
Seperti itulah keseharian meisan , ditengah sibuknya menjaga toko dia mencari calon suami untuk dirinya sendiri
"Haii boleh kenalan"
"Iyah boleh" jawab meisan
"Namamu siapa ?"
"Aku meisan , panggil saja mei" jawab meisan
"Aku Riki , mei asli mana ?" kata riki
"Aku tinggal di kota S" jawab meisan
"Jauh juga ya , aku tinggal di pulau K" kata riki
"Gak terlalu jauh juga kok" jawab meisan
"Mei aku suka sma kamu , kamu mau gak jadi pacarku" kata riki
"Ehh itu terlalu cepat , aku bahkan belom kenal sma kamu" jawab meisan
"Ya kita bisa jalanin hubungan ini sambil mengenal satu sama lain" kata riki
"Baiklah" jawab meisan
Dihari itu juga meisan akhirnya memiliki seorang kekasih , tentunya dia sangat senang sekali . Tapi perlahan hubungan mereka mulai berubah
"Mei ayo perlihatkan tubuhmu" kata riki
"Apa maksudmu ?" jawab meisan
"Itu adalah hal yang diwajibkan saat berpacaran" kata riki
__ADS_1
"Tidak ada hal seperti itu" jawab meisan
"Apa kau tidak menyayangiku ?" kata riki
"Akuu.." jawab meisan
"Kalau kau menyayangiku maka perlihatkanlah tubuhmu" kata riki
"Tidakk.. tidak akan pernah" jawab meisan
"Cihhh... dasar wanita tidak berguna.. kalau begitu kita putus saja" kata riki
Riki kemudian memblokir nomor meisan
"Haaahhh... laki laki macam apa itu.. kenapa dia seperti itu.. mana ada perempuan yang mau memperlihatkan tubuhnya kepada orang yang belom tentu menjadi suaminya" kata meisan dalam hati
Meisan kemudian memblokir nomornya , setelah kejadian itu meisan sama sekali tidak putus asa . Dia terus mencari calon suaminya melalui aplikasi perjodohan
Tak terasa sudah 3 tahun berlalu dan meisan telah gagal dalam hubungan percintaan
"Sudah kakak bilang , carilah lelaki yang lebih matang darimu . Maka kau akan mendapat kebahagiaan seperti yang kau inginkan" jawab kak pian
"Kakak tidak tau sih.. kalau aku cari yang agak matang aku yg gak bisa mengimbangi" kata meisan
"Hahaha.. kau tak perlu mengimbanginya" jawab kak pian
"Apa maksud kakak ?" kata meisan
"Kau akan mengerti kalau kau telah menemukan orangnya" jawab kak pian
"Hmmm.. aku tak paham" kata meisan
"Sudahlah jangan terlalu banyak berpikir , lalu bagaimana dengan aplikasi perjodohanmu itu ?" jawab kak pian
__ADS_1
"Sepertinya aku akan menghapusnya.. tak ada lelaki yang benar benar serius terhadapku" kata meisan
"Itu keputusan yang benar . Jangan mudah percaya pada laki laki yang ada di aplikasi tersebut , kebanyakan dari mereka hanya bermain main . Itu masih mending dari pada memanfaatkanmu" jawab kak pian
Meisan tidak membalas pesan tersebut
"Haaaahhh....." suara helaan nafas
Meisan melihat sekali lagi aplikasi pencari jodoh itu , ketika dia hendak menghapus akunnya muncul sebuah notif
"Hai , boleh kenalan ?"
Saat meisan melihat foto profilnya , dia tidak berhenti untuk menatapnya
"Iyah boleh" jawab meisan
"Namamu siapa ?"
"Aku meisan , panggil saja mei" jawab meisan
Tidak ada balasan dari pesan singkat itu , kemudian meisan membiarkannya . Dia mengurungkan niat untuk menghapus aplikasi perjodohan itu , entah apa yang ada dipikirannya
"Tringg" suara notif
"Kak apa aku mengenal laki laki ini ?" kata meisan sambil mengirim sebuah foto
"Tidak , mengapa ?" jawab kak pian
"Tidak apa apa.. hanya aneh" kata meisan
"Aneh kenapa ?" jawab kak pian
"Bukan apa apa.. hanya merasa aneh" kata meisan
__ADS_1
"Hahaha.. sepertinya adik kecilku mulai tertarik dengan seorang laki laki" jawab kak pian
Baru pertama kali ini meisan merasakan hal seperti ini , dia tidak tau mengapa . Hanya saja meisan merasa bahwa laki laki itu adalah orang baik