7 Legenda

7 Legenda
8 serangan beruntun


__ADS_3

berlari memutari arena ,, mencari celah lawan untuk melancarkan serangan ..


bagas yang masih hanya termenung,, menatap jimi yang bergerak dengan cepatnya ..


" sampai kapan kau mau lari , apa kau tidak lelah , " ucap bagas ..


" dan jika kau " ucapan bagas terpotong ..


karna serangan tiba tiba jimi lancarkan ..


" serangan ke dua , tendangan penghanjur gunung " teriak jimi sembari melancarkan serangan ke dua dari tehnik 8 serangan beruntun .


" duuuuuar " kembali suara benturan hebat terdengar ..


melompat mundur beberapa langkah , jimi berhenti sejenak .


" pertahanan mu ini benar benar merepotkan " berkata jimi kesal


" hahaha , kau terlalu berlebihan , ini hanya " belum selesai bagas bicara ..


jimi kembali melancarkan seranganya ..


" serangan ketiga , pukulan penembus " teriak jimi dan berhasil mendorong bagas mundur beberapa meter disertai pertahanan tak tertembus nya mengalami ke retakan ..


" ckkkrak "


" bagus , aku mulai bersemangat , transformasi gajah baja , badan baja , tehnik beladiri serangan seribu binatang buas " teriak bagas yang mulai bergerak cepat dan kali ini tidak lagi bertahan melainkan mulai menyerang jimi , seranganya begitu agresif dan tajam , membuat jimi kewalahan di buatnya ,,

__ADS_1


" sial , sepertinya dari tadi dia hanya mempermainkan ku " batin jimi sembari menghindari pukulan yang datang ..


karna serangan yang tak kunjung usai dan memberi jeda untuk jimi memberi kan serangan balasan , jimi hanya dapat menghindar dan bertahan ,


pukulan demi pukulan ia hadang , tendangan demi tendangan ia hindari ,, sampai ia mulai lelah dan kesal ,,


" ada apa dengan muka mu itu , padahal aku mulai bersemangat , jangan mengecewakan ku " ucap bagas ..


" ciiih , diamlah " kesal jimi yang masih terus menerus bertahan dan menghindar ..


teringat akan kata kata ashura , si bodoh yang akan mendadak pintar dalam pertarungan ,,


dan teringat kembali akan kata kata adam ..


" pertarungan itu , tentang nyawa jadi kau bisa lakukan segala cara , apa lagi jika melawan orang yang merepotkan , jika dia pintar maka kau harus lebih pintar , gunakan otakmu dan lihat sekelilingmu "


hingga sebuah ide muncul di otaknya .


heran akan prilaku jimi membuat bagas berhenti sejenak ..


ikut celengak celinguk memperhatikan kemana jimi melihat ..


" apa ada yang aneh " tanya bagas bingung ..


" apaaan tuh " teriak jimi menunjuk ke atas langit dan sontak membuat bagas menoleh arah telunjuk jimi hingga memper liharkan celah . .


" hehehe dasar bodoh, " bergerak cepat jimi ke tempat di mana bagas berdiri dan melancarkan serangan " serangan ke empat tinju pengguncang bumi , serangan ke lima pukulan pembelah udara , serangan ke enam tapak peremuk , serangan ke tujuh tendangan badai , serangan ke delapan penentu " serangan serangan beruntun jimi lancarkan kepada bagas yang membuat bagas terlempar hingga membentur dinding arena dan mengeluarkan setegk darah ..

__ADS_1


" uhuk ,uhuk , ciiiih , pengecut " teriak bagas kesal , mencoba berdiri sembari memegang dadanya ..


" pengecut katamu , hehehe , bertarung itu soal nyawa , jadi segala cara itu tidak dilarang , dan peraturan perguruan pun tidak melarang kita untuk membodohi lawan bukan , jika itu dengan musuh mungkin kau sudah kehilangn nyawamu , kira kira begitulah yang dia katakan " ucap jimi agak nyidir bagas ..


dan sontak membuat bagas sadar akan kebodohan yang telah ia lakukan ..


" hahaha , kau sungguh menarik , tidak salah semua orang memanggil mu jenius , baiklah aku menyerah " ucap bagas sembari tertawa ria ..


" kau juga , kapan kapan kita bertarung lagi " balas jimi sembari mengulurkan tangan nya ...


" tentu " balas bagas sembari menerima uluran tangan jimi ..


adas yang masih bengong karna sedari tadi ikut memperhatikan arah telunjuk jimi termenung terdiam dan lebingungan akan apa yang saat ini terjadi ...


" woii , adas , kau ngapain " teriak ki rajo dari tempat duduknya ?.


" ekh akh , maaf itu , pemenangnya adalah jimi ?. " teriak adas ...


bukan teriakan ataupun tepuk tangan yang di dapatkan hanya sebuah kebingungan yang terpangpang di wajah penonton karna bingung akan apa yang terjadi karna sama dengan adas para penonton pun ikut terbodohi oleh jimi .. hanya ada satu orang yang tepuk tangan sembari nengacung acungkan jempolnya ..


" apakah ia orang yang kau maksud ?. " tanya bagas ..


" ya dia adalah temanku yang bodoh " balas jimi sembari memapah bagas keluar dari arena ..


" hahaha , ku rasa ini akan menarik , rasanya ingin bertarung denganya " balas bagas sambil tertawa ..


" kurasa kau tak akan bisa mengalah kanya " balas jimi tersenyum

__ADS_1


" knpa , aku kan belum mencoba?? " bingung bagas ..


" kurasa kau akan tahu nanti " balas jimi yang membuat bagasakin penasaran ..


__ADS_2