Age Of God'S : Sacred Rune

Age Of God'S : Sacred Rune
Ep 08 - True Chaos


__ADS_3

[ Season 1 ] Arc 1 - Elves


"Semoga.. masih sempat!! Kakak!!" Teriak Rafhlea dalam hatinya.


Rafhlea berlari menggunakan berkat Spirit Angin untuk mempercepat langkah kakinya. Melewati pepohonan yang mulai mati, dia semakin dekat dengan posisi Naga itu.


Tanah tandus mulai terinjak oleh Rafhlea. Tak percaya apa yang dia lihat. Sebuah hutan yang awalnya lebat dan damai itu kini menjadi ladang tandus yang tak bisa dihuni lagi.


"Sialan!! Semoga sempat!!" Rafhlea terus berlari.


Disisi lain, Aku ikut berlari mengikuti jejak Rafhlea. Tapi tetap saja, Walau menggunakan Skill ku, karena aku tak cukup mengerti tentang mekanisme skill ini, Aku tak dapat mengeluarkan potensi penuhnya.


Sialan!! Cepatlah sampai!!!


....


"Sekarang, tinggal kau High Elf Rendahan..!" Ucap Virgo melihat kearah Rifhlay


"Keparat... SINI KAU-!!!"


{ Upper Spirit : Death Wind Storm !!! }


'Swoashhh!


Putaran angin terbentuk dan mengelilingi area dengan radius beberapa puluh meter.

__ADS_1


Langit menjadi hitam dikarenakan nya. Kemarahan dan rasa benci membuat para Sprigan Spirit merasa senang. Yang membuat Badai angin yang menyerupai Topan Dashyat itu menjadi keruh bagaikan miasma beracun.


Dan didalam Pusaran Angin itu, Virgo terjebak didalamnya. Dan dari dinding-dinding Angin itu, Sebuah Bilah tercipta dan menyerang musuh yang ada didalamnya.


'Sring!! Sring!!


Dengan kecepatan yang sangat cepat, Bilah-bilah itu mengincar langsung kearah Virgo. Tak ada habisnya dan terus tercipta. Namun-


"Itu Tak Berguna Dasar Sampah!" Teriaknya sedikit kesal


'Sringg--!!!


Seketika, Badai itu langsung menghilang tanpa meninggalkan jejak.


"Apakah hanya itu usaha sia-sia mu? Dasar, kau hanya membuang waktu ku" Ucap sombong Virgo. Tapi--


"Hahaha.. AHAHAHAHA!!!!" Secara tiba-tiba, Rifhlay tertawa seperti orang gila


Dia tertawa lepas dan tawa nya memenuhi langit.


Virgo yang melihatnya pun merasa sedikit kasihan karena Rifhlay yang menjadi Gila karena ini. Memalingkan wajahnya, dia sudah tak tertarik kepada Rifhlay dan memandang kearah Pohon Dunia berada. Karena di sanalah, Tujuan utamanya berada dan tempat dimana Istana Agung Elves berdiri. Tapi-


"Itu.. Pasukan Inti Elves?!" Dia terkejut saat melihat kearah itu.


"Bagaimana mungkin? Aku harusnya sudah menghabisi semuanya.. tidak--, Angin itu. Pusaran angin yang tadi, serta serangan awal dari Zidney (Naga) membuat Pasukan Inti Elves menyadarinya dan segera bergegas kesini.. haha"

__ADS_1


"AHAHAHAHA!!! KAU BENAR-BENAR MENIPUKU YANG MERUPAKAN ARCHDUKE, RIFHLAY!!! KUPUJI KEBERANIAN DAN KEPINTARAN MU!! TAPI-- ITU SEMUA SIA-SIA!! MALAHAN, KAU HANYA MEMPERCEPAT URUSAN KU DISINI!! HAHAHAHA!!!!" Virgo tertawa lepas.


Tawanya menggema di langit. Bahkan diriku yang masih lumayan jauh darinya dapat mendengar tawanya yang menggelegar ke seluruh hutan. Tawa itu mengerikan. Dan apabila ada orang yang mendengarnya, mungkin dia akan gila.


Tapi entah kenapa, Aku hanya merasa sakit telinga dan tak mengalami apa-apa lagi. Apakah ini Efek dari Title Hero? Aku pun tak tahu.


Tapi yang lebih penting, karena suara tawa itu. Aku dapat mengejar Rafhlea yang sudah jauh didepan ku. Dan nampak dari jauh sebelum aku bertemu dengannya, Dia nampaknya tersiksa oleh tawa mengerikan itu.


"Sial!! Rafhlea!! Apakah kau tak apa?!?!" Teriakku dan bergegas menemuinya yang hampir pingsan.


'Drop


"Sial..! Apa yang harus kulakukan?!? Oh ya!"


{ Sanctuary : Anti-Debuff !!! }


'Sringg!!


Tubuhnya bersinar dan wajahnya yang awalnya tersiksa dan pucat kini secara perlahan mereda. Beberapa luka yang dia dapat saat berburu pun menghilang karena Efek tambahan dari Skill ini. Tapi-


"Tawa mengerikan itu.. Apakah bukan hanya Naga musuh kita Disana? Aku sedikit cemas dan menduga-duga.


Sialan, Semoga semuanya baik-baik saja..


...****************...

__ADS_1


__ADS_2