AKU ADALAH AKU

AKU ADALAH AKU
PART - 52 KEBENCIAN 3


__ADS_3

" setelah menemui bunda nya di ruang tengah, Salwa memberikan salam lalu ia duduk dan bercerita kepada Bunda dan Pipih nya.


Salwa : Assalamualaikum...Bunda, Pipih (sambil iya mencium tangan bunda dan pipih nya)


Nayla. : walaikumsalam....nak


Andra. : walaikumsalam....nak


" begitu pula dengan Sallu ia juga bersalaman kepada om dan tante


" lalu Bunda langsung menanyakan kabarnya kepada si salwa, bagaimana dengan kejadian selanjutnya.


Nayla. : nak... bagaimana sudah ada kabar nya belum dari pak Victor.


Salwa. : Heem.... Alhamdulillah sudah Bunda


Nayla. : terus lalu siapa yang meneror dan mencelaka kan kamu?


Salwa. : kalau Bunda mendengar berita ini pasti Bunda kaget banget,karena orang tersebut pernah mencelakakan Bunda dulu.


Nayla. : siapa nak..!!! siapa orang nya, bunda lupa


Salwa. : Heem...(dengan menarik nafas),dia adalah Karin,putri dari tuan Exel dan nyonya axellem.


" mendengar putrinya berbicara seperti itu,lalu Andra sangat terkejut dan heran.


Andra. : Apa...KA..RIN!!!!( dalam hati kecilnya berkata) kenapa sih axellem masih menggangu keluarga kecil ku.


Salwa : iyaaa..karin Pih,anak dari mantan pacar pipih dulu ,putri dari nyonya axellem.


Andra : huft ( sambil menghela nafasnya) untuk kali ini tidak bisa di biarkan,kita harus menindak lanjuti lebih dalam lagi


Nayla : iya pih!!! aku setuju...aku tidak abis fikir kenapa orang itu tidak ada bosan-bosannya mengganggu keluarga kita.


Andra. : iyaaa... walau bagaimanapun aku tidak ingin istri dan anak-anak ku di sakiti oleh keluarga mereka.


Sallu. : iya...om saya setuju, bagaimana kalo kita bekerja sama untuk menindak lanjuti masalah ini, agar ia tidak menggangu keluarga om dan tante lagi.


" Sallu pun memberi kan saran kepada Salwa,mommy dan Daddy nya Salwa, karena walau bagaimanapun juga ia tidak ingin sahabat nya di celaka kan oleh orang jahat seperti si Karin.


" setelah Keluarga Wijaya Kusuma mengetahui masalah ini,lalu tuan Andra menjaga Sangat ketat kepada keluarga nya serta anak buahnya yang ada di rumah sakit


" Andra juga mengetahui kabar buruk tersebut, bahwa axellem dan suaminya tidak segan-segan untuk mencelakakan ia beserta keluarga besar nya.

__ADS_1


" Andra juga tidak ingin kejadian yang lalu menimpa kembali kepada Nayla dan juga anak-anaknya.


" karena...Andra tidak ingin kehilangan orang yang ia sayangi, Andra juga berjanji kepada Nayla bahwa kejadian yang lalu tidak akan terulang kembali


" Andra juga sempat stress memikirkan kejadian seperti ini, sampai-sampai ia drop dan mendapatkan perawatan di RS yang ia bangun dengan hasil kerja nya sendiri.


" begitu pula dengan keadaan Nayla,ia tidak ingin sang suami terlalu larut dalam memikirkan masalah ini.


" karena walau bagaimanapun juga ia mempunyai tanggung jawab untuk menolong pasien yang membutuhkan nya


" selama Andra di rawat Nayla selalu menemani nya,sampai ia kembali pulih, dan masalah pekerjaan nya ia di backup oleh tim dokter yang lainnya.


" pada suatu hari saat Nayla hendak keluar ruangan, tiba-tiba selang infus Andra di copot oleh orang yang berusaha jahat kepada si Andra dan juga keluarga kecilnya.


" tim dokter dan suster langsung bergegas ke ruangan tersebut untuk menangani nya lebih lanjut.


" melihat kondisi suami kembali drop, Nayla langsung bergegas memanggil dokter, karena walau pun ia sebagai dokter ia juga tidak bisa sembarang untuk memeriksa keadaan sang suami tercinta


" di dalam ruangan pun Andra sedang di tangani oleh dokter dan juga suster


" sementara Nayla menunggu nya di luar di tempat ruang tunggu.


