
[ Season 1 ] Arc 1 - Elves
"Ras Elf? Apakah itu maksud mu?" Aku terkejut dengan fakta itu.
Setelah memakan sup yang hambar itu. Gadis Cantik itu memulai pembicaraan ringan dengan ku. Seperti darimana asal ku dan mengapa aku bisa disini.
Dilihat dari sudut pandang nya, Pakaian yang aku kenakan sangat aneh dan bahannya seperti milik Pakaian para Bangsawan Kaya. Selain itu, Rambut berwarna hitam adalah Hal Langka Di Dunia ini.
Yap, "Dunia ini".
Setelah beberapa saat mencoba mengobrol dengan Gadis Elf ini. Aku menerima fakta bahwa ini adalah Dunia Lain. Dan entah mengapa, Ada beberapa ingatan yang masuk kepadaku saat setelah dia menyinggung tentang beberapa hal yang khas tentang dunia ini.
Seperti Ras Fantasi seperti Elf yang bermusuhan dengan Manusia Serta Dwarf. Ras Para Dewa dan Keberadaan Sihir.
Dari situ, Aku mulai mengingat apa yang terjadi di Ruang Putih itu.
Dan disini, Alasan aku terpisah dengan teman ku yang lain adalah saat pemindahan ke Dunia ini dari Celestial Realm, adalah karena saat itu ada sebuah Fenomena yang disebut sebagai Badai Ruang Waktu. Dan seperti namanya, itu mengacaukan Ruang itu dan membuat ku terlempar ke tempat yang berbeda dari Teman-teman ku yang lain.
Sialan, Kesialan macam apa ini..?
Setelah aku selesai mengingat semua apa yang terjadi sampai saat ini. Sekarang, aku paham mengapa Elf satu ini menyerang ku dengan Panah Tidur.
Karena Manusia dan Elf itu bermusuhan, Biasanya ada beberapa Manusia yang datang Ke Hutan Agung Elves untuk menculik Beberapa Gadis dan Anak Elf untuk dijadikan Budak. Oleh sebab itu juga, yang membuat Elf benci ke Manusia.
Sifat Tamak yang mirip dengan Iblis. Kelicikan bagaikan Ras Rubah. Serta Nafsu yang tak ada batasnya membuat manusia cenderung dibenci Ras Lain dan dikucilkan.
__ADS_1
Yah, Walau dikata dikucilkan, Ras Manusia saat ini menjadi Ras Dominan terbanyak di Dunia ini. Sebab itu, Walau mereka lemah, Mereka dapat berdiri seimbang dan bahkan lebih superior dibandingkan Ras Lain.
Dan begitulah, Silsilah kebencian antar Ras ini.
"Pertama-tama, Kau akan Dijemput oleh Pasukan Utama Kekaisaran Elf untuk diadili. Dan saat kau sudah bertemu mereka, Jangan Katakan Apapun Tentang ku, Mengerti?" Ucap Elf itu dengan tegas.
"Mengapa? Apakah kau juga dibenci oleh Ras mu?" Aku bertanya sambil memancing nya
"Huh?! Mengapa aku harus memberitahu mu dasar manusia busuk! Pergi sana-!' 'bruk--!! Dia menendang ku.
Ukh.. sialan. Dia tak ada Imut-imut nya..!!
....
Beberapa hari berlalu, Tapi berbeda dari Ucapan Gadis Elf itu, Atau.. Rafhlea. Tak ada satupun Pasukan Kekaisaran yang datang ke Dusun inj.
Nama Gadis Elf ini adalah Rafhlea Elvyan. Seorang Penjaga Perbatasan Timur dari Hutan Agung.
Biasanya, Jika ini adalah Kerajaan Manusia. Maka Perbatasan akan dijaga oleh Pasukan Bangsawan yang mengelola Wilayah itu.
Tapi berbeda dengan Kerajaan Manusia. Karena Kerajaan Elf berada di Hutan Agung yang menutupi Setengah Benua Kindfa. Dan karena Elf Adalah Peri Hutan. Mereka memilih untuk menjaga perbatasan dengan mengirim Prajurit terkuat mereka dan disebar ke seluruh penjuru perbatasan.
Mereka akan ditempatkan 1 Km per Orang dan setiap hari, Mereka harus berpatroli sampai bertemu Prajurit Lain dari Base yang lain. Dan setelah itu, Mereka akan kembali ke Pondoknya.
Dan selain karena tidak ingin merusak Hutan dengan Membangun benteng seperti Kerajaan Manusia. Hutan Agung Elves memiliki Perlindungan Pohon Dunia yang membuat Mereka yang memiliki Niat Buruk akan disesatkan dan takkan bisa kembali.
__ADS_1
Ya walau, Memang ada beberapa pengecualian karena adanya Sebuah Artifak yang dapat melemahkan Perlindungan Pohon Dunia. Dan itulah para Pedagang Budak yang menculik Para Elf.
Tapi Walau begitu, karena terikat dengan Tradisi Lama. Tradisi Kuno yang tak Efektif seperti ini masih dipakai untuk menjaga Perbatasan.
Dan disaat Para Guard atau Penjaga Perbatasan menemukan Pedagang Budak atau Manusia yang mencurigakan. Maka mereka akan menangkapnya dan membawanya ke Kerajaan Elf untuk diadili. Tapi berbeda dari biasanya, Para Pasukan Utama tak datang untuk membawa ku. Dan itulah, yang membuat Rafhlea merasa cemas
"Sial.. Apakah ada sesuatu yang terjadi pada Pasukan Utama yang datang kesini?"
Tapi ditengah-tengah kecemasan itu. Suatu Harapan datang, tidak-- Itu Bukanlah Harapan. Melainkan, Keputusasaan!!
"GRAAAWWRRRRHHHH!!!!" sriiingg-!!!
Suara melengking yang mampu merobek telinga orang yang mendengarnya. Rasa takut yang memenuhi Tubuh. Firasat buruk yang memberatkan pikiran. Sang Malapetaka terburuk. Melebihi Singa yang kemarin.
Saat kami berdua mendengar suara mengerikan itu. Kami segera bergegas keluar dan melihat apa yang terjadi. Dan disana, kemungkinan Terburuk yang takkan pernah disangka..
Seekor burung?.. Tidak-- itu bahkan bukanlah burung.
Makhluk Malapetaka yang tak ingin disingung siapapun. Ras terkuat setelah Ras Para Dewa. Dikatakan dapat meruntuhkan Gunung dengan Serangan nya.
Disana, dengan moncong mengerikan bagai batu di gunung berapi. Sayap Hitam yang menelan matahari. Mata merah menyala yang menusuk segala Jiwa yang menatapnya. Tubuh bersisik yang mengkilap bak permata. Tubuh besar bagai Truk. Naga, Itulah Namanya!
"GRAWWRRHHH!!!!!"
...***************...
__ADS_1
...Oh Btw, Yg Gak Baca Desc Kayaknya Belum Tau, Tapi Nama Mc selama ini kan belum disebutkan. Jadi, daripada kalian protes atau memang g sadar. Nama Mc nya tuh Izumi Mikha. Dan yah, itu aja. Bye, Like Komen and Favorit!...