AKU BUKAN LAGI MENJADI SATU-SATUNYA

AKU BUKAN LAGI MENJADI SATU-SATUNYA
Part 5 (Tunanganku Meninggalkanku)


__ADS_3

Saat itu setelah Wira kembali ke tempat dinas, seperti biasa Wira sangat memanjakanku, Setiap hari Wira memberikan kabar melalui Vcall, Namun setiap apa yang dilakukan Wira disana aku sulit untuk mempercayainya lagi...


Apa aku salah jika aku tidak mempercayai wira kembali??


Sejak kejadian yang lalu sikap overpritektif-ku semakin menjadi, aku semakin mengekang dan membantah Wira (Wira tetap sabar), Saat itu Wira berpamitan denganku mau kumpul dengan Let***g nya (Aku mengijinkanya namun dgn syarat dia harus Vcall denganku setelah tiba dilokasi) dan benar Wira menuruti kemauanku, aku mengajak Wira Vcall hanya untuk memastikan Wira benar2 dengan Let***g nya, aku meminta kepada Wira setiap yang dilakukanya diluar rumah wajib berpamitan denganku (bukan maksud apa2, aku hanya ingin Wira menepati janjinya) Wira melakukan itu beberapa bulan dengan sangat ikhlas dan tulus tanpa bantahan apapun...


Namun di bulan Mei 2020 Wira mulai memberontaku dan jarang berpamitan kemanapun dia pergi (ada apa sebenarnya) ....


Aku tau mungkin Wira lelah dengan sikapku yang overprotektiv seperti anak-anak, namun sikapku seperti ini karena ulah dia sendiri (tapi tetap aku yang disalahkan) aku gak tau harus gimana lagi ya allah..


Aku pernah membiarkan Wira seliar-liarnya dan akhirnya dia mengkhianatiku, sekarang aku mulai mengekang dan membantasi pergaulanya dan akhirnya aku tetap di khianati, Apa aku harus meninggalkanya supaya dia mengerti gimana rasanya benar2 kehilangan?? (Pikirku buntu waktu itu)...


Singkat cerita 2 bulan berlalu, Bulan depan (Agustus 2020) Wira ulangtahun yang ke 25thn dan aku akan memberikan moment yang spesial untuknya (semoga dengan ini Wira bisa melihatku), 1 bulan sebelum hari H aku mulai sibuk mencari tempat pemesan (Nasi tumpeng) didaerah tempat dinasnya, semua toko sudah aku hubungin satu/satu namun mereka semua gak bisa deliv (aku mulai putus asa dan kebingungan) tetapi saat itu  allah memberikan aku jalan, iya temanku yang didaerah sana mengabariku dan memberikan no hp toko pembuatan nasi tumpeng, aku seneng banget dong akhirnya aku menemukan toko yang bisa deliv ke tempat dinas Wira (Berapapun budgetnya yg penting dapet deh) pikirku pendek waktu itu...


Oke rencana awal sudah selesai, sekarang tinggal mencari kado untuk Wira, kebetulan Wira sedang mengingkan satu barang (Jaket) dan aku mencarikan barang yang dia inginkan, untung aku punya toko langganan (jaket) jdi enak tinggal whatshapp trus kirim hehe..


Lagi dan lagi allah memberikan ujian untuk hubunganku, 2 Minggu sebelum Hari H Wira ulangathun gak ada angin gak ada hujan sikap Wira berubah Drastissss (Wira jadi kasar) Aku bener2 hancur saat itu melihat sikap Wira terhadapku yang keterlaluan, Wira tak pernah lagi Vcall setiap malam seperti biasanya,Wira hanya sesekali menghubungiku dengan berpamitan dia mau tidur, okelah aku meng-iyakanya (meski aku curiga Wira tidak benar2 tidur), kebetulan malam itu aku bener2 kangen sama Wira akhirnya aku mencoba mem-Vcall Wira tapi apa yang terjadi (Wira dipanggilan lain) ya allah nyesek bnget tapi aku masih bisa berfikir positif saat itu (mungkin Wira sedang menelpon temanya), Aku terus mencoba menelpon sampai pukul 01.00 Wib aku masih mencoba menelpon tetapi Wira masih dipanggilan lain (disitu aku mikir pasti wira menelpon wanita lain), malam itu aku lelah akhirnya aku tertidur dan keesokanya Wira masih tidak menghubungiku (biasanya kalau ada panggilan tak terjawab wira langsung mengabari) tapi kali ini enggak hmmm...


