
hai ges... maaf alur ceritanya mulai ngawur gw sters udahan gegara ulangan sumpah bikin esmosi eh maksudnya emosi.
dah balik ke cerita.
setelah selesai eliza dan alice memutuskan pulang " gw bayar dulu " kata alice
tersisa reza, rizky, dan eliza.
reza masih menatap eliza *nih orang minta ditampol yah liatin mulu batin eliza.
setelah membayar mereka berdua pergi,dimobil " sumpah gw pengen tampol tu cowok risih gw diliatin mulu " kata eliza mengomel " sabar bae " kata alice mereka melanjutkan perjalanan sampai dirumah.
mereka melihat penjaga dirumahnya pingsan
" kok pada pingsan " kata alice mereka berdua saling menatap " mama papa " teriak mereka lalu berlari menuju rumah mereka.
saat mereka masuk terlihat orang tuanya diikat dikursi sambil mulut mereka dibungkam dengan kain, " hmp.. hmp... elmjp... " mama berusah mengisyaratkan untuk pergi.
eliza dan alice berjalan dan membuka ikatan dan bungkaman pada orang tua mereka
" cepat kalian pergi dari sini " perintah papa
" sebelum kalian pergi ada seseuatu ingin saya katakan " kata seorang dibelakang.
" siapa kau " tanya alice
" heh.. kenali gua tuan rahmat putra dari keluarga putra " kata seseorang itu atau rahmat, " mau apa kau " tanya eliza
__ADS_1
tuan rahmat menatap eliza " heh.... masih beraninya saya tahu rahasia mu lo " kata rahmat memegang dagu eliza.
eliza langsung menghempaskannya
" saya tidak peduli mohon anda pergi dari sini " kata eliza mulai tersulut emosi dan PLAK... tamparan keras mendarat dipipi eliza.
" berani sekali kau " kata papa kaget
rahmat menarik mama dan " pergi kalian cepat " teriak mama terpaksa eliza dan alice berlari keluar rumah sekuat tenaga.
disebuah tempat mereka bersembunyi
" kita haru cari bantuan " kata alice
" fely yah felysia mungkin bisa bantu " kata eliza alice langsung menghubungi felysia dan menceritakan semuanya.
" kalian gak papa " tanya rosa
jadi tadi rosa bareng teman temannya termasuj felysia, " gak papa tapi ortu kita... " kata alice mereka mengerti lalu hendak bergegas tapi ada mereka berpapasan dengan reza dan rizky.
" hai..semua " sapa reza
sedangkan rizky hanya mengeluarkan senyum tipis, saat melihat si kembar reza tersenyum " oh ya ada apa ni kok ramai " kata reza sambil melirik.
yang awalnya khawatir berubah kesal terhadap reza dan PLAK.. " lo dari tadi liatin gw mulu,gw itu risih tahu gak " kata eliza menampar reza dan mencubit pinggang reza.
" auw.. sakit kalik tamparan kau " kata reza
__ADS_1
" mau lagi " kata eliza memicingkan matanya
*noh kan lagi ada gentingnya malah kayak gini batin alice " dah yok kerumah nanti tuan rahmat ngapin mama papa " kata alice eliza tersadar lalu mereka pergi termasuk rizky dan reza.
saat sampai
terdengar ada sedikit jeritan sakit diruang tamu sikembar langsung berlari terlihat kedua orang tuang ada sayatan di lengan mereka
" oh sudah pulang yah " kata rahmat
" tuan tolong lepaskan ortu kita, memang kita slaah apa " tanya alice.
" salah kalian adalah gara gara keluarga permata maupun elterio gw kehilangan istri gw " kata rahmat marah
diluar felysia Dkk maupun rizky dan reza cuman mendengar diam diam rizky merekam.
" hah " malah eliza jadi bingung
" CUT, eh el lo kok malah bingung " author
" lah terus gimana " eliza
"kaget atau apalah "author
" laha elu thor yang ketikkan "eliza
"eh iya ya " author
__ADS_1
dah dah gak usah dipikirn lngsng next.