Aku, Kau Dan Dia

Aku, Kau Dan Dia
Aku Kau dan Dia 9


__ADS_3

Naura yang sedang galau pergi ke tepi pantai menenangkan dirinya, Disitulah dia merenungkan kebodohannya telah percaya begitu saja pada Andre


“Haii nona” sapa cowok yang duduk di sebelahnya


Naura hanya membalas dengan senyuman


“Nona patah hati ya, mukanya sembab” asal cowok itu


“Sok tau kamu” ucap Naura kesal


“Kenalkan, saya Daniel nona”


“Naura” singkat Naura yang mulai terganggu dengan celoteh Daniel


“Nona saya bisa pinjam ponselnya ga? Ponselku hilang” ucapnya memelas


“Nih” seraya menyodorkan ponselnya karena merasa kasihan melihat wajah Daniel


Daniel mengetikkan nomor telfonnya kemudian menelfon dirinya sendiri


Tring... ponsel Daniel berdering di saku celananya


“Nih nona terima kasih” ucapnya kemudian bangkit meninggalkan Naura


Naura tidak memperhatikan sikap Daniel yang modus karena terlalu fokus pada permasalahan hatinya hehe


Setelah dirasa suasana hatinya membaik, Naura segera bergegas untuk pulang kerumah..


“Halo princess Naura yang cantik jelita” sapa Reina dengan wajah centilnya


“Ngapain lo” ketus Naura


“Eh muka lo kok sembab sih Na! Lo habis nangis ya?”


“Mau tau aja lo”


“Judes amat kayak orang patah hati aja” canda Reina yang tepat sasaran


“Emang lagi patah hati” gumam Naura dengan kesal yang masih bisa di dengar oleh Reina

__ADS_1


“Patah hati apa lo emang, tadi baik-baik aja.. gue tau! Andre ga jadi balik ya? Haha kasian yang rindu setengah mati sampai nangis begitu” cerocos Reina yang belum tau permasalahan Naura dan Andre


“Andre selingkuh Re” ucap Naura melemah dengan buliran air mata jatuh di pipinya


“What..!!” Pekik Reina kaget dengan mata membulat sempurna..


“Apa lo bilang? Aku ga salah dengar kan Na?” Tanyanya memastikan yang hanya dijawab gelengan kepala oleh Naura


“Wahh.. benar-benar tuh anak minta di hajar, ini bukan pertama kalinya yah Na, lo ga boleh lemah begini, lo harus tegas! Jangan mudah memaaafkan dia begitu saja..” ucap Reina geram dengan kelakuan Andre


“Gue kurang apa coba Re? Selama ini gue udah sabar dengan kelakuan dia tapi dia tetap ga berubah” kata Naura dengan isak tangisnya


“Sabar ya Na, gue ga mau liat lo habisin air mata hanya untuk cowok brengsek itu, gue yakin lo pasti bisa! Masa seorang Naura lemah begini sih” sindir Reina


“Sialan lo”


“Nah gitu dong jangan bagus mulu, entar si Andre nya besar kepala gara-gara di tangisin sama si cewek cantik jelita” canda Reina


“Haha, lo emang paling bisa buat gue happy”


“Udah ahh, gue kesini mau ngajak lo keluar jalan, bukan mau liat lo nangis”


“Iya, gue tunggu diluar aja deh” kata Reina seraya berjalan keluar untuk menunggu Naura bersiap


Reina melihat jarum jam di pergelangan tangannya membulatkan mata, pasalnya Naura sudah satu jam tetapi belum datang juga..


“Nauraaaaaa..!” Teriak Reina memecah gendang telinga yang siapapun mendengarnya akan kesal


“Apaa.! gue ga budeg!” Ucap Naura kesal


“Lo lama banget, gue udah lumutan nungguin lo”


“Ya iyalahh tampilan gue harus perfect, siapa tau kan diluar ketemu cowok ganteng supaya bisa cepat move on!”


“Iyuhh.. dasar playgirl”


“Ehh Markonah! Sembarangan lo kalau ngomong.”


Sepanjang perjalanan, mereka tampak diam, Reina yang menyetir sesekali melirik Naura yang hanya fokus melihat ke jendela karna suasana hati yang belum membaik hehe.

__ADS_1


Citttt...!!


Tiba-tiba Reina ngerem mendadak..


“Hati-hati dong Re, kepala gue kebentur” kata Naura kesal seraya mengusap kepalanya


“Na, kayaknya aku nabrak orang deh” ucapnya cemas


“Apaaaa.!! Ayo kita lihat!” Naura dan Reina keluar dari mobil untuk melihat orang yang dia tabrak


“Aduhh maaf ya mas, teman saya ga sengaja” ucap Naura takut seraya membatu orang itu berdiri


“Makanya kalau nyetir itu harus fokus, pake matanya baik-baik” ucap orang itu dengan membentak tanpa melihat Naura membuat Naura dan Reina semakin takut


“Namanya juga kecelakaan mas, kami juga sudah minta maaf, kalau ada yang luka biar kami bawa kerumah sakit dan kami yang tanggung biayanya” ucap Naura yang semakin takut. Orang itu menodongkan kepalanya melihat siapa yang berbicara


“Eh kamu nona yang di pantai tadi siang ya?” tanya orang itu kaget melihat Naura


“Maaf aku ga ingat” ucap Naura seraya mengingat


“Oke, kita kenalan kedua kalinya! Aku Daniel”


“Naura!”


Reina hanya diam memperhatikan kedua orang tersebut..


“Maaf mas kalau ga ada luka yang serius, bolehkan kami pergi?” Sela Reina


“Ah iya, silahkan, lain kali hati-hati kalau bawa mobil nona” ucap Danie mengingatkan


“Iya terima kasih” ucap Reina sedangkan Naura hanya tersenyum


Didalam mobil, Reina yang keponya tingkat tinggi memberondong Naura dengan pertanyaan


“Lo ngapain ke pantai tadi siang Na? Dan juga kenapa bisa kenal dengan cowok itu?”


“Mau tau aja lo”


“Sumpah ganteng banget tuh cowok, kayaknya cocok deh buat kamu Na” ucap Reina antusias sementara Naura hanya diam saja..

__ADS_1


__ADS_2