" beberapa menit kemudian, akhirnya tim dokter keluar ruangan


Nayla. : dokter... bagaimana dengan kondisi suami saya? apakah ia tidak apa-apa dok?


dokter : iya...tunggu sebentar nyonya, Alhamdulillah suami nyonya masih bisa di selamat kan, tapi nyonya harus ingat ada beberapa luka dalam yang harus segera diatasi,dan tuan Andra harus selalu bedrest, walaupun ia sudah balik ke rumah


Nayla. : baik dokter, terimakasih banyak atas pertolongan nya.


dokter. : sama-sama nyonya, kalau gitu saya pamit keruangan saya(dengan wajah yang sambil tersenyum)


" setelah dokter keluar dari ruangan, Nayla langsung menemui sang suami tercinta.


" Nayla pun sangat tampak jelas terlihat sangat sedih dengan keadaan sang suami


Nayla : (dengan menarik nafas ) sayaaaang,ayooo banguun, Salwa sudah kangen sama kamu di rumah, sayaaaang kamu tau tidak kalau aku sedang hamiiil,ayooo dong sayang kamu bangun.


" melihat kondisi Andra yang belum terbangun dari siuman nya


" Nayla meminta Salwa untuk bergantian menjaga pipih nya.


Nayla. : assalamualaikum...nak, bunda boleh minta tolong sama kamu sebentar?

__ADS_1


Salwa. : walaikumsalam...iya bunda, boleh apa itu


Nayla. : kamu bisa kesini sebentar, bergantian menjaga pipih di rumah sakit, karena Bunda ingin balik ke rumah sebentar untuk mengganti pakaian dan membawa beberapa keperluan


Salwa. : baik...bunda, Salwa akan segera kesana.


" lalu si Salwa langsung dengan cepat-cepat,ia bergegas pergi ke rumah sakit, untuk menemui bunda


" di pertengahan jalan pun, sempat ada terjadi insiden yang tidak di duga


" ada beberapa kelompok orang yang berusaha untuk mencelakakan si Salwa,


" namun akhirnya si Salwa lolos dari sekelompok orang yang tidak di kenal Tersebut.


" untuk menculik dan menyekap Salwa, Salwa mengetahui nya bahwa sekelompok orang tersebut adalah suruhan dari tuan Exel dan nyonya axellem


" karena walau bagaimanapun,tuan dan nyonya Exel tidak akan puas, sebelum orang yang ia benci nya tiada


" memang sih keadaan nya agak sedikit gila(dalam benak pikiran si Salwa)


" itu orang mau nya apa sih(Salwa pun menyetir sambil menggerutu dalam hati nya)


" akhirnya Salwa pun sudah sampai di parkiran rumah sakit,ia langsung bergegas menuju ke ruangan Pipih nya.


" lalu Salwa masuk ke lobby utama dan menuju ke lift,masuk dan menekan tombol angka lantai 3 di mana pipih nya di rawat.


" setelah sampai di lantai 3,ia langsung keluar dari lift dan menuju ke ruang 219


Salwa : assalamualaikum...bunda


Nayla. : walaikumsalam...iya nak,sini


Salwa. : iya bunda, bagaimana dengan keadaan Pipih


Nayla. : Heem,pipih tadi sempat kembali drop dan Alhamdulillah syukur nya Allah masih memberikan kesempatan kepada pipih, untuk bisa bersama kita


Salwa. : Alhamdulillah bunda,oiya bunda untuk saat ini bunda harus berhati-hati karena tadi pada saat aku ke rumah sakit, orang suruhan nya Karin berusaha untuk kembali menyakiti aku lagi.


Nayla. : baik nak,dan tadi juga pipih kamu hampir saja di celaka kan oleh orang suruhan nya si Karin.


Salwa. : bunda sebaiknya kita harus selalu waspada karena ini lebih berbahaya untuk keluarga kita


Nayla. : iyaaa nak,kalo gitu apa sebaiknya kita menyuruh seseorang untuk menjaga keluarga kita, apalagi pipih kamu sedang sakit,dan untuk penyembuhan nya saja butuh waktu yang lama.

__ADS_1


Terimakasih banyak atas partisipasinya dalam membaca novel " AKU ADALAH AKU ", jangan lupa klik tombol like dan Favorit,dan dukung author agar selalu tetap semangat dalam berkarya dengan cara memvote nya.


__ADS_2