
Selamat membaca dan jangan lupa kasih vote dan komennya:)
_____________________________
Tap
Tap
Tap
"akh hari pertamaku sekolah kenapa bisa terlambat ,dasar huh!"
Seorang gadis bersurai hitam bermanik abu kebiruan berlari tergesa-gesa menuju gerbang sekolah barunya ,sembari menyeka keringatnya ia terus mengumpat tentang dirinya karna ia terlambat bangun akibat terlalu senang bisa masuk dan bersekolah di sekolah terelit dan terbesar didunia .
"huh! Hampir saja aku telat ,hihi aku senang sekali ,aku akan menjadi seperti harry porter huwaa ,ibu ,ayah liat anak mu bisa masuk ke sekolah mewah ini ,kerja keras ku terbayar hehe"ucap gadis itu lalu ia berjalan dengan senyum lebar sehingga lesung dipipinya terlihat dalam ,rambutnya berterbangan .
Dukh
"hei ,kau yang menabrak ku kan "
"umm maaf ,aku tak sengaja"gadis itu menundukan kepalanya sembari mengigit bibirnya serta *** roknya .
"siapa nama mu,hah"
"Rheva Engelberta,maaf jika membuat mu kesal ,apa sengolan ku sakit ,maaf" gadis yang bernama Rheva itu langsung menunduk dalam ,hari pertama nya seperti akan berujung kesialan.
"oke rheva engelberta ,aku akan memanggil mu rheva ,dan aku gak akan menerima perotes mu nona berta,oh ya kenal kan namu ku Felix gavriel ,kita teman mulai hari ini hehe" ucap cowok yang bernama felix yaps ia yang ditabrak rheva ,rheva mengangguk dan langsung pergi namun ditahan oleh cowok itu .
"kau mau kemana ,aku akan mengenalkan mu ke saudara-saudara ku ,oh ayolah mereka emang nyebelin sih tapi percaya deh sama aku ayo ,jika mereka macam-macam aku akan menghukum mereka ,kecuali kakak kedua ku hehe,ayolah"tarik felix ,akhirnya rheva mengikuti cowok yang baru ia kenal barusan ,ia pikir cowok itu akan marah.
'kemana cowok ini membawaku ,aku kira dia akan marah sama ku ,ternyata ia malah mengajak ku menjadi temannya ,dari wajahnya dia anak baik ,namanya tadi siapa yah ,felix gavriel ,eh tunggu gavriel ? ,apa dia anak pemilik sekolah ini' rheva menelan ludahnya kasar ,pantas semua orang melihat dia dengan tatapan ingin membunuhnya.
"aku anak baik ,dan iya aku anak pemilik sekolah ini hehe"
"ka-kau bisa membaca pikiran ku " felix menghentikan langkahnya lalu ia berbalik dan menatap rheva dengan senyum menawanya.
"iya ,kenapa ini lazim kok hehe ,tapi tenang saja kau adalah orang asing pertama yang tau bahwa aku bisa membaca pikiran selain saudara dan orang tua ku" rheva terdiam .
"ki-kita mau kemana "
"kan sudah ku bilang ke tempat saudara ku mereka ada diruangan khusus yang memang disediakan oleh sekolah ini ,buat kami yah you know lah resiko orang tampan dan banyak pengaggumnya sepertiku ini" rheva mengangguk lalu ia dan felix sudah sampai di depan sebuah pintu yang besar dan terkesan mewah ,lalu ia terperanga melihat pintu itu terbuka sendiri .
"ayo ,pintu itu biasa aja gak se tampan wajah ku hehe kalo kau ingin memandangi sebuah keindahan lebih baik kau pandangi diriku yang tampan ini hehe"felix tersenyum dan menarik pergelangan tangan rheva ,yang seperti orang bodoh .
'oh tuhan ,kenapa gadis ini sangat mempesona dan matanya sangat indah ,namun tak asinh dengan ku ,apakah dia gadis itu?'batin felix sembari menatap tangan rheva.
"yak ,felix kau bawa siapa ,seorang gadis hemm "
"iya aku membawa seorang gadis manis, ia telah berhasil membuatku terpanah dan terpesona dalam sekali bertatapan "
"siapa dia ,aku penasaran siapa yang berani membuat felix yang bodoh ini terpesona"
Felix berdecak dan memutarkan bola matanya malas ,lalu ia menunjukan rheva yang dari tadi bersembunyi dibalik punggungnya.
__ADS_1
"Aigo! Umm ha-hai ,khemmm hai kenalin nama aku Runako gavriel ,nama mu siapa ?" Runako mengangkat tangannya agar bisa bersalaman dengan rheva.
