•Senja•

•Senja•
Episode 21 (Kejadian 6 tahun lalu#2)


__ADS_3

Akhirnya Lena dan Riska bermain di kamar Riska bersama


Jam dinding menunjukkan pukul 3 sore


"Good bye besok lagi okhey"


Lena melambai tangannya dan menyeret infusnya menuju ke kamar


Lena mengambil baju ganti dan mandi


Selesai mandi mama datang


"Udah mandi ya,ini mama tadi mampi ke warung depan rumah sakit jadi sekalian mama beliin kamu camilan"ucap mama sambil menyodorkan plastik


Lena membuka plastik itu


Di dalamnya terdapat donat dengan hiasan warna warni


Pintu lalu dibuka


Salah seorang suster masuk ke sana


Suster Ani namanya


Dia ditugaskan mengurus Lena


"Selamat sore"


Sapa suster Ani ramah ketika memasuki kamar Lena


"Sore"jawab mama sambil berdiri


Suster Ani lalu mengecek kondisi Lena


"Lena masih merasa pusing atau nyeri lainnya?"tanya suster Ani


Lena menggeleng pelan


"Bu,Lena kira kira sudah bisa pulang 3 hari lagi karena kondisi Lena semakin hari makin membaik"


"Terima kasih Suster"jawab Mama


Lena berpikir sejenak


'kalau aku pulang berarti aku engga bisa ketemu Riska lagi' gumam Lena


Setelah suster Ani keluar Lena segera mengambil kotak berisi donat itu


"Ma aku ke kamar Riska ya mau bagi bagi"kata Lena sambil menuruni kasurnya


"Iya nanti kalau udah magrib balik ke kamar ya"


Lena mengangguk pelan


Tok!!


Tok!!


Tok!!


"Hai Ris"kata Lena saat Riska membuka pintu

__ADS_1


Lena lalu masuk dan duduk di sofa panjang


"Ayo makan donat"ucap Lena sambil membuka donat itu


Riska menutup pintu dan duduk di samping Lena


Lena dan Riska bersama sama menikmati donat itu


"Orang tua kamu mana?" tanya Lena sambil memperhatikan ruangan kamar itu


"Keluarga aku jarang datang Len,aku disini cuma ditemani suster" jawab Riska dengan wajah tertunduk


•••••


Suara jalanan sangat riuh


Hari itu Lena bangun pukul 04.00


'Hmm tumben jalanan udah rame' gumam Lena sambil melihat jalanan lewat jendela


Lena menoleh ke belakang


Mama sedang tertidur pulas di sofa panjang


Lena menghampiri mama dan mengecup dahi mama


Lena lalu keluar dari kamar untuk menghirup udara pagi


Di kursi depan pintu ruangan Lena ada Riska yang duduk disana


Riska duduk dengan tangan yang menutupi wajah


"Riska kamu kenapa?"tanya Lena


"Len kita akan berpisah"kata Riska


Riska memandang Lena dengan wajah serius bercampur dengan wajah sedih


"Kamu mau kemana"tanya Lena


Lena meraih tangan Riska yang memakai gelang dengan inisial R L


Sama dengan gelang yang Lena pakai


"Aku udah sembuh Len.Aku ga bakal ngerasain sakit lagi Len.Aku bakal bahagia setelah ini,kamu jangan lupain aku ya Len.Aku janji bakal selalu jagain kamu"Ucap Riska


Air mata Riska perlahan lahan menetes membasahi pipi


"Kamu jangan nangis,aku ga bakal lupain kamu kok.Kamu jangan nangis lagi ya seharusnya kamu seneng kan kamu bakal pulang"ucap Lena menghapus air mata Riska


Riska mengangguk pelan


"Aku beres beres dulu ya"


Riska lalu pergi meninggalkan Lena


Lena memandangi kepergian Riska


'Apa maksudnya kalau Riska engga bakal ngerasain sakit lagi' gumam Lena


Lena lalu kembali ke kamarnya sambil membawa cokelat yang Riska beri tadi

__ADS_1


Lena lalu duduk di atas kasur dan memakan cokelat nya


"Huamm"


Terdengar suara menguap


"Kamu sudah bangun Len"


Lena lalu memandangi mama


"Iya ma"


Jawab Lena


••••••


Jam dinding menunjukkan pukul 12.00


"Pasti Riska udah selesai terapi"


Lena bersiap siap untuk menuju kamar Riska


Didepan kamar Riska ada 4 suster


'Mereka ngapain ya disana' gumam Lena


"Kamu mau ke mana Len?"


Tanya mama dari belakang Lena


"Itu ma"


Kata Lena sambil menunjuk ke para suster itu


"Oh itu mungkin Riska udah pulang Len, mungkin ada orang baru disana"


Ucap mama sambil menepuk bahu Lena


"Oh Iya aku lupa kalau Riska udah pulang"


Lena menepuk dahinya karena lupa kalau Riska sudah pulang


"Ma kita kesana yuk aku mau lihat orang barunya"kata Lena sambil menggandeng tangan mama


Mama mengikuti Lena menuju kamar Riska


"Bu mau kemana?"tanya salah seorang suster


"Ini mau ngecek ada apa ramai²"ucap mama


"Pasien atas nama Riska semalam tepat jam 12.00 kritis dan akhirnya meninggal dunia"


Saat itu Lena terkejut dengan ucapan dokter


"Suster boong ya tadi pagi aku ketemu sama Riska kita ngobrol"


Ucap Lena masih tak percaya


Lena berlari masuk ke kamar


Disana tergeletak Riska yang sudah pucat

__ADS_1


Tidak ada suara detakan jantung yang terdengar


Bahkan tidak ada hembusan nafas yang Riska keluarkan


__ADS_2