AKU BUKAN PEREBUT SUAMIMU (Aku Bukan Pelakor)

AKU BUKAN PEREBUT SUAMIMU (Aku Bukan Pelakor)
Aku Bukan Pelakor 1


__ADS_3

Sesampainya dirumah,Nindya segera membereskan bekas dagangan mereka dan menyuruh Nana mandi.meskipun umur Nana masih muda,namun Nana adalah anak yang mandiri terbukti Nana juga membantu ibunya berdagang


"Bu....nana sudah selesai mandi,nanti Nana bantu ibu buat kue lagi ya".begitulah ucapan Nana setiap hari yang membuat Nindya menangis setiap malam.dia sedih dan selalu teringat dengan mendiang suaminya,usia Nindya sekarang 26,dia menikah dengan Dimas diusia 24 tahun sedangkan Dimas saat itu berusia 26tahun.mereka memiliki selisih usia dua tahun,pada saat itu Dimas hanya seorang office boy namun karena keuletan dan kepintarannya akhirnya perusahaan mengangkat Dimas menjadi karyawan tetap dengan gaji yang cukup besar.


Sedangkan disisi lain terlihat Angga yang sedang terduduk dikursih kebesarannya sedang tersenyum.dia selalu teringat akan senyuman bocah tiga tahun yang mencoba menghiburnya tadi.


Sementara sang asisten Tian yang tiba tiba masuk,kaget saat melihat banyak kue kue tradisional di ruangan bosnya.kemudian yang membuat Tian lebih kaget adalah bahwa bosnya yang saat pergi kelihatan murung kini berubah cerah dan senang.


Maklum saja Angga dari kecil selalu dituntut untuk bisa perfect oleh keluarganya disegala bidang.angga akan menunjukkan sikap dinginnya jika berada dekat dengan keluarganya yang toxic,para investor dan musuh musuhnya.namun hal itu berbanding dengan apa yang dia lakukan kepada orang yang dia sayangi dan sahabat sahabatnya.


"Ya ampun bos,apakah kamu sudah gila.membeli banyak makanan yang kamu bilang kampungan,tersenyum sendiri.apa perlu aku panggil RSJ kemari".celetuk Tian enteng


"Hei...apa kau tak memiliki pekerjaan lain selain mencaci bosmu.tapi baiklah karna ku baru bertemu malaikat kecil yang manis aku akan memaafkanmu,lagipula aku tidak pernah marah padamu bukan.karena aku orang baik,Dermawan,penyabar dan tidak sombong".ucap Angga dengan narsis.


"Dasar bos narsis...oh ya bos berdasarkan pengintaian orang kita,sepertinya nyonya sedang pulang ke rumah kalian tuan".


"Baiklah aku akan pulang dan akan menyelesaikan masalah ini dengannya.oh ya kue kue itu bagikan saja pada siapa pun yang ingin".


Sementara itu didalam rumah


"Sayang...aku mau kamu segera berpisah dari si caper itu aku cemburu tau.neskipun kalian tidak pernah tidur satu ranjang tapi aku takut kamu akan tergoda dengan wajahnya yang pas-pasan itu".ucap pria itu degan nada manja


"Kamu tenang saja sayang,untuk saat ini aku belum bisa karena aku ini publik figur begitu juga dengan kamu.kalau kita ketahuan selingkuh maka popularitas kita akan menurun da begitu juga degan harta keluargaku.kita harus mencari rencana agar aku bercerai dengan dia tetapi bukan aku yang dituduh selingkuh,melainkan dia.sekaligus dia yang menggugat ku".ucapnya dengan berapi api.


"tapi adakah keuntungan untuk kita?".


"tentu saja agar orang orang tidak mencap aku tukang selingkuh,melainkan anggalah yang berselingkuh.rumor itu juga akan menambah popularitas ku".


."Baiklah.aku pulang dahulu sebelum bedebah itu pulang".

__ADS_1


"Bye sayang".


Setelah itu Lidya segera masuk kedalam kamar yang berada di lantai atas.kamar itu berada tepat disamping kamar angga.mereka memang tidur berpisah kamar.


Beberapa menit kemudian Angga sampai dirumah.terlihat bibi Ida sang art sedang menata meja makan.


"Bi apakah bibi melihat Lidya?".


" Nyonya ada di kamar tuan".ucap bibi.


