
"Hei Nindya,saya peringatkan padamu untuk berhenti berjualan kue lagi di sini atau kamu tahu akibatnya".
"Hei nenek dan Tante jelek,jangan ganggu ibuku atau aku laporkan polisi".ucap Nana.
"Ha..laporkan polisi,kamu itu hanya seorang bocah tengik dari seorang wanita murahan".ucap Anggi sinis.
Mendengar ucapan Anggi yang menyebutnya murahan membuat Nindya marah dan langsung menarik tangan putrinya dan segera pergi dari tempat itu.sedangkan mereka berdua hanya berdecih kesal.
Setelah sampai rumah tiba tiba Nana menangis."sakit Bu".ucap Nana.
Nindya yang pada awalnya tidak menyangka tarikannya tadi membuat anaknya terluka pun melepaskan cengkeramannya tepat didepan pintu rumah.dan Nana pun menangis.
"huhuhu...sakit Bu".
"Maafin ibu ya na...ibu tadi hanya kesal dan gak mau Nana disakiti sama mereka.yaudah sekarang kita masuk nanti ibu obatin".
"Ya Bu".
Sementara itu di Jepang terlihat seorang pria dan wanita tengah duduk disebuah meja cafe terkenal di Jepang.
"Sayang...malam ini kita ambil kamar ya.aku sudah kangen ni,apa kamu gak takut aku berpaling".ucapnya manja.
"Tenang aja sayang,tapi kali ini giliran kamu yang check up ya.dan waktu kita di Jepang hanya satu Minggu setelah kita kembali ketanah air maka kita tidak akan bisa sebebas ini.aoalagi pasti si Angga itu naruh mata mata dimana mana".
"Yaudah deh...Tenang aja.kalau di tanah air itu kita akan cari cara lain.besok juga jadwal kita padat jadi kita harus sepuas puasnya menghabiskan hari ini dengan gembira".
__ADS_1
"Baiklah".
Setelah percakapan tersebut,makanan yang mereka pesan tiba dan mereka tidak melanjutkan percakapan mereka.
Sementara itu Angga yang telah sampai di bandara internasional jelang langsung masuk kedalam mobil khusus perusahaan dan bergegas menuju kantor cabang bersama Tian.sesampainya Angga Disana terlihat semua karyawan dan kepala kepala bagian telah berkumpul.selanjutnya datanglah orang kepercayaan Angga dan menuntunnya untuk masuk ke ruangan khusus CEO.
"Baiklah selamat datang pak Angga,seperti yang saya jelaskan kepada pak Tian tadi bahwa ada salah satu staf kita yang telah melakukan korupsi,disini saya telah menemukan sedikit bukti bahwa saudara taguchi hanawa yang merupakan manager keuangan dari telah melakukan korupsi.namun bukti yang saya miliki belum cukup kuat untuk menyeret nya kedalam penjara.saya ingin meminta bantuan tuan".
Tanpa membuang waktu lagi Angga segera menyuruh Tian untuk menyelidiki kasus ini
"Tian,saya kasih kamu waktu dua hari untuk menyelesaikan masalah ini bersama Nakamoto terauchi".
"Baik tuan".ucapnya profesional.
Setelah mengerjakan beberapa urusan dikantor tersebut Angga segera kembali ke apartemen nya di Jepang bersama Tian.
Sedangkan disebuah hotel yang mewah di Jepang terlihat dua orang tengah memadu kasih dan dipenuhi kabut gairah yang menerpa setelah lima hari tak bercinta.saat keduanya telah lelah dan mencapai ******* tepatnya pada tengah malam mereka pun tertidur.
Keesokan harinya Nindya bersama Nana memulai kegiatan mereka seperti biasa.namun,pagi ini perasaan Nindya menjadi tidak enak tetapi dia tepis karena dia harus segera mencari nafkah untuk putrinya.
Sesampainya mereka di tempat biasa berdagang terlihat Anggi dan ibunya tengah melayani pembeli sembari menatap mereka dengan sinis.nindya yang melihat tersebut hanya bisa tersenyum ramah.tak lama kemudian pelanggan mulai berdatangan ke toko mereka.
Beberapa menit kemudian datanglah seorang ibu ibu yang tiba tiba mengeluh sakit perut sambil marah marah.
"Hei kamu harus tanggung jawab ya perut saya sakit karna membeli kue dagangan mu itu".ucapnya membuat pembeli lainnya keget.
__ADS_1
"Hei ada apa ini Bu".ucap salah satu pembeli.
"Begini ya bu tadi saya membeli kue kedai ini tapi beberapa sat berikutnya saya sakit perut".
Tak lama setelah itu datanglah seorang pria yang mengaku sebagai seorang pembeli lagi.mereka membuat keributan dan menghasut orang orang lain untuk menyalahkan nindya.termasuk Anggi dan ibunya pun tak mau kalah hingga akhirnya Nindya kesal dan marah.
"Jika memang bapak dan ibu ini sakit perut karena kue saya saya bersedia mengganti rugi,tetapi jika bukan maka akan saya laporkan ke polisi dan saya membutuhkan bukti yang harus kalian tunjukkan".
Mendengar perkataan Nindya itu mereka berdua terdiam termasuk Anggi dan ibunya.hingga pada akhirnya mereka berdua terdiam dan memilih pergi.terdengar orang orang bersorak pada mereka termasuk Anggi dan ibunya yang menjadi profokator.
"Terima kasih ya bapak dan ibu yang telah percaya dan mendukung saya,saya sangat bersyukur.dan bapak dan ibu tadi seingat saya tidak pernah membeli di kedai saya ini".
"Tidak apa apa Bu Nindya kita kan sudah langganan,lagian saya sudah percaya bahwa ibu tidak melakukan hal selicik itu.yaudah saya pamit dahulu".ucap salah seorang ibu pelanggan Nindya .
Beberapa saat kemudian semua orang telah bubar.dan nana yang pada awalnya bermain di bawah pohon yang agak jauh dari tempat ibunya berjualan pun langsung kembali menemui ibunya.
"Bu ada apa tadi...Nana takut ibu disakiti".
"Ibu gak apa apa kok,ya sudah Nana ayo kita pulang.kebetulan dagangan ibu sudah habis.
Bersambung.
__ADS_1