
Ketika Rere melihat bahwa yang Kecelakaan tersebut adalah khabir, Rere langsung meminta orang yang di sekitar nya untuk membawanya masuk ke taksi yang ia tumpangi dan langsung Rere membawa nya ke rumah sakit tempat ia bekerja.
sesampainya di rumah sakit Rere langsung menyuruh suster untuk di bawa ke ruang UGD agar di tangani secepatnya.
setelah suster membawa ke ruang UGD dan menyiapkan semua peralatan nya, Rere pun langsung menangani nya.
setelah selesai menangani nya Rere menyuruh suster untuk di pindahkan ke ruang perawatan.
lalu Rere mencoba suster untuk segera memberitahukan kepada keluarga nya, setelah suster menghubungi keluarga nya.
akhirnya Keluarga Khabir datang dan langsung menuju kamar rawat, Rere pun langsung menemui keluarga Khabir.
Rere : permisi apa ibu benar dari salah satu dari keluarga Khabir?
Ibu Khabir : iya betul dok, bagaimana dengan keadaan anak saya Khabir!!!
Rere. : Alhamdulillah Khabir sudah melewati masa kritis nya dan ibu boleh menjenguk nya setelah setengah jam agar ia beristirahat sejenak dan di perbolehkan menjenguk ke kamar nya satu atau dua orang saja ya, secara bergantian.
Ibu Khabir : baik dok, terimakasih atas bantuannya.
Rere : sama-sama Bu.
setelah selesai menangani Khabir, sebelum ia pamit ke rumah,Rere berpesan kepada suster
Rere : suster saya minta tolong untuk selalu awasi pasien yang Kecelakaan tadi yah,jika membutuhkan sesuatu tolong segera hubungi saya.
suster : baik Dokter.
Rere : makasih sus.
Dan Rere pun langsung merapikan peralatannya, membersihkan diri dan langsung balik kerumah.
setelah beberapa jam kemudian Rere pun sampai di rumah dan langsung beristirahat untuk melanjutkan aktivitas keesokan harinya.
keesokan harinya Rere langsung bergegas ke rumah sakit untuk mengecek setiap pasien,tak lupa ia mengabari kepada profesor.
RERE : permisi prof. saya mau memberitahu kan bahwa kemarin ada salah satu pasien kecelakaan hebat kemarin dan saya rawat di ruang Cendana sudah saya tangani,
tetapi ada beberapa hal yang harus di perhatikan prof.salah satu saraf di kepala nya ada yang cedera dan kemungkinan besar ia akan mengalami amnesia,itu bagaimana menurut prof.
Prof : heeem...salah satu nya adalah kita harus selalu mengawasinya, mengingatkan secara perlahan-lahan dan jangan lupa memberikan informasi penting ini kepada keluarga besar nya.
RERE : baik prof.kalo gitu saya kembali ke ruangan terimakasih banyak prof.
setelah dari ruangan profesor Rere pun langsung kembali ke ruang kerja untuk menemui si Nayla.
Rere : pagiii Nay..
__ADS_1
Nayla : pagii re,oiya re kemarin aku dapatkan kabar bahwa kemarin kamu menolong salah satu pasien kecelakaan pas saat kamu lagi arah pulang
Rere. : iya Nay,dan dia juga salah satu sanak keluarga dari pasien yang kita periksa setiap hari nya
Nayla : masa sih...!!!
Rere : iya Nay,dan kemarin aku juga sempat berkenalan dengan dia pas di depan ruangan kita saat adik nya tersesat.
Nayla : siapakah dia re namanya.
RERE : Khabir Nay..!!
Nayla : oooh..! khabir,terus kamu sudah menghubungi salah satu keluarga dia belum?
Rere. : iya sudah Nayla !!! oiya Nay,aku boleh minta tolong sama kamu.
Nayla : boleh itu,apa?
Rere. : π Heem engga jadi deh.
Nayla : π cape dehπ€¦
Rere. : ππππ hehehe.
sambil bekerja mengerjakan tugas nya, mereka pun saling berbicara,satu sama lain.
setelah mereka tiba di kantin Andra menghubungi si Nayla.
