
Pagi yang cerah telah tiba, Dara terbangun dari tidurnya dan langsung membereskan kamarnya yang berantakan. Setelah itu, Dara segera mandi dan melakukan tugasnya sehari-hari.
Dara pun tidak lupa sarapan pagi, bahkan Dara menelpon Reno dan menyuruh Reno agar sarapan juga. Sungguh Dara sangat perhatian kepada Reno.
Reno yang baru bangun dari tidurnya, terlihat kusut dan sangat berantakan. Tapi itulah salah satu hal yang disukai oleh Dara, Reno terlihat lucu dan menawan.
"Ahhh, kenapa Dara? ini masih pagi, apalagi ini hari libur. Biarkan aku beristirahat dengan tenang Dara, aku sangat capek. " ucap Reno menjawab panggilan Dara
"Hih, ga boleh gitu tauk, kamu harus terbiasa bangun pagi. Sarapan sana, udah kesiangan banget nih, jangan lupa cuci muka terlebih dahulu. " jawab Dara dengan tegas tanpa mempedulikan ucapan Reno
Akhirnya terjadilah adu argumen yang berlangsung selama beberapa menit, hingga akhirnya Dara juga yang selalu menang. Reno tidak bisa melawan perkataan Dara, jadi Reno harus mengikuti apa yang di suruh oleh Dara. Reno terlihat lesuh dan berantakan, bahkan dia terlihat sedikit kesal. Meskipun begitu, di hati Reno dia selalu menerima dan mendengarkan perkataan Dara dengan senang hati.
Reno telah menyelesaikan semua yang dikatakan Dara, Reno tidak merasa ngantuk lagi, jadi dia memutuskan untuk belajar sebelum ujian akhir diadakan.
Reno mengajak Dara belajar bersama, jadi dia mengundang Dara untuk datang ke rumahnya.
__ADS_1
Dara tentu senang bukan kepayang, Dara langsung bersiap dan segera menuju rumah Reno dengan penuh semangat.
...****************...
SAMPAI DI RUMAH RENO...
Dara mengetok pintu dan mengucapkan salam, lalu beberapa detik kemudian pintu dibukakan oleh mamanya Reno,
"Eh sayang, mau belajar bareng sama Reno ya? Itu Reno nya di dalem, masuk aja. " Mama Reno memberi pelukan hangat kepada Dara, sambil membawa Dara masuk kedalam rumah
"Gaklah, buat anak kesayangan mama, setiap hari pun main kesini juga gapapa. " balas mama Reno sambil menggenggam tangan Dara
Dara dibawa masuk oleh mama Reno, dan Dara diminta menunggu di ruang tamu sementara mama Reno menyiapkan cemilan.
Cemilan yang sudah disiapkan oleh mama Reno, dibawa oleh Dara ke kamar Reno.
__ADS_1
"Renooooo, ini Dara. Buka pintunyaaaa!!! " Dara berkata dengan tegas kepada Reno
"Aihhhh, Dara jangan marah-marah, nih ku bukain nih. " jawab Reno dengan wajah kaget
"Iya iya, gada yang marah lhoooo Reno, aku cuman ga sabaran aja bisa ketemu sama kamu di hari libur, biasanya kamu sibuk mulu tuh. " jawab Dara dengan senang sambil meletakkan cemilan yang dibawanya tadi
Setelah bertemu, Dara terus menempel ke Reno, bahkan saat belajar pun, Dara tidak pernah melepaskan Reno.
Tiga jam telah berlalu, Reno dan Dara sudah selesai membahas pelajaran. Dara mengajak Reno untuk istirahat dulu, dan memakan cemilan tadi.
"Makan gih, mama kamu yang nyiapin tadi. Ntar aku bilangin ke mama lho! " Dara mengancam Reno sambil tersenyum
"Ho'oh Dara, tenang bae soal itu mah. Apa sih yang nggak buat mu. " Jawab Reno sambil memakan cemilan
Dara dan Reno bercerita banyak hal, dimulai dari Dara yang bercerita tentang keputusan dia untuk melanjutkan kuliah diluar kota, sedangkan Reno yang bercerita tentang keputusannya untuk mengambil beasiswa keluar negeri.
__ADS_1