
" Keesokan harinya tepat pada pukul 04.15 pagi waktu Melbourne, Salwa pun sudah bangun terlebih dahulu
" walau pun ia berada di Negara asing,ia juga harus tetap menjalankan ibadahnya seperti waktu biasanya di Indonesia.
" Disana memang sangat jarang sekali masjid,tetapi disana ada beberapa masjid yang dekat dengan kampus di Melbourne
" Salwa pun langsung bergegas pergi menuju ke kamar mandi untuk bersiap-siap sholat subuh dan menyiapkan makanan untuk sarapan pagi
" setelah selesai sholat subuh dan membuat sarapan pagi lalu ia langsung tidur kembali,tak lupa ia menyetel alarm di jam weker nya.
" Di apartemen Salwa ia tinggal bersama dengan salu tetapi ia berbeda kamar dengan nya.
" sebelum Salu berangkat ke kampus ia terlebih dahulu menemui si Salwa untuk berangkat bersama.
" tepat pada pukul 06.56 pagi waktu Melbourne, ternyata si Salwa kesiangan dan Salu pun mengetuk pintu kamar nya si Salwa.
TOK...TOK...TOK...(Suara pintu pun di ketuk)
Salu. : Salwa,Hey banguuuun ini sudah siang kamu mau berangkat tidak.
" namun si Salwa belum juga bangun dari tidur nya dan Salu pun tetap menggedor-gedor pintu kamar nya
" sampai akhirnya ia terbangun dari tidurnya, dikamar nya si Salwa langsung menjawab dan membuka pintu kamar nya.
Salwa : iya....iya tunggu sebentar,aku udah bangun,ya sudah kamu masuk aja
" lalu si Salu masuk ke dalam kamar nya si Salwa
Salu. : Ayoo dong buruan bangun...ini sudah siang, nanti kita terlambat
Salwa. : iya....iya...
" lalu si Salwa langsung bergegas pergi menuju ke kamar mandi, untuk pergi ke kampus.
" setelah selesai bersiap-siap,si Salwa langsung mengambil tas dan bergegas berangkat bersama Salu.
" sesampainya di kampus pun, mereka memulai pelajaran yang pertama,para mahasiswa yang lainnya, memasuki ruang kelas, masing-masing dan beberapa jam kemudian.
" si salwa mendapatkan teror melalui pesan singkat dan juga telepon dari seseorang yang tak di kenal oleh nya.
" hari demi hari, seseorang tersebut makin menjadi-jadi mengirim kan teror tersebut.
" sampai akhirnya ia tidak berani ke luar apartemen dan ke kampus.
" melihat kejadian tersebut si Salu sangat khawatir dengan kondisi dan keadaan si salwa.
__ADS_1
" Salu pun berusaha untuk menghibur si Salwa agar tidak terlalu memikirkan kejadian tersebut
" Dari solo pun bunda Nayla dan pipih Andra memantau nya dari kejauhan dan ia juga selalu mengabari sang anak tercinta.
" kejadian tersebut juga sudah di urus oleh keluarga nya si Salwa,agar sang anak tidak di ganggu oleh seseorang yang berusaha untuk menyakiti putri tercinta nya.
" lambat laun, keadaan si Salwa pun sudah agak membaik dan kembali seperti Salwa yang ceria dan hamble.
" lalu Salwa juga menyuruh seseorang untuk menyelidiki siapa kah seseorang yang berusaha meneror dan menyakiti nya.
" beruntung nya si Salu mempunyai seseorang yang bisa menyelidiki kasus yang seperti ini.
" Salu pun langsung memperkenalkan nya kepada si Salwa, orang tersebut bernama Pak Victor
" pak Victor adalah salah satu seseorang kepercayaan dari keluarga si Salu karena keluarga si Salu mempunyai beberapa perusahaan terkenal di Melbourne.
" bukan hanya di Melbourne saja juga ada di beberapa kota Eropa.
" Salwa pun meminta tolong kepada si Salu,Salu pun menyetujui nya asal si Salwa tidak memberi tahu kepada siapa pun.
