Aku Bersyukur Memiliki Nya

Aku Bersyukur Memiliki Nya
episode 03


__ADS_3

Si " temen " : Jaaaaa.....ikut trip yang ke malaysia boleh diskon ?


Si " teja " : bolehhhh


Si " temen " : kan harganya 1.99 juta boleh gak jadi 1.75 juta ?


Si " teja " : Boleh


Si " temen " \= aku ikut berdua sama sepupuku yah ja jadi 1.75 jt x 2 \= 3.5 juta yah ja ...


Si " teja" \= yes bener


Si " temen " \= jaaaa boleh gak di lempengin aj jadi 3 juta


Si " teja " \= Bangkeeeeeee,,, makan tuh ular kobra ( lah piye wis keselllll ehhh 😡😡😡😡 )


Si " temen " \= read only


Mbah gudegnya Dua yah, 


Sdh lama Aku sama istri gak makan gudeg..


sm teh panas yah mbah...


Aku perhatikan wajahnya si mbah penjual gudeg Ini yang Sudah tak muda lagi,


Mbah waginah begitu beliau sering disapa Pelanggan nya... Perempuan berusia 95 th Ini masih aktif berjualan melayani pelanggan setianya, diusia yang sudah senja tapi begitu semangat bekerja

__ADS_1


Ah seketika aku merasa tertampar, usiaku sangat jauh berbeda dengan mbah waginah artinya seorang mbah waginah saja masih semangat bekerja kenapa aku tidak.. ?


Mengeluh adalah cara hidup yang paling "kotor" untuk di lakukan, Meskipun esensinya hidup adalah masalah tp bukan berarti aku pasrah dan menyerah.


Percaya akan takdir dan ketentuan Tuhan itu perlu tapi bukan bedarti aku menyalahkan aturan main - nya


Roda hidup memang selalu berputar dan perputarannya tak selalu sama dengan harapan. Tapi Tuhan memiliki perencanaan yang lebih indah untuk kebaikanku. Karena Dia berjanji, tidak akan memberi cobaan melebihi batas kemampuan umat-Nya.


Aku yakin, doa dan usaha adalah modal utama untuk penyelesaiannya.


Hari ini aku belajar dari mbah waginah bahwa


Kesedihan, kesulitan, dan kebahagiaan selalu berjalan beriringan dengan dibumbui berbagai rintangan dan kegundahan hati yang sering mengisyaratkan diri untuk berhenti.


Temen, kalau ke jogja 


Harganya sangat murah seporsi cuma 10 ribuan saja


walaupun tempatnya sederhana tapi rasanya begitu mewah di lidah 


seperti penjualnya walaupun usianya telah senja tapi semangatnya tak pernah dimakan usia..


Lagi melow hari ini, curhat sama ibu tentang sesuatu yang ga pernah ada akhirnya.


Ya tentang si pencela atau kalau bahasa milenialnya “ Haters “


Ibu,,,kenapa sejumlah orang tertentu tidak menyukaiku padahal aku tak pernah mengusik mereka bahkan aku tidak pernah mengenalnya karena tatap muka pun hanya via sosial media

__ADS_1


Ibu selalu menjawab singkat


“ JADILAH DIRI SENDIRI “


Mengikuti kehendak orang itu penat bahkan tidak membuahkan inspirasi yang ada hanya mengaburkan langkah,


Bagus untuk dijadikan pertimbangan tapi kalau untuk dijadikan referensi menjalankan kehidupan maka semua orang seperti sedang memegang pena untuk menulis cara hidupku


Alih alih akan tertulis rapi tapi pena milikku malah akan patah, maka : JADI DIRI SENDIRI SAJALAH 


Yang baik di ambil dan yang mengoceh abaikan saja,


ya benar ternyata semakin aku abaikan semakin aku bahagia karena hidup standardnya bukan lagi kata orang tapi apa kata hati ini.


Manusia itu ada banyak dan isi kepalanya lebih banyak lagi.


Jika gaya hidupku masih meniru niru orang lain itu artinya masih puber prinsip.


Jalani setiap tahapannya tp aku harus terus waspada sehingga tak terjebak selamanya.


Akan ada saatnya buatku menemukan diriku sendiri dan tak perlu meniru buta gaya orang yang aku teladani karena ... 


AKU YAH AKU , KAMU YAH KAMU , DIA YAH DIA dan MEREKA YAH MEREKA


Sedikit lebih beda lebih baik dari pada sedikit lebih baik


MAKA , JADI DIRI SENDIRI SAJALAH

__ADS_1


__ADS_2