Angga pun lansung menuju kekamarnya dan membersihkan diri.setelah membersihkan diri dia pergi kemeja makan.namun seketika dia teringat akan gadis kecil yang ditemuinya tadi.angga bermaksud agar menemuinya lagi besok di taman.


Sesampainy Angga diruang makan,terlihat Lidya sedang memakan makanannya.


"Lid...setelah makan aku ingin bicara dengan mu".ucap Angga dan segera memakan makanannya


"Hmm... Lid pernikahan kita sudah hampir menginjak usia satu tahun,tapi seperti tidak memiliki kemajuan apapun.jadi aku ingin bertanya pada mu apakah kamu masih ingin melanjutkan pernikahan ini?".


Dengan santai Lidya menjawab:"tentu saja,memangnya kamu pikir penikahan ini hanya bualan biasa.apa kamu vermaksud menceraikan ku dan menikahi selingkuhanmu,atau kau mau memaduku.tapi tentu saja aku tak akan Sudi,apalagi keluargamu yang sangat matrealis itu.sudahlah aku tidak ingin berdebat lagi.oh ya besok aku ada jadwal syuting di jepang.aku akan pergi selama satu Minggu jadi aku harap kamu memakluminya.


Mendengar ucapan Lidya seketika Angga berucap dalam hati:sungguh kamu adalah perempuan pembohong lidya.jelas jelas kemari kamu pergi kehotel bersama pacarmu.sabar ngga..kamu pasti kuat tunggu satu tahun lagi setelah perusahaanku tumbuh menjadi lebih besar aku akan menceraikanmu.dan untuk urusan keluarga akau akan mengurusnya nanti.


Setelah itu mereka langsung melanjutkan makan mereka.setelah makan Angga langsung masuk kedalam kamar dan mengerjakan pekerjaan kantornya.


Keesokan harinya Angga langsung pergi kekantor tanpa menghabiskan sarapannya karna hari ini ada rapat penting antara pemilik saham.


Sementara itu di rumah kontrakan Nindya,terlihat Nana yang tengah berceloteh sambil membantu ibunya bersiap siap untuk berjualan.


"Bu...nanti om baik itu datang lagi gak ya".tanya nya seraya berpikir.

__ADS_1


Nindya yang melihat putrinya begitu menggemaskan segera mengecup pipi Nana dan berkata


"Ibu gak tau nak... . emang Nana seneng banget ya kalau om itu datang".


"Seneng dong Bu...semenjak ayah pergi semua orang ngejauhin nana.termasuk teman Nana.mereka mengejek Nana bilang ayah Nana dah mati.nana sedih,tapi waktu Nana ketemu om itu pertama kali om itu ganteng dan mirip papa".


Mendengar perkataan putrinya itu Nindya menjadi sedih atas perlakuan orang lain kepada keluarganya.memang benar selama ini orang disekitar mereka menjauhi nya.karena mereka beranggapan bahwa Nindya akan merebut suami mereka.


Tapi dia pun sekaligus merasa heran dengan putrinya itu yang sudah pandai menilai orang ganteng. hah yasudahlah.


"Nana sayang ayo kita mandi,setelah itu kita pergi berjualan".


"Ayo buk..".


Setelah mereka selesai mandi,mereka segera pergi berjualan.namun saat hendak keluar pagar rumah seorang ibu ibu menghampiri mereka


"Hei..Nindya saya peringatkan ya kamu jangan sekali kali gan gangguin suami saya".ucapnya dengan emosi.


Nindya yang merasa tidak pernah mengganggu suami ibu ini pun berkata.


"Maaf Bu,tapi say tidak pernah mengganggu suami ibu dan saya tidak tahu juga apa maksud ibu".


"Hala...bohong,buktinya tadi malam saya lihat suami saya jumpai kamu".seiring dengan ucapan ibu itu dengan berteriak teriak banyak ibu ibu lain yang berkumpul.


"Oh maksud ibu yang tadi malam.maaf ya Bu suami ibu yang menggatal tiba tiba mengetuk pintu rumah orang.setelah itu langsung meminta saya menjadi simpanannya.dia kir siapa dia meminta saya menjadi kek bigitu.apa karena kalian orang kaya.tapi maaf sekali lagi say Nindya tidak pernah menjadi perusak hubungan rumah tangga orang lain.permisi".ucap Nindya


Setelah mengucapkan itu Nindya segera pergi membawa Nana dan dagangannya menye RT obot kerumunan ibu ibu yang sejak tadi diam tak berkutik.


SEE YOU NeXT chapter...

__ADS_1


__ADS_2