Aku Benci Tapi Aku Cinta

Aku Benci Tapi Aku Cinta
Chapter satu


__ADS_3

Setelah beberapa bulan bersama dengan Reno, begitu banyak rintangan yang harus dihadapi Dara dan Reno. Baik itu masalah sekolah ataupun tentang hubungan mereka berdua. Dara takut jika PTN yang dituju Reno berbeda dengannya. Dara tidak ingin berpisah ataupun jarang bertemu Reno, apalagi jika tidak satu PTN, maka Dara tidak bisa memantau Reno. Namun itu masih terbilang cukup lama dibandingkan dengan ujian semester yang akan diadakan sebentar lagi. Suatu hari Reno berkata kepada Dara agar lebih fokus untuk ujian semester dulu.


“ Dara, kamu fokus aja sama ujian dulu ya, kamu jangan banyak mainnya. Aku gamau karena hubungan ini nilai kita jadi berantakan.” Ucap Reno dengan penuh perhatian sambal mengelus kepala Dara


“ Reno, kamu tenang aja. Kamu harus lebih percaya sama aku, aku bisa kok membagi waktu belajar dan bermain. Aku gamau aja kamu merhatiin cewe lain selain aku. Jadi kamu harus selalu dibawah pengawasanku, titik.” Dara berkata sambil memeluk Reno


“ Hmm, awas aja kalau nilai kamu turun ya.”


“ Aku gamau kamu terbebani karena aku.” Reno tersenyum sambil menganggukkan kepala


“ Okeee baby, kamu juga ya.” Dara menjawab dan membalas senyuman Reno


Alarm masuk berbunyi, Dara dan Reno pun segera kembali ke kelas. Sesampai dikelas, Dara melihat ada cewe yang duduk di kursinya Reno, spontan Dara pun mendatanginya,

__ADS_1


“ Ekhmm, mbak. Permisi, ini tempat duduk saya, mohon pindah ya.” Dara berkata dengan pandangan sinis


Reno yang melihat hal itu merasa kalua Dara terlalu berlebihan. Setelah jam keluar, Reno mengajak Dara ke café.


Sesampai di café, Reno memesankan makanan kesukaan Dara, dan secangkir kopi hitam untuknya. Sembari menunggu pesanan datang, Reno mulai berbicara kepada Dara,


“ Dara, kamu cantik banget hari ini.”


“ Kamu jangan marah melulu, ntar cantik kamu hilang lho dimata orang lain.” Reno berkata sambal mengelus dagu Dara


“ apalagi itu cewe. Kek gak ada cowo lain aja, ihhhh pokoknya sebel.” Dara berkata dengan muka merajuk


Melihat Dara yang begitu lucu, Reno pun menyubit pipi Dara. Reno tersenyum dan tertawa melihat sikap Dara yang seperti anak kecil. Karena Reno sudah menyampaikannya kepada Dara, Reno pun mencari topik lain.

__ADS_1


Sudah sejam berlalu, Reno dan Dara akhirnya keluar dari café tersebut. Reno memutuskan untuk mengantar Dara sampai kerumahnya baru setelah itu pulang.


Namun Dara menyuruh agar Reno langsung pulang saja. Dara tidak ingin Reno berkuluyuran tanpa pengawasannya, makanya Dara menyuruh Reno segera pulang dan mengabarinya setelah sampai di rumah; Awalnya Reno menolak, namun Reno tidak ingin membuat Dara kecewa, jadi Reno pun menuruti perkataan Dara.


Sesampai di rumah masing-masing, Dara menanyakan kabar Reno lewat whatsapp. Sudah sejam berlalu, tapi Reno tak kunjung membaca apalagi membalas whatsapp Dara.


Dara pun kesal karena Reno tidak mengabarinya, jadi Dara langsung tidur karena lelah.


Keesokan paginya, Dara mengecek handphonnya, namun masih belum ada kabar dari Reno. Karena tersulut emosi, Dara pun pergi mendatangi rumah Reno.


Sesampai di rumah Reno, Dara melihat Reno dari kaca kalau Reno sedang membantu orang tuanya. Hal tersebut membuat Dara bingung, apakah semalaman Reno tidak ada memegang hp.


Karena melihat Reno yang sibuk, Dara Kembali ke rumah. Dara menunggu balasan dari Reno, hingga pada siang hari Reno menelpon Dara.

__ADS_1


Reno menjelaskan semua kesalah pahaman yang terjadi, Reno juga mengatakan ketika sampai dirumah baterainya hampir habis, jadi Reno meninggalkan hp-nya yang dicas.


Setelah mendengar semua penjelasan Reno, Dara meminta maaf kepada Reno karena sebelumnya mengira Reno yang tidak-tidak. Lalu obrolan terus berlanjut hingga malam hari.


__ADS_2