*PERNIKAHAN RAHASIA ANAK SMA*

*PERNIKAHAN RAHASIA ANAK SMA*
Bab 2:di sekolah


__ADS_3

Bab 2: Di sekolah


"What?...hani kita kan udah janji hari ini,hari ini pasti bakalan seru han....mumpung nih kita udah kelar PAS nya...waktu yang tepat nih buat kita jalan-jalan bareng...ya nggak sih guys"sahut mia dengan nada kecewa.


"Iya nih..ada apa sih ha?"tanya suci menyahut.


"Ngak biasanya loh kamu batalin tiba-tiba pas kita mau jalan...biasanya tuh kamu yang paling aktif...hm"seru sindy kompak dengan kedua sahabtanya mia dan suci.


"Iya..iya..maafin aku,tapi aku bener-bener ngak bisa guys!"seru hani dengan menyesal.


"Jadi kita batal dong!"sahut suci


"Gini ajah,kalian bertiga aja yang pergi,aku ngak papa kok,lain hari aku janji bisa ikut kalian semua...janji"ucap hani sembari merapatkan kedua tangannya seolah meminta pengampunan.


"Sayang banget kamu ngk ikut han...ngak ada kamu ngak seru tahu...!"sahut mia sambil memanyunkan bibirnya.


Hani menatap ketiga sahabatnya dengan manja


"Ooh sini sini peluk peluk!"saru hani sambil memeluk ketiga sahabatnya,mereka berempat saling berpelukan dengan kasih sayang persahabatan.


Tak berselang lama bel masuk berbunyi


"Kringg.krrinngg..kring


..


"Kita masuk kelas dulu yuk guys!"ucap hani sambil melepas pelukannya dari ketiga sahabatnya.


Mia,sindy,suci menganggukan kepala dan mengikuti hani dari belakang,tiba-tiba terdengar suara langkah kaki menujuh ke ruangan 11A....kelas hani.


"Tak..tak..tak"suara langkah kaki bu rahma memasuki kelas hani.


"Selamat pagi anak-anak!"sapa bu rahma kepada seluruh siswa.


"Selamat pagi bu"sahut semua siswa serentak.


"Baiklah anak-anak, karena kemarin kalian sudah rampung melaksanakan kegiatan PAS,untuk hari ini ibu tidak akan memberi kalian pelajaran...ya!"seru bu rahma kepada seluruh siswanya.


"Asik..jamkos"


"Wahh..mantap bu"

__ADS_1


"Yeay...jamkos,kita bisa ke kantin sepuasnya"


Riuh suara siswa dengan senang karena tidak mendapati pelajaran hari ini.


"Tapi hari ini ibu akan mendatangkan seseorang buat kalian...ya anggap saja tamu istimewa,karena hari ini beliau akan datang kesekolah kita untuk membicarakan ulang tahun sekolah kita yang ke 10 minghu depan bersama dewan guru,beliau adalah anak dari pemilik yayasan di sekolah kita,beliau akan menyampaikan hal yang berinspirasi dan bermotivasi,supaya kalian lebih giat lagi belajarnya,dan fokus pada cita-cita kalian....!"ucap bu rahma bangga.


"Anak pemilik yayasan...kayak pernah dengar!"


"Siapa sih...siapa ya kira-kira?"


"Ngak tahu tu...siapa ya?"


Para siswa saling berbisik penasaran siapa sosok yang akan menjadi tamu istimewa di kelas 11A.


"Kalian pasti sudah penasaran siapakah beliau?salah satu cluenya adalah beliau masih muda,bertanggung jawab,pintar,dan cerdas.ada yang tahu siapa namanya?lugas bu rahma sambil mengacungkan jari tangannya.


Para siswa terdiam dan saling menggelangkan kepala bahwa mereka semua tidak tahu siapa sosok tamu istimewa yang di maksud bu rahma sejenak kelas hening dan tiba-tiba....


"Rahmat ramadhan!"ucap hani memecah keheningan sambil berdiri dengan lantang.


" hani menoleh ke kanan dan ke kiri memperhatikan semua mata mereka tertuju padanya.


Sambil senyam senyum kemudian hani duduk lagi ke bangkunya.