Pagi itu aku tidak menanyakan apapun persoalan semalam (aku ingin Wira yang menceritakanya sendiri) tapi sampai malam kembalu Wira tidak menceritakan apapun ke aku (aku masih diam) sampai akhirnya Wira berpamitan mau tidur cepat dengan alasan besok pagi mau ke kantor (okelah lagi lagi aku mengijinkanya), selang beberapa menit Wira berpamitan aku mencoba nelp kembali pakai whatshapp darrrrrrrrrrrrrrr (Wira dipanggilan lain lagi) aku hancur bnget setiap malam dipanggilan lain sedangkan aku jarang di telp lagi, namun setelah itu Wira menelponku balik dan bilang kalau dia hbis menelpon temenya (aku pun percaya) krna dipanggilan lainya cuma sebentar dan wira langsung menelponku balik, dengan senang hati aku menyuruh Wira untuk tidur kembali...


Namun sekitar pukul 23.20 Wib aku iseng nelp lagi (whatshapp) dan allhamdulilah tidak dipanggilan lain (aku seneng banget), tpi bukan sebatas itu aja, aku juga menelpon Wira melelui telp biasa tapi ternyata (panggilan menunggu), ya allah disitu aku hancur kesekian kalinya, wira bukan hanya berbohong denganku tapi wira juga mengelabuhiku (menelpon wanita lain pakai no biasa) aku menelpon dia berkali-kali hingga pukul 01.30 Wib panggilan masih menunggu, singkat cerita keesokan harinya aku bertanya dan mendesak Wira untuk menscreentshot/memfotokan terakhir panggilanya dengan siapa (tapi Wira malah banyak alasan dan memaki maki aku) disitu aku semakin tambah hancur dan sakit, Wira semakin terus menyalahkanku sampai akhirnya Wira mengganti Foto pp Whatshapnya dengan Foto sendiri (sebelumnya Wira pakai foto berdua denganku), Wira juga menghapus namaku di status Whatshappnya, aku semakin yakin Wira memiliki wanita lain, karena sebelumnya wira gak pernah sampai seperti ini...


aku coba tanya baik2 ke Wira...


D : "Syg aku minta maaf kalau udah nuduh yg enggak2, aku mau pp dan statusnya dikembalikan seperti semula" (seru ku perlahan membuka hati Wira)


W : "Maaf gak bisa, bukan aku gak mau tpi aku sering dpet teguran dri seniorku gara2 aku pasang pp mu dan status pakai namamu" (jawab wira singkat)

__ADS_1


D : "Oh gitu ya, kok aneh ya kenapa negurnya gak dari kmren2 ya?" (Jawabku dengan pura2 polos)


W : "Ya aku gatau" (Jawab Wira ketus)


D : "Yaudah deh, tpi barusan aku lihat punya si A kok pp nya masih sma pacarnya, katanya gak boleh?" (Karena Wira dan A satu tempat dinas)


W : "Ya gak ngerti aku, nnti klw udah siap atau bener2 kita nikah aku pasang lagi" (jawab ketus lagi)


D : "Iya syg, Ooh ya semalam nelp siapa yank?"


W : "Nelp gabungan sama temenku"


D : "Kok gk ngomong hehe biasanya loh bilang klw mau nelp siapa aja"(jawabku sedikit memancing Wira)


W : "Sengaja gak bilang tkut km marah, krna aku Vc sama temen2 SMA ku dan disitu ada cweknya 2 orang, kamu kan selama ini sensitif klw aku Vc temen cwekku" (jawab ngelesnya Wira)


W : "Udah ku hapus semua, tinggal panggilanmu aja yg ada" (Wira mengirimkan ss panggilan yg cuma aku aja)


D : "Yah kok tumben langsung dihapus sih yank"


W : "Ya karena aku gak mau kamu salah paham" (Wira masih mengeles)


Sejak itu Wira jadi orang asing buat ku, Wira juga menonaktifkan (terakhir dilihatnya) dan aku masih sabar karena aku gak mau moment yg udah aku siapin jauh2 hari hancur gitu aja karena ke ingin tahuanku tentang Wira...


Aku berusaha kuatin hatiku, aku tahan emosiku, aku bertahan sendirian sampai hari H Wira ulangtahun (Aku harap kejutan ini bisa membuat Wira ingat denganku)... tapi semakin hari Wira semakin menunjukan kalau Wira memiliki wanita lain (tapi aku masih pura2 bodoh)...


