[Married] Miya Atsumu / Osamu X Readers

[Married] Miya Atsumu / Osamu X Readers
bab 2


__ADS_3

pov Atsumu


atsumu miya bekerja di sebuah perusahaan milik ayahnya, dia adalah CEO.


dia mempunyai saudara kembar yang bernama osamu miya, dia mempunyai kedai onigiri yang memiliki beberapa cabang di luar kota.


hari ini aku tidak pergi ke kantor karena ada hal yang membuat ku malas pergi ke kantor, yaitu perdebatan kemarin.


kemarin'


"atsumu" panggil ayah


"ya?" jawab ku


"kemarilah" ucap ayah


"osamu masih di kedai?" tanya ibunya


"hm iya"


"mungkin habis ini pulang" ucap ku


"tadaima" ucap pria yang bersurai kelabu


"okaeri" jawab ibunya


"samu kau duduk dulu disini" ucap ayah


osamu mengiyakan lalu duduk di sebelah atsumu yang sedang bermain ponsel


"ayah mah tanya sama kalian" ucap ayah


"ada apa yah" tanya osamu


"kalian sudah punya kekasih?" tanya ayah


"kekasih?" tanya ku


"belum yah" jawab osamu


"atsumu kau sudah punya pasangan?" tanya ibu


"belum" ucap aku


ibu dan ayah saling bertatapan


"kalian itu sudah dewasa, jadi kalian haru cepat menikah" ucap ayah


"menikah?"


"menikah?" ucap ku dan osamu


"iya kalian akan ayah jodohkan" ucap ayah


"apa?"


"di jodohkan" ucap ku


"ayah aku masih belum mau menikah" ucap osamu


"iya yah" saut ku


"kalian bercanda? kalian ini udah umur 27 tahun" ucap ayah

__ADS_1


"memang kenapa kalau sudah umur 27 tahun" ucap ku


ayah menghela nafas berat


"pokonya kalian ayah jodohkan dengan anak temen ayah, mereka cocok sama kalian" ucap ayah


"benar nak, kalian mau melanjang sampai tua?" ucap ibu


"tapi kenapa harus dijodohkan" ucap osamu


"pokoknya kalian harus menikah dengan anak temen ayah, pilihan orang tua ga bakal salah" ucap ayah


"ayah akan memberitahu, calon istri kalian" ucap ayah


"calon istri atsumu bernama [name] [last name], dia sedang mengurus toko roti milik kakak perempuannya yang sedang pergi keluar kota" ucap ayah


"dan tokonya lumayan dekat dengan kedai milik osamu" ucap ayah


"jadi cari saja toko roti yang ada di dekat kedai osamu, dan tanya apa namanya [name]" ucap ayah


"hm" aku hanya berdehem


"dan calon istri osamu, dia bernama (y/n), dia sepertinya berteman dengan [name], dia bekerja di toko bunga milik ibunya" ucap ayah


"toko bunganya juga tidak jauh dari toko roti [name] jadi kalian cari saja" ucap ayah


"gini deh kalau misal mereka membuat kalian tertarik maka perjodohan ini akan terus berjalan, kalau tidak tertarik kalian bisa bilang ke ayah" ucap ayah


"baiklah aku setuju kalau begitu" ucap ku


"iya aku juga" ucap osamu


"baiklah kalian istirahat sekarang sudah larut malam" ucap ayahnya


hari ini...


"sam hari ini jadi?" ucap ku


"iya ayo, kita buka kedai gua dulu" ucap osamu


sampai di kedai osamu, osamu membuka kedainya dan tak berlangsung lama para karyawan osamu datang


"kalian semua jaga kedai saya pergi dulu" ucap osamu ke para karyawannya


"baik pak" ucap para karyawan


"yuk tsum" ucap osamu


mereka mulai mencari toko roti yang di maksud ayah mereka, dan tak lama mereka menemukan toko roti yang lumayan besar disana


"itu toko rotinya?" ucap osamu


"mungkin, lu saja yang ke sana" ucap ku


"kenapa gua?" ucap osamu


"ayolah, plis ntar yang toko bunga gua aja deh yang masuk" ucap ku


"ck iya deh" ucap osamu lalu masuk ke toko roti itu


'dia tidak mempunyai karyawan?' batin ku


aku memperhatikan dari kejauhan dengan melihat wanita yang sedang berdiri di tempat kasir

__ADS_1


"selamat datang" ucap wanita itu


osamu mulai mencari cari roti yang dia mau


setelah itu osamu langsung ke kasir dan membayar roti itu


"totalnya 27.000" ucap wanita itu


"kau [name] bukan?" ucap osamu


"em i-iya" ucap wanita itu gugup


'ohh dia [name] dia sih kelihatannya memang cocok dengan atsumu' batin osamu


"baiklah sampai jumpa" ucap osamu lalu keluar toko itu


"bagaimana?" tanya ku


"dia cantik, kelihatannya dia juga lembut dan pekerja keras" ucap osamu


"menurut juga begitu, tapi menurut mu bagaimana dia cocok ga sama gua" ucap ku


"ya cocok sih, tapi lu tertarik?" ucap osamu


"hm dikit sih" ucap ku


"ya udah terima aja perjodohannya" ucap osamu


osamu dan aku memperhatikan wanita itu yang sedang membaca novel


"yauda kita ke calon istri lu" ucap ku


"katanya tidak jauh tapi dimana?" ucap osamu


"ah itu bukan" ucap ku


"yang mana sih" ucap osamu


"itu yang ada cewek lagi mindahin bunga" ucap ku


"ohh itu kayaknya mereka sama sama pekerja keras" ucap osamu


"yauda gua yang kesana ya" ucap ku


"ya jangan lama lama " ucap osamu


"sekalian minta nomernya" ucap ku


"dib ngapain gua sendiri ntar yang minta, lu modus" ucap osamu kesal


aku memasuki toko itu


'cantik' batin osamu


"nanti kita pergi ke toko bunga itu pemiliknya cantik jomblo lagi bisa kita deketin " ucap lelaki yang ada di belakang osamu


"lu juga tertarik sama dia ? yang di toko roti juga ada loh cantik" ucap teman lelaki itu


"oh si [name] dia emang cantik tapi ayahnya galak, tapi katanya orang orang ayahnya [name] lagi pergi ke luar negeri jadi ya bisa kita deketin juga" ucap lelaki itu


osamu melirik tidak suka ke mereka


-----------------------------bersambung-----------------------------------

__ADS_1


✨ ntar bikin yang versi osamu ✨


__ADS_2