Andra : assalamualaikum sayaaaang aku,kamu lagi apa?
Nayla : walaikumsalam sayaaaang,aku lagi di kantin bersama Rere, kamu lagi apa?
Andra : aku lagi tunggu untuk jam operasi nanti.
Nayla : oooh kamu jangan lupa makan yah sayang.
Andra : iya sayaaaang...!!! kamu jangan angkat yang berat-berat,nanti Dede nya keluar loh!!!
Nayla : apaan sih kamu, amit-amit mudah2an jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan.
Andra : ya sudah aku mau kembali ke ruangan, assalamualaikum!!!
Nayla : walaikumsalam...!!!
setelah Nayla selesai menerima pesan singkat dari Andra,ia pun langsung menghabiskan makanannya.
mereka pun langsung kembali ke ruangan dan melanjutkan pekerjaannya.
__ADS_1
tiba-tiba suster memberikan kabar kepada mereka berdua bahwa pasien nya yang bernama Khabir kembali kritis.
Rere dan Nayla langsung bergegas menuju ke ruangan si Khabir,untuk mengecek nya dan Rere meminta kepada SUSTER menyiapkan peralatan praktek nya.
Rere : sus saya meminta tolong siapkan peralatan saya untuk mengecek pasien ini, segera yah sus.
Suster : baik dok
Suster pun langsung bergegas menyiapkan peralatan yang dibutuhkan oleh dokter Rere.
ketika peralatan sudah di siapkan nya, Rere pun langsung memeriksa si Khabir.
keadaan Khabir pun kembali kritis dan pernapasan nya pun agak hilang, Rere pun langsung mengambil denyutan jantung agar Khabir bisa kembali sadar dan denyutan jantung Khabir kembali normal.
RERE pun agak sedikit panik namun ia tetap mencoba untuk tenang dan rileks, beberapa menit kemudian denyut jantung pun kembali muncul dan normal.
akhirnya Rere pun agak sedikit lega,dan Khabir pun di pindahkan ke ruangan ICU agar ia tetap steril.
ketika melewati semua fase itu,masa kritis Khabir pun agak sedikit kembali pulih dan normal, Khabir pun agak mulai sadar.
ketika Khabir sadar ia pun di pindahkan kembali ke ruang Cendana, Rere dan Nayla langsung memeriksa nya kembali keadaan Khabir.
Rere : selamat sore.... bagaimana pak ada yang di keluh kan tidak?
Bapak Khabir : Heem...tidak ada dok.
Rere. : kalo gitu saya periksa terlebih dahulu ya pak.
Bapak Khabir : iya dok.
Rere dan Nayla langsung memeriksa kondisi si Khabir,dan setelah selesai memeriksa kondisi Khabir, Rere menyarankan agar tidak banyak terlalu berpikir yang terlalu berat.
karena akan mengakibatkan fatal yang artinya saraf otak Khabir akan kembali cedera lebih dalam lagi kemungkinan untuk sembuh akan lama.
Bapak Khabir : baik dok... insyaallah nanti akan saya jaga anak bungsu saya.
Rere : iya pak,kalo gitu saya permisi dahulu yah, nanti kalo ada yang di perlukan kabari saya secepatnya.
Rere dan Nayla pun langsung keluar ruangan dan kembali memeriksa pasien yang lainnya, setelah selesai memeriksa pasien yang lainnya,
ia kembali ke ruangan nya dan merapikan berkas2 yang sehabis tadi ia periksa dengan Nayla.
Rere pun menyalin semua file tersebut di komputer yang di sediakan oleh rumah sakit,dan menyimpan nya dengan baik.
apabila suatu saat membutuhkan file tersebut,Rere dan Nayla pun bisa langsung mencari nya dan membuka data file tersebut.
Terimakasih atas partisipasinya dalam membaca novel " AKU ADALAH AKU " jangan lupa klik tombol like dan favorit agar mendapatkan episode terbaru.
__ADS_1