
"Apa?" Ana sontak kaget setelah mendengar apa yang mamahnya katakan. Ia sedang di meja makan bersama dengan keluarganya, kecuali Ayah nya karna ia tinggal terpisah, Ana adalah salah satu anak dari korban brokenhome dan karna itu juga yang menjadi alasan Ana melakukan kesalahan fatal dimasa lalu.
Bayu yang sudah terniasa mendengar teriakan itu hanya tersenyum, apalagi dia tau hal apa yang membuat adik semata wayangnya itu histeris
"mah, tadi mamah ngomong apa? Ana takut salah denger" sahutnya sambil memfokuskan indra pendengarannya
"mamah yakin kamu paham dengan omongan mamah, Na.. kamu tuh sudah 23 tahun dan itu sudah menjadi umur yang matang untuk seorang gadis menikah" ucap mamah sambil mengolesi roti dengan slai kacang
"lagian gua yakin lu pasti ga bakal nolak ko, apalagi setelah lu udah liat tampang cowo yang mau dijodohinnya kaya apa" timpal sang kakak
Ana bergegas pergi kuliah dengan perasaan yang sangat jengkel..
"mah Ana pamit kuliah" Ana pamit ke mamah dan kakaknya.
Belum sampai pintu, Ana sudah diberi peringatan untuk tidak pulang malam,
__ADS_1
"Ana sayang, nnti jangan pulang malam, karna nnti jam 8 malam ada pertemuan dirumah yang akan membicarakan tentang perjodohan kamu dengan putra dari keluarga bapak Alex"
"mam, aku ga mau kaