![[Married] Miya Atsumu / Osamu X Readers](https://asset.asean.biz.id/-married--miya-atsumu---osamu-x-readers.webp)
"y/n kau mau menunggu dikamar ku?" ucap ku
"kalian mau keluar ya" tanya ibu mereka
"ah iya maaf" ucap ku
"tidak apa, kalian duduk sini saja " ucap ibu mereka sambil menepuk sofa yang kosong di dekat si kembar
"jadi saya langsung bicara saja ya,[name] kamu akan menikah dengan atsumu, ah ini kemauan ayah mu" ucap ayah mereka
"kau mau tidak? menikah dengan atsumu, ah atsumu yang duduk dekat mu itu" ucap ayah mereka
aku dan y/n refleks menoleh ke arah lelaki yang sedang bicara dengan saudara kembarnya itu
aku berkontak mata dengan y/n
"em kalian bisa bicara dulu agar lebih dekat" ucap ibu mereka
"iya benar" ucap ibu ku
"kalian berempat jalan jalan keluar saja biar bisa berbicara" ucap ayah
pria kembar itu saling bertukar pandang
"atsumu, osamu" ucap ayah
"ah baiklah ayo" ucap mereka bersamaan
"y/n ikutlah mereka" ucap ibu ku
"aku?" bingung y/n
"iya" ucap ibu
"baiklah" ucap y/n
aku dan y/n diikuti dengan si kembar itu keluar rumah
aku dan y/n berbincang, tapi atsumu dan osamu malah diam saja
"sepertinya mereka sangat asik" ucap osamu
__ADS_1
"ahh iya" ucap atsumu
"kau ajak saja [name] ke sesuatu tempat" ucap osamu
"baiklah akan ku coba" ucap atsumu berlari ke kita
-
"iya pria yang dijodohkan dengan mu itu tadi ke toko ku" ucap y/n
"hm dia osamu itu juga tadi ke toko ku" ucap ku
"hmm aneh jangan jangan aku juga bakal di jodohin sama si abu abu itu" ucap y/n dengan wajah agak panik
"eh jika kita menerima kita kan jadi sama sama punya suami" ucap ku
"benar, nanti kita hamilnya barengan ya" ucap y/n
atsumu mendengar perkataan mereka
"hei kau tau apa yang di bicarakan para cewek itu?" ucap atsumu
"dia bilang jika mereka menerima perjodohannya mereka bakal berencana hamil bareng" ucap atsumu
"ide bagus" ucap osamu
saat aku dan y/n sedang berjalan dari kejauhan melihat ada 3 lelaki yang sering menggoda kita
aku dan y/n sepakat untuk jalan terpisah dan menggandeng si kembar itu
aku menggandeng atsumu dengan lalu belok ke kiri
dan y/n menggandeng osamu belok ke arah kanan
"eh kenapa?" ucap Atsumu
dan 3 lelaki itu ternyata belok ke arah yang sama dengan ku
aku langsung menutup muka ku
"eh dia [name] bukan?" ucap salah satu pria itu
__ADS_1
atsumu yang paham langsung memeluk ku
"ah sepertinya bukan, mana mungkin [name] punya pacar" ucap mereka lalu pergi
"h-hei lepaskan mereka sudah pergi" ucap ku
"oh em maaf" ucap atsumu langsung melepaskan pelukannya
kita lanjutkan perjalanan tapi ke arah yang di lewati y/n dan osamu tadi
"em makasih" ucap ku
"makasih? untuk apa?" ucap Atsumu
"yang tadi, untung kau memelukku jadi mereka tidak tahu kalau itu aku" ucap ku
"memangnya kenapa mereka sering mengganggu mu?" tanya atsumu
"ya aku dan y/n selalu di ganggu mereka bukan kita saja banyak wanita lain yang mereka ganggu tapi yang paling sering di ganggu adalah aku dan y/n" ucap ku
"yah di sini aku dan y/n cukup banyak orang yang kenal kita, apa lagi dengan rumor kalau ayah ku itu galak padahal tidak ayah cuma tidak mau aku didekati dengan pria yang tidak jelas mangkanya dia galak di setiap cowo yang dekat dengan ku" ucap ku
"apa aku juga bakal di marahin ?" ucap atsumu
aku tertawa kecil
"kan yang memilih mu itu ayah mana mungkin dia galak ke kamu"
"jujur aku kaget setelah mendengar dari ayah mu soal perjodohan ini, aku sempat berpikir kalau kalian itu tidak kenal ayah ku, karena setiap ada yang mau melamar ku pasti bakal di suruh pulang"
"tapi setelah tahu kalau ini kemauan ayah ku, aku berpikir mungkin pilihan ayah tidak akan salah karena selama bertahun-tahun aku belum pernah pacaran dan kata ayah disuruh langsung nikah saja dari pada pacaran" ucap ku
atsumu mendengar itu tersenyum lebar
"jadi kau terima perjodohan ini?" tanya atsumu
"iya" ucap ku dengan menatap atsumu
"entah lah dekat dengan mu membuat ku nyaman" ucap atsumu
dan kita melanjutkan jalannya
__ADS_1