"Kamu benar hani,iya memang betul beliau adalah rahmat ramadhan.ibu salut padamu hani,terimakasih sudah menjawab!"ucap bu rahma,hani tersenyum pada bu rahma.


"Kok hani tahu ya...jangan-jangan mereka udah kenal!"


"Hani pasti tahulah..kan kakaknya juga bekerja"


"Hani pasti kenal tuh"


Desas desus para siswa membicarakan hani


"Hani...kamu kenal sama dia?"tanya mia keheranan yang duduk di sebelah hani


"Iya han..kamu kenal?"sahut suci yang duduk di belakang hani.


"He em...jadi penasaran aku!".lanjut sindy menambahkan.


"Ngak..aku ngak kenal sama dia kok...gini guys,kakak ku pernah ngomong sih tentang dia,gitu doang sih,dan aku belum pernah bertemu sama dia,sumpah!"tukas hani dengans serius pada ketiga sahabatnya.

__ADS_1


"Ouhh..gitu"jawab ketiganya


Baiklah anak-anak karena beliau masih dalam perjalan menuju sekolah,kalian bisa santai-santai dulu sambil menunggu pak rahmat datang,sebentar ya ibu keluar dulu,nanti ibu kesini lagi nersama pak rahmat...!"pamit bu rahma sambil melangkahkan kakinya keluar kelas


"Iya bu rahma!"jawab siswa serentak.


******


"Eh bentar ya mia...aku ke kamar kecil dulu"pamit hani pada mia,dan mia hanya manggut sambil tersenyum.


Setelah hani keluar dari kamar kecil,dia lantas kelur dengan sedikit terburu-buru karna takut pak rahmat sudah datang ke kelasnya.


Hani berjalan menunduk tanpa melihat arah depan sambil merapikan jam tangannya yang dia lepas tadi saat mencuci tangan.


Tiba-tiba


_"Brruukkk...."_


Hani menabral seseorang


"Awwww... sorry-sorry anda tidak papa tuan?maaf saya tidak lihat depan tadi!"seru hani pada seseorang yang sempat dia tabrak,sembari merapatkan kedua tangannya meminta maaf.


Pria itu terlalu dingin,dia membelakangi hani,dengan sikap santai pria itu merapikan jaznya yang sudah di sentuh hani tadi,hani hanya melihat pria itu dari belakang,terlihat siluet seksi yang menggoda,badan tinggi yang sempurna,rambut hitam legam dengan model yang modis untuk pria modern,tubuh yang terlihat kekar meskipun terbalut dengan jaz,wangi yang mengoda membuat ha i terbius seperti aroma yang menenangkan jiwa.


Sejenak hana memejam menikmati sensasi harum yang memikat dari pria itu tiba-tiba berkata.


"Hai bocah..lain kali klo jalan di pakai matanya,kau tahu siapa yang kau tabrak hari ini!"seru rahmat sambil bergi berlalu meninggalkan hani.


"Hey kalo ngomong di jaga mulutnya ya...aku kan sudah minta maaf,ngak usah pake mata segala dong...bocah bocah..emangnya situ siapa?...sok banget jadi cowok"seru hani kesal,namun rahmat segera berlalu meninggalkan hani yang sedang mengumpat kesal.


"Hei hei berheti kau,aku belum selesai bicara,hei tuan sombong!"sahut hani dengan kesalnya,rahmat tersenyum sini dan tetap berlalu tanpa menghiraukan teriakan hani.


"Dasar cowok stres,awas kau ya,kalau ketemu aku tabok mulut besarmu,masa aku di bilang bocah sih...dasar stress!"umpat hani sambil berlalu pergi.


Hani tak henti-hentinya mengumpat rahmat,mulutnya komat kamit seolah-olah sedang membaca mantra,hari ini dia di buat kesal oleh rahmat.


Hani datang dan masuk ke kelas,terlihat jelas amarah di wajahnya yang cantik,meskipun sedang marah tapi hani masih terlihat cantik,bibirnya yang semakin manyun membuat ketiga temannya penasaran.


"Hani kenapa lagi tuh?"bisik suci kepada sindy yang sedari tadi memperhatikan hani,sindy hanya mengangkat pundaknya menandakan ketidaktahuannya.


BERSAMBUNG

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2