"Rheva engelberta " rheva menyambut tangan runako ,dan runako tersenyum lebar ia menatap manik abu kebiruan rheva dalam dan seketika ia ngeblus .
"hai ,aku alvaro aku tertua disini aku anak pertama dari gevriel family hhaha,dan aku tampan kau tak akan rugi jika menjadi kekasih ku nona berta"ucap alvaro sembari menghempaskan pautan tangan antara rheva dan runako ,runako mendengus kesal .
"umm hai aku alexis gavriel senang bertemu dengan mu" rheva mengangguk lalu selanjutannya ia melihat tiga orang yang masih menatapnya ,apakah ia terlihat aneh ia yakin tadi pagi ia mandi dan berdandan rapi agar tak terlihat seperti gembel.
"aku jordy filemon gavriel"
"hai ladies ,aku darrel gavriel "
"umm manusia ,"
"kak!" sinis felix ke kakak keduanya walau ia sedikit takut dengan kakaknya itu namun ia juga berani tapi sedikit .
"aku culbert gavriel ,tak senang bertemu dengan mu"rheva menganga ,lalu ia tersenyum.
"senang bertemu kalian ,umm felix aku akan keruangan kepala sekolah ,karna ini hari pertamaku bersekolah disini,umm aku permisi dan terima kasih telah mengenalkan saudara mu "rheva membungkukan badanya lalu berbalik namun tertahankan.
"aish ,apa kau kesal dengan ucapan kakak ku itu ,lupakan yah dia itu belum pernah di lempar pakai besi panas mulutnya so kek gitu" runako meyakinkan agar rheva tak pergi,rheva menggeleng lalu ia tersenyum.
"aku gak tersinggung kok tapi aku harus menemui kepala sekolah"rheva tersenyum ,namun runako malah mengerucutkan bibirnya .
"kau tak boleh pergi ,kau milik ku "ucap runako dan membuat semua orang melotot.
"apa katamu ,hei adik ku tersayang ,aku yang menemukannya duluan jadi dia milik ku"
"tidak ,dia milik ku karna aku cocok dengannya dan jika aku punya anak dengan nya pasti anak kami terlahir sempurna"ucap darell dan mengedipkan sebelah matanya ,rheva bergidik ngeri.
"hei aku tertua disini ,jadi kalian yang mudah mengalah lah karna aku yang akan menikah duluan ,kalian mengerti dan kau alex lepaskan milik ku"alvaro menarik rheva dari pelukan alex dan berhasil ,ia tersenyum menang .
"bisakah aku egois aku juga ingin memilikinya ,huh!"jordy memalingkan wajahnya yang memerah lalu matanya yang kelabu menatap rheva dalam.
"kalian bisa diam gak ,dia bukan mainan ,lagian kenapa kalian merebutkan dia padahalkan kalian baru bertemu denganya ,dan dengar ini jika dia bukan jodoh kalian tetapi jodohku kalian mau bilang apa coba ,apa yang akan kalian lakukan ,hah!"culbert tersenyum miring saat saudara-saudaranya terdiam sementara rheva hanya melongok mendengar perkataan culbert.
"umm aku pergi dulu yah para tuan muda ,bye" rheva langsung mengambil langkah seribu untuk menjauh sebelum kesadaran para tuan muda itu kembali karna culbert menghipnotis mereka agar mereka berhenti berisik,dan culbert memberikan aba-aba agar rheva cepat pergi.
"khemm"culbert berdehem dan kesadaran para suadaranya kembali dengan tampang bodoh.
"eh kemana rheva"felix menelusuri setiap sudut untuk mencari gadis itu.
"pergi" culbert pergi dari ruangan itu sebelum ia diamuk masa oleh saudaranya yang suka obsessian dengan hal yang menarik perhatian mereka.
"CULBERT GAVRIEL!" teriak para suadaranya karna telah menyadari kalau mereka telah dihipnotis oleh culbert.
♡♡♡
"permisi mr.james ,maaf saya terlambat"
Pria paruh baya itu menghentikan aktivitasnya dan menatap seorang gadis bermanik abu kebiruan itu.
"ya ,ada apa dan sepertinya saya baru melihat mu ,siapa nama mu"
__ADS_1
"Rheva engelberta "
"oh ,silahkan duduk "rheva mengangguk dan duduk di kursih depan mr.james.
"kamu murid baru dari sma negri kan"
"iya mr minggu lalu saya mendapatkan surat bahwa saya di pindahkan ke sekolah ini " rheva antutias sembari tersenyum lebar mr .james hanya tersenyum .
