
Pernah ketemu calon customer yang mau ikut piknik trus dia ngajakin ngobrol ngalor ngidur yang ujungnya jelek jelekin travel agent sebelumnya
Pernah juga ketemu tamu yang inap di homestay trus pas cek in dia juga jelek2in tempat nginap dia sebelumnya
pernah dapet screenshootan salah satu group WA yang gibahin nama ku pdhl orang orang yang ada di group itupun aku gak kenal,
ketemu banyak orang dari yang kenal sampe yang tidak kenal sekalipun membuatku belajar bahwa mendengarkan orang tidak sepenuhnya perlu di tanggapi
aku selalu berpikir ketika ada orang berbicara buruk tentang orang lain kepadaku maka orang tersebut akan membicarakanku juga kepada orang lain ,
ini alasannya kenapa aku ngebet banget setelah lulus S2 ini pengen langsung lanjut S3, pengen belajar mendalami bisnis management karena didalamnya ada ilmu Etika Bisnis
ya,,,karena buatku bisnis itu bukan masalah untung dan rugi tapi bisnis itu masalah surga dan neraka
semakin aku belajar berwirausaha aku semakin faham bahwa bisnis dilakukan bukan hanya untuk mengejar keuntungan tapi belajar juga Etikanya.
Dulu saat memulai bisnis aku melakukan semata mata mengejar keuntungan dan Keuntungan itu menjadi tujuan akhir karena parameter sukses tidaknya sebuah bisnis akan dilihat dari seberapa besar keuntungan yang didapat. Seberapa banyak aset yang sudah dimiliki. Dan seberapa besar market share yang aku rebut.
Tetapi semakin berjalannya waktu aku sadar itu salah, walau memang pada umumnya mindset bisnis seperti itu , tapi lama lama aku lelah mengejar parameter mindsetku
Tujuan bisnis pasti sejalan dengan tujuan hidup karena hidup tidak hanya horizontal tapi juga vertikal
Bisnisku untuk hidupku
__ADS_1
Lalu pertanyaannya, hidupku untuk apa ???
aku semakin mengerti hidupku sejatinya untuk mengabdi pada Tuhanku, karena ujung dari hidupku adalah mati dan ibadahku dibatasi dengan mati,
Setelah mati aku akan di tempatkan antara dua yaitu surga dan neraka dan semua tergantung amalku
Bisnis yang ku lakukan akan menentukan apakah aku layak masuk surgaNYA atau sebaliknya
#Tulisanku adalah pengingat untuk diriku
*****
Kok melamun ??
Masih mikirin bisnis ? begitu tanya nya...
Kugelengkan kepalaku sambil tersenyum
Jangan bohong, aku tau apa yang ada dalam pikiranmu pa
Sudah ...Yakinlah
Tak ada doa yang tak dikabulkan Tuhan
__ADS_1
Jika Dia membuat manusia menunggu maka bersiaplah untuk menerima lebih banyak dari apa yang di minta selama ini
Kalau bukan karena iman, manusia tidak perlu mendengarkan dan jika tak mau mendengar maka tdk akan memahami...
Jika bisnis tahun ini terasa berat maka pastikanlah bahwa ia akan terasa berat lagi bagi mereka yang hatinya hampa dari iman.
Sebagai penyandang profesi dokter istriku percaya bahwa permasalahan pribadi adalah bagian perkara manusia tdk hanya dengan buminya tapi dengan langitnya
Dia percaya bahwa banyak permasalahan didunia yang bisa diatasi dengan rekayasa , sebagaimana pesawat melalui rekayasa mekaniknya dengan sedemikian berat bisa melawan hukum gravitasi,
sebagaimana ruangan yang panas bisa
didinginkan lantaran dengan rekayasa melawan hukum entropi ,
sebagaimana wanita yang sdh lama menikah dan belum menunjukan tanda2 kehamilan maka hukum biologi mengenal dengan rekayasa inseminasi
Begitupun dengan bisnis karena bisnis bagian dari takdir,
Tuhan sudah merekayasa takdir manusia dan Manusia berjalan diatas takdir yang telah di gariskan,
Tapi manusia diberi kesempatan untuk menuju takdir lain yang lebih baik dengan ikhtiar dan berdoa..
Bukankah doa bisa merubah rekayasa takdir?
__ADS_1
Terima kasih Tuhan hari ini masih bisa bernafas dibelakang rumah