
braaakkkkk.....
suara bantingan pintu ...
aku langsung menghempaskan badanku di kasur .
kriiinggggggg......
suara hp terus berdering didalam tas kecilku,yang tak lain adalah panggilan dari Indra .
kuraih tas ku dan kuambil hp lalu mematikannya ...
aku terus menangis hingga tertidur .
aku berharap saat aku bangun keesokan harinya itu hanyalah sebuah mimpi , sebuah mimpi buruk yang tak akan pernah terjadi dikehidupanku.
tapi nyatanya ketika aku terbangun dari tidurku, hal pertama yang aku ingat adalah itu .
aku teringat lagi kejadian kemarin yang membuatku menangis lagi .
kunyalakan hp ku yang dari semalam aku matikan , karna tidak ingin diganggu , dan aku melihat banyak sekali panggilan dan pesan dari Indra .
yang mulai kubaca satu persatu .
jantungku terasa sesak , seakan ada pukulan besar di dadaku , dipesan itu Indra menjelaskan semuanya .
dia bilang dia tidak bisa meninggalkan Clara .
dia terlalu banyak berhutang Budi kepada Clara .
Indra juga memintaku untuk bertahan dengannya , menunggu sampai hubungannya berakhir dengan Clara .
dengan bodohnya aku mengiyakan permintaan Indra .
iya aku tau aku bodoh .
__ADS_1
aku terlalu mencintai Indra hingga aku mampu untuk melakukan itu .
kuputuskan untuk melupakan kejadian pahit itu . dan menjalani semua seolah tak terjadi apapun diantara kita .
seminggu berlalu setelah kejadian itu .
dan aku pun mulai lupa akan kejadian itu,
walau sebenarnya terkadang aku masih mengingatnya ,dan membuat air mataku kembali terjatuh .
aku mengajak Indra pergi jalan² ..
" yank besok jalan² yuk , udah lama nih kita ngga jalan bareng . ajakku yang langsung di iyakan oleh Indra .
jam 9 tepat aku sudah siap .
aku mengenakan celana jeans dengan atasan bewarna putih .
Tok...Tok...Tok...
aku tau kalo itu Indra , karna kemarin dia udah janji bakalan jemput kerumah.
segera kuambil tas dan juga hp ku setelah sekilas melihat diri dikaca aku segera berlari keluar ...
" yuk yank , kataku sambil menggandeng tangan Indra menuju kemobil.
dan mobil kita pun melaju ..
Indra selalu memanjakan aku , mungkin itu alasan mengapa aku bertahan dan mau menjadi selingkuhan .
terkadang aku tau ini salah , tapi entah kenapa aku takut .
aku takut untuk kehilangan Indra .
aku udh terlalu nyaman dengan Indra . mungkin itu terdengar seperti sebuah alasan . tapi bagiku itu sebuah kebenaran .
__ADS_1
" kita mau nginap apa balik , tanya Indra
" terserah deh aku mah bebas , jawabku ..
" nginap aja yah , aku masih kangen jawab Indra manja .
'' iya sayang , jawabku sambil membelai lembut pipi Indra .
kita pun memesan sebuah kamar hotel ...
" huhhh capek , kataku sambil merebahkan tubuhku di kasur .
" mandi dulu sana , abis ini kita cari makan malam , sela Indra .
apa mau dimandiin goda Indra yang berbaring di sebelahku .
" mau peluk dulu kataku manja , sambil berbalik memeluk Indra .
dan Indra pun balas memelukku sambil mengecup kening ku .
" yank jangan tidur dulu , sambil mengelus rambut ku .
Indra yang sadar aku mulai tertidur, dan cepat² membangunkan aku .
" mau aku siapin air panasnya lanjutnya .
" Hmm jawabku singkat , karna terlalu lelah jalan² seharian .
selesai mandi , kita pun. bersiap untuk dinner .
" Mau makan apa yank , tanya Indra , sambil mengemudikan mobilnya meninggalkan tepat parkiran hotel .
" aku mau makan Tom Yam kataku , sambil menunjukan lokasinya di layar hp ku yang sedari tadi aku searching di internet .
dan mobil kita pun melaju menuju tempat tersebut....
__ADS_1