" ia pun bersepakat kepada nya,lalu Salu langsung menghubungi pak Victor salah seorang kepercayaan keluarga dan sekaligus pengacara dan tangan kanan Daddy nya.
" setelah Salu berkomunikasi dengan pak Victor tak lama kemudian,si pak Victor sudah mengetahui nya.
" Salu pun langsung mengingat nya bahwa si Salwa pernah bercerita kepada nya
" bahwa ada salah satu kawan SMA nya yang pernah menyakiti nya adalah si Karin.
" dari semenjak SMA negeri pun,si Karin memang sudah sangat Benci sekali kepada si Salwa
" karena ia sangat iri kepada nya dan ia juga berusaha untuk mencelakakan seseorang yang berusaha menghalang-halangi nya.
" setelah si Salwa mengetahui semua nya, Salwa berusaha untuk bermusyawarah kepada keluarga besar nya yang ada di solo.
" ia pun keesokan harinya meminta Cuti kuliah ,agar masalah nya cepat selesai.
" keesokan harinya pun si Salwa pergi berangkat terbang ke solo yang di temani oleh si Salu.
" karena hanya si Salu dan pak Victor lah yang mengetahui semua masalah nya.
" Di perjalanan pun si Salwa dan Salu tetap berwaspada dan berhati-hati, takut kalo orang suruhan si Karin mencelakakan dirinya.
" Tanpa terasa mereka pun sudah sampai di bandara Adi Soemarmo, mereka berdua pun di jemput oleh bunda dan pipih
" serta om dan tante si salwa, mereka berdua sangat terlihat senang dan bahagia sekali, karena bisa selamat sampai tujuan.
__ADS_1
" akhirnya mereka langsung bergegas pergi menuju ke rumah si Andra.
" lalu mereka semua sudah sampai dan untuk beristirahat karena seharian di pesawat belum lagi dengan pesawat yg delay.
" sebelum mereka beristirahat, mereka di buatkan sebuah minuman herbal yang di buatkan oleh mba Surti.
" Salu pun menyukai minuman yang di buatkan oleh mba Surti, sampai-sampai ia ingin mencoba membuat kan nya
" bunda Nayla berjanji kepada si Salu, untuk mengajar bagaimana cara membuat kan minuman tersebut.
Salu. : om,Tante ini minuman apa yah, boleh saya minum?
Andra : oooh boleh-boleh nak silahkan di minum selagi hangat.
Nayla. : oiya nak, sebelum nya nama kamu siapa?tadi di bandara si Salwa lupa memperkenalkan nya kepada om dan tante
Salu. : ooh iya maaf om, Tante nama saya
Sallu Eliza Azahra,i am from
India(saya berasal dari India)
( kebetulan saya satu kampus dan
satu apartemen dengan si Salwa)
Nayla. : oooh, makasih yah nak sudah menemani anak bunda di sana yah, karena om dan tante tidak bisa setiap hari melihat nya.
Sallu : iyaaa Tante,oiya Tante ini minuman nya enak banget loh,ini yang buat Tante yah.
Nayla. : iyaaa Tante yang buat, karena itu salah satu kesukaan nya si Salwa jikalau di habis bepergian dari mana pun
Sallu. : oooh gitu yah Tante,aku boleh engga Tante minta di ajarkan cara membuat nya.
Nayla. : iya boleh,besok pagi akan Tante ajarkan bagaimana cara membuat nya.
Sallu. : siiiiip,tantee makasih banyak yah sudah di buat kan
Nayla. : iyaaa nak sama-sama,ya sudah kamu istirahat yah, karena kamu lelah sudah seharian di pesawat,si salwa pasti sudah tidur duluan.
Sallu. : iyaaa Tante,kalo gitu aku pamit istirahat ke kamar yah.
Nayla. : iya nak
Terimakasih atas partisipasinya dalam membaca novel " AKU ADALAH AKU " jangan lupa klik tombol like dan favorit,dan dukung terus author dengan memvote nya.
__ADS_1