"aku yang memberikan surat itu karna aku ingin membalas budi ayah mu yang sudah membantu saya dimasa sulit saya ,dan kamu juga sudah saya anggap sebagai anak saya sendiri " rheva memadangi mr.james dengan berbinar,pria paruh baya itu menyekah ujung matanya karna air matanya hampir turun.
"terima kasih mr sudah mengijin kan saya bersekolah disekolah impian saya ini ,saya akan berusaha membanggakan anda dan kedua orang tua saya "rheva tersenyum mr.james mengangguk lalu ia mengusap pucuk kepala rheva lembut.
"yak ,mr.james jangan menyentuh milikku,dia milikku, rheva milikku!" runako tiba-tiba entah bagaimana bisa berada di dalam ruangan mr.james .
"Runako kenapa kamu bisa di dalam ruang saya lewat mana kamu" mr.james berdiri sembari menatap runako galak.
"ya ampun mr. Aku bukan orang biasa ,aku bisa sihir dan aku bisa menembus dinding ,semau ku bahkan kalo aku mau melihat perempuan sedang mandi bisa kok hehe" runako tertawa sembari menghampiri rheva yang dari tadi seperti patung manekin.
"mr. James sudah kan urusan mu dengan kekasih ku ,kalo sudah aku ingin membawanya pergi dan biarkan hari ini dia tak masuk kelas aku akan mengajaknya keliling sekolah ini ,dan memberi tahu kan dia bertapa membosankanya sekolah ini" runako menarik rheva dan berjalan tanpa mau menunggu jawaban dari mr.james.
"astaga anak itu "mr.james memijat pelipisnya karna runako adalah salah satu dari tuan muda gavriel ,yang selalu membuat nya pusing sifatnya yang kadang berubah-ubah bagaikan bunglon.
Runako tersenyum lebar sembari mengandeng tangan rheva ,banyak para siswi yang memadangnya memuja karna runako adalah yang paling tampan bahkan mengalahkan kakaknya alvaro yang memiliki wajah tampan dengan garis wajahnya yang bisa dikatakan sempurnah,sebenarnya para tuan muda gavriel itu memiliki wajah tampan namun kalo di bandingkan wajah runako lah banyak peminatnya .
"runako ,kita mau kemana apakah kau tak belajar ini sudah jam belajar ".
"aku belajar kalo aku lagi mood aja ,tapi sekarang aku gak mood ,dan aku akan mengajari mu karna kau murid baru dan aku dengar kau dari sma negri yah"
"iya ,tapi aku ingin belajar dikelas"rheva menunduk mengumpat kesal.
"akh ,aku iri dengan kak felix ku yang bodoh itu " rheva mengangkat kepalanya dan menatap runako ,kenapa?
"yah dia bisa mendengar isi pikiran mu,sementara aku tidak bisa " runako mendengus kesal.
"oh jadi kau iri dengan kakak mu itu ,padahal kau bisa menembus dinding bagaikan hantu"rheva terkekeh melihat wajah runako yang ditekuk.
"ups maaf ,tuan muda gavriel"rheva tertawa sembari memengang perutnya ,runako melihat itu hanya diam sembari memandangi wajah rheva yang cantik,manik abu kebiruan ,surai hitam yang panjang ,bulu mata panjang dan lentik ,alis tebal alami ,bibir merah ranum ,pipi chubby ditambah lagi lesung yang jika ia tertawa atau tersenyum maka itu akan muncul,hidungnya yang mancung ,dan tubuh yang tak terlalu tinggi namun ideal bagi runako.
"kau cantik"runako mengelus pipi rheva lembut,rheva terdiam pipinya memerah karna sentuhan runako. Dan mereka berjalan menelusuri setiap sudut sekolah sampai tak terasa sudah bel pulang.
"ah ,aku senang sekali bisa berduaan bersama mu rheva "runako memeluk rheva .
Sreett
"jadi kau bersama rheva runako ,wah kau butuh pelajaran yah ,kami mencarimu kemana-mana dan kau bersama rheva berduaan ,yak aku akan memasukan mu ke kandang singa milikku" ucap alexis ,.
"oh kalian jangan marah sama runako ,dia telah mengajakku berkeliling dan umm terima kasih tuan muda gavriel" rheva tersenyum manis , dan para tuan muda terpesona ,ia gadis pertama yang membuat para tuan muda gavriel terpesona.
"dia benar-benar membuat ku terpesona ,aku menyukainya " guman jordy dan dianggukin lainnya.
***
Jika ada typo ato kesalahan kepenulisan mohon maaf :)
__ADS_1
By:indah p
TBC