
Sepanjang perjalanan pulang, Naura senyum-senyum sendiri kala mengingat dinner romantisnya..
Jam sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi
“Hoamm...!” Naura menguap mengambil jam di atas nakas
“OMG.. aku ada kuliah jam 8 bisa-bisanya kesiangan begini” heboh Naura seraya berjalan menuju kamar mandi
Tidak membutuhkan waktu lama seperti biasanya, Naura telah selesai bersiap, dia cuma meminum susu yang telah di sediakan oleh pembantunya, semenjak kuliah, Reina tidak tinggal lagi dirumah Naura
“Nauraaaaa lo dimana bentar lagi kelas dimulai” teriak Reina ketika Naura mengangkat telfonnya
“Woi gue belum budeg, biasa aja kali teriaknya, ini lagi di jalan bentar lagi sampai” kesal Naura
Tut. Reina mematikan sambungan telfonnya, beberapa menit kemudian mobil Naura memasuki parkiran kampus.
“Tumben lo terlambat, ngapain aja semalam sampai kesiangan begini?” Tanya Reina bingung
“Lo harus tau Rein, semalam gue dinner bareng Andre” ucap Naura berseri-seri membayangkan dinner romantis semalam
“What...!” pekik Reina kaget
“Aku udah jadian sama dia”sambung Naura
“Ehh tunggu.. tapi cewek yang kemarin beneran bukan pacarnya?” Tanya Reina dengan cemas, takut sahabatnya jatuh cinta sama pacar orang
“Ya iyalah bukan, gue juga ga mau kali jadi pelakor”
Pelakor itu (perebut lelaki orang)!
“Gue do’ain deh semoga dia yang terakhir buat elo, semoga lo bahagia sama dia ya Na” tulus Reina
__ADS_1
“Makasih ya Rein, lo emang sahabat terbaik gue” ucapnya seraya memeluk Reina
Selama pelajaran berlangsung, Naura tidak fokus belajar, dia kebanyakan melamun sambil senyum-senyum sendiri. Tak terasa pelajaran telah selesai..
“Rein, bentar singgah dirumah ya, bosan gue sendiri” pinta Naura
“Iya lo duluan aja, gue ada urusan bentar”
“Yaudah deh, gue tunggu ya”
Reina hanya menjawab dengan senyuman..
Ga terasa, kini hubungan Naura dan Andre sudah memasuki 1 tahun, kini Naura dan Reina sudah memasuki semester tiga.. Sementara Andre sudah selesai kuliahnya dan meneruskan perusahaan ayahnya
“Sayang, bentar pulang kuliah mampir ke kantor ya, aku kangen banget sama kamu” pinta Andre dalam sambungan telfon
“Kamu ya, baru juga kemarin sudah kangen aja” ucap Naura
“Modus banget sih, makin pintar ya gombal, Yaudah deh aku mampir sebentar”
“Oke sayang, hati-hati ya”
Sesampainya di lobi, Naura merapikan rambutnya sambil berjalan sehingga tidak melihat orang di depannya
“Aww.. kalau jalan pake mata dong!” Ucap perempuan itu kesal seraya berlalu begitu saja meninggalkan kantor
“Galak banget jadi perempuan” gumam Naura seraya terus berjalan menuju ruangan Andre
Karena sudah sering keluar masuk kantor jadi Naura sudah di kenal oleh sekretaris Andre, setibanya di depan pintu yang bertuliskan ruangan CEO, Tanpa mengetuk pintu Naura menyelonong masuk
“Halo sayang...” ucap Naura berjalan memeluk Andre
__ADS_1
“Cantik banget sih pacarnya aku” kata Andre dengan membalas pelukan Naura kemudian mengecup keningnya
“Kebiasaan nih, gombal”
“Kamu udah makan sayang?”
“Belum, kan tadi buru-buru kesini”
“Yaudah duduk dulu, aku selesaiin ini dulu, tinggal dikit kok setelah itu kita makan diluar, ga apa-apa kan?”
“Iya ga apa-apa sayang..”
Selang berapa menit, pekerjaan Andre telah selesai..
“Ayo sayang kita makan diluar” ajak Andre setelah menyelesaikan pekerjaannya
Naura hanya membalas dengan senyuman..
Sepenjang berjalan keluar kantor, Andre tidak lepas menggenggam tangan Naura, hal ini sudah tidak lazim lagi, selama Andre bekerja, Naura sudah sering datang ke kantor jadi sudah di kenal oleh semua karyawan
“Sayang tadi aku menabrak perempuan di pintu masuk, dia marah-marah padahal kan aku ga sengaja tapi aku baru liat dia disini sepertinya bukan karyawan disini deh” ucap Naura seperti anak kecil yang melapor kepada emaknya
Deg..! Andre terkejut, takut Naura curiga. Ya perempuan itu adalah koleksi Andre, dia bernama Citra.. perempuan yang baru berapa minggu di kenalnya.
Emang ya kalau Playboy tetap saja Playboy hehehe (canda author)
“Udahlah sayang mungkin perempuan tadi karwayan baru jadi ga tau kamu siapa” ucap Andre menenangkan Naura
“Tapi aku tetap kesal sama dia yah walaupun aku salah karena jalan ga liat-liat tapi ga harus marah-marah juga” cemberut Naura
“Jangan cemberut dong nanti aku cium tuh bibirnya”
__ADS_1