7 Legenda

7 Legenda
sebuah penyesalan ..


__ADS_3

" Transformasi harimau agung , kabut pemangsa " gumam adam ..


secara perlahan tekanan energi yang keluar dari tubuh adam berubah menjadi kepulan kepulan asap putih yang memenuhi arena ...


di luar arena para penonton memandang tak percaya ,


" ap , apa yang terjadi , knpa arena ini penuh dgn asap tebal ??? , "


" ini , apa ini jurus yang adam keluarkan?. "


" apa apan , kita jadi tidak bisa melihat pertarunganya "


ucapaan mereka penuh takjub namun kecewa karna tak bisa melihat pertarungan ..


di dalam sebuah ruangan ki rajo lintang berdecak kesal akan hal yang di lakukan oleh adam ..


" apa bocah bodoh itu ingin membuat lawanya itu kehilangan kewarasanya " gumamnya dengan segera berlari menuju arena ..


di dalam arena yang di penuhi kabut tebal ,,


adam berdiri dengan gagahnya , sorot matanya menjadi lebih tajam ..


senyumnya begitu mengerikan , memandang bram yang kalang kabut di penuhi kebingungan ..


" apa apan inih ... knpa di sini gelap dan sunyi sekali , kemana aku harus melangkah , aku harus keluar , tapi harus melangkah kemana , " batin bram yang mulai kebingungan ..


tapi sebuah suara tiba tiba menggema dalam kabut tersebut memberikan tekanan mental yang kuat yang membuat bram bergidik ngeri ..

__ADS_1


" mungkin aku kalah dalam pertarungan dan serangan langsung seperti tadi , tpi di dalam kabut ini 100 % aku bisa dengan mudah melenyap kan mu , hahahaha , langkah senyap " ucap adam ..


bergetar hebat tubuh bram tak kuasa menahan rasa takunya lagi , perlahan kesunyian mulai menyelimuti hatinya , pandanganya menjadi kosong , hatinya mulai terkikis oleh kabut pemangsa ,,


adam yang melihat hal tersebut tak ingin menyia nyiakan kesempatan tersebut , dan melakukan serangan ..


" transformasi haraimau , cakar harimau " teriak adam ..


di tangan adam muncul energi yang berubah menjadi cakar ..


melaju cepat dengan tehnik langkah senyap ke tempat bram berdiri ..


di saat adam akan melancarkan serangan ..


" terima ini " teriak adam dan ...


" apa , apa yang terjadi " bingung adam ??


namun tiba tiba sosok gagah berdiri di hadapanya ...


" apa kau gila , lihat lawanmu sudah kehilangan akalnya , apa kau mau membunuhnya " teriak sosok tersebut dgn kesal ..


" gu guru kepala " gugup adam ..


" apa yang kau tunggu lagi ?? cepat hilangkan kabut ini sebelum mengikis dia lebih dalam " ucap ki rajo yang membuat adam sadar akan berbahayanya jurus tersebut ..


ya karna ini kedua kalinya ia menggunakan jurus kabut pemangsa tanpa tahu menahu akan jurus tersebut ..

__ADS_1


dengan cepat adam menghilangkan kabut tersebut ..


perlahan kabut tersebut mulai lenyap menampilkan 3 sosok makhluk di dalam nya ..


bram yang berdiri dengan tatapan kosong , adam yang tertunduk penuh penyesalan dan guru kepala yang berdiri penuh wibawa menengahi mereka ..


di luar arena para guru sudah berkumpul memandangi arena dgn tak percaya ..


nyi raras selaku guru dari bramasta airlangga dengan segera melompat dan menghampiri miridnya yang tampak kacau ..


" ap , apa yang terjadi dgn murid ku ?? apa yang kau lakukan , " ucapnya menatp adam dgn sinis ..


" maaf sebelumnya , saya tidak tahu jika jurus tersebut begitu berbahaya " ucap adam penuh penyesaln yang membuat ki rajo menggeleng tak percay ..


" jadi kau tidak tahu , semengerikan apa jurus tersebut ?? " ucap kiraju sembari menggelus elus janggut nya ..


" benar kepala , ini kedua kalinya saya menggunakan jurus ini , yang pertama saat itu dan yang kedua saat tadi , tapi jujur saya tidak tahu akan efek jurusnya , saya kira jurus ini hanya akan menghalangi pandangan lawan saja " ucap adam menjelaskan dgn masih menunduk ...


" jadi , apakah itu bisa di toleransi , bagaimana dengan muridku , " ucap nyi raras sembari mengeluarkan aru petarung yang menekan adam ..


sontak membuat adam sulit untuk bernafas ..


namun energi petarung yang besar menekan balik energi nyi raras ..


" apa yang kau lakukan raras apa kau tidak punya malu " teriak ki raju menggema ...


" ta tapi , ketua " gugup nyi raras ,

__ADS_1


" cukup , masalah ini biar aku yang urus " tegas ki rajo


__ADS_2