang saudara mu pulang " kata mama eliza datar,
" AKU TIDAK MENYUKAINYA POKOKNYA DIA HARUS PERGI DARI SINI " bentak kembali eliza lalu pergi kekamarnya dan menutup dengan kasar.
" apa salah ku ma sehingga aku dibenci eliza " kata alice sedih mama mengelus rambut alice untuk menghibur alice, tiba tiba eliza turun
" salah mu adalah kau hadir dikeluarga ini , sewalaupun kau saudara kembar gw gw gak suka lo paham " kata eliza alice sakit hati dia lalu berfikir dan tersenyum setelah itu dia pergi.
*sewalaupun lo bersikap seperti itu tapi lo tetep saudara gw batin alice
" alice sekarang yuk kekamar mu " kata mama alice/eliza, alice mengangguk dan tersenyum
sampai dikamar
mama menyuruh ia istirahat dia berbaring dan menatap langit langit
" gimana caranya gw rubah sikap dia " kata alice lalu tak lama dia tertidur.
sementara disisi eliza dia sedang duduk di suatu taman.
__ADS_1
" apa gw terlalu berlebihan tadi " gumam eliza menatap tanah dan berfikir
info
kalian pasti sudah tahukan kalau eliza dan alice saudara kembar yah pasti memiliki ikatan batin namanya saudara kembar.
next
dia merasakan hati yah sakit entah mengapa itu dan dia berfikir apa karena ucapannya terhadap alice, setelah itu dia memutuskan untuk pulang karena hari sudah mulai malam.
di rumah
" dari mana kamu eliza " tanya papa eliza/alice " dari taman " jawab eliza lalu dia pergi ke kamarnya tak sengaja dia lewat sebuah kamar yah kamar alice dia sedang tidur dan pintu lupa ditutup.
" apa ini kebiasaan buruknya pintu kamar terbuka saat sednag tidur " gumam eliza pelan eliza lalu masuk dan melihat alice dan tertawa kecil dan pelan.
ternyata mama nya melihat
" sejelek jelek apa pun sifat kamu, tapi kamu tetap menyanyangi " gumam mama pelan saat itu ia lewat kamar alice dan berlalu.
dikamar eliza
aliza pergi mandi lalu ambruk ke tempat tidurnya " enak nya ngapain " kata eliza tiba tiba kamarnya ada yang membuka pintunya, dan ternyata alice " ap " kata eliza jutek.
" ayo turun mama bulang makan malam " kata alice ramah " hemm..." hanya dijawab deheman lalu beranjak dan pergi meninggalkan alice, alice hanya bisa bersabar dan semangat lalu turun kebawah.
di ruang makan
__ADS_1
" hei ayo kalian makan " kata mama tersenyum eliza membalas senyuman mamanya lalu disusul alice.
duduk mereka
papa ->mama
alice->eliza
mereka makan dengan tenang hanya suara sendok dan garpu saling beradu diruang makan.
setelah itu semua kembali ke kamar masing masing dan tidur.
tapi dikamar alice
" huh...gw kagak bisa tidur " kata alice lalu turun dari kasur dan berjalan ke balkon lalu dia memandang langit penuh bintang dan dia melihat bulan.
dia tersenyum melihat langit disisi lain eliza dia juga tidak bisa tidur " ayolah tidur.." kata eliza menguling sana sini lalu bangkit setelah itu berjalan ke balkon dan memandang langit.
disisi alice
" bagaimana pun cara yah gw akan buat lo menjadi seorang yang baik tapi tanguh " kata alice masih menatap langit " gw akan ubahlo eliza sekuat apa pun lo bentak maupun keras kepala gw tetap berusaha " kata alice tanpa sadar ucapannya terdengar eliza.
disisi eliza
dia mengeluarkan air mata dia tak menyangka bahwa saudaranya begitu berusaha mengubah sikapnnya,
" hiks..tapi mungkin tak bisa gw dah kehilangan sesuatu yang seharusnya gw jaga" gumam eliza sedih lalu kembali ke dalam dan tidur maupun alice juga kembali.
__ADS_1