Hari H ulang tahun Wira semakin dekat, 5 hari sebelum hari H adalah hari anniversary kita, tpi malam itu bukan hari spesial untuku melainkan hari kehancuran untuk aku, iya malak itu aku memang meminta Wira memVcal aku sampai larut malam (karena aku ingin mengucapakan anniversary tepat pukul 24.00 Wib) namun Wira memarahiku habis-habisan dengan alasan aku menggangu waktu istirahatnya (aku cuma diam) sampai akhirnya Wira bilang aku perempuan yang gak tau diri, malam itu aku bener udah gak kuat nahan sakit hatiku selama beberpa hari ini, aku sampein semua unek-unek sampai semua pertanyaan yang aku sembunyikan selama ini ke Wira, namun Wira malahan semakin membentakku, Wira semakin menyalahkanku, Ini bukan Wiraku!! (Pikirku saat itu) , Selama ini Wira gak pernah memperlakukan aku seburuk ini, bahkan Setiap ada kesalahpahaman Wira selalu meminta maaf tapi kali ini Wira benar2 tidak memperdulikan aku, Malam itu dengan hatiku yang hancur aku bilang ke Wira...

__ADS_1


D : "Maaf malam ini udah bikin km marah, aku cuma mau bilang Happy Anniv ya mas, semoga hubungan kita baik2 aja, aku sayang kamu, seribu x kamu menyakitiku seribu x aku akan memaafkanmu mas, aku gak ngerti salahku apa sampai km tega seperti ini denganku, jujur aku gak kuat sama hubungan kita yang seperti ini" (seruku sambil menangis)...


W : "maksud kamu gak kuat gimna? Km mau hub udahan?" (Jawab ketus Wira)...


D : "Enggak mas, aku cuma capek hrus bertahan sendirian, km skrng berubah"


W : "Aku gak berubah, emng dri dulu pikiranmu selalu jelek ke aku" (Jawab singkat Wira)


Aku sengaja tidak membalas pesan Wira, semakin aku membalas semakin panjang masalahnya, sampai akhirnya aku tinggal Wira tidur namun ditengah malam aku terbangun dan membuka pesan dari Wira...


W : "Aku minta maaf, beberapa hari ini aku emang lagi deket sama seorang perempuan"...


D : "Aku sudah tau kok tapi aku diam, aku takut km semakin marah denganku" (sesak banget rasanya ya allah)


W : "Saat ini kamu cuma punya ragaku tidk dengan hatiku, makanya km sellau tersakiti olehku"


D : "Gapp mas aku seneng kok ngejalani ini, yang penting kamu bahagia"


W : "Sakit hati yang ada, mending kehilangan waktu daripada kehilangan orangnya" (dari sini aku tau maksud wira apa) iya Wira ingin hubungan kita berakhir sampai sini, tapi aku selalu mempertahankan Wira..


D : "Aku udah biasa tersakiti jdi gapp mas" (jawabku selo tapi sambil nangis)


Sejak itu hubunganku hancur, Wira tidak lagi mempertahankan hubungan kita, Sedangkan aku lelah berjuang sendirian, aku benar2 gak sanggup harus melihat tunanganku bersama wanita lain, sejak itu aku mulai mengambil keputusan tentang hubunganku dengan Wira..


D : "Selama beberapa minggu ini aku perjuangin kamu mati-matian, aku yang disakiti aku juga yang minta maaf, aku yang di khianati aku juga yang mempertahankan, tapi untuk hari ini aku sudah lelah dengan semua drama yang kamu buat, seharusnya dari awal aku udah tau kamu gak pernah serius denganku, seharusnya dri awal aku gak pernah memberikan kesempatan kedua untukmu, seharusnya dari awal aku tidak mengenalmu, aku tidak menyesali pertemuan kita, justru aku bersyukur dari kamu aku belajar gimana rasanya mencintai dengan tulus, gimana rasanya menjaga kesetiaan dan gimana rasanya disakiti (sehingga nanti aku tidak akan menyakiti pasanganku), terimakasih sudah mau menjadi bagian dalam hidupku selama 3 thn ini, terimkasih sudah memberikan kebahagian untukku, dan terimakasih atas semua pengkhiatanmu, mulai detik ini aku ikhlasin kamu bersama wanita pilihanmu, jaga dia baik2, jangan sakitin dia seperti ku, karena aku yakin dia tidak sekuat aku, semoga pilihanmu lebih baik dari ku, oh iya kalau nanti mau post foto berdua km dan wanitamu tolong ya disembunyikan dari aku, aku gak sanggup soalnya hehe, sampai kapanpun aku tetep sayang kamu, meski hubungan kita berakhir sampai sini tolong jangan sampai orangtua kita tau ya, biarin orangtua taunya kita baik2 aja, nnti kalau udah waktunya kita jelasin baik2 ke mereka" (Nulis pesan ini bener2 butuh hati yang kuat)


Next part 6 ya...

__ADS_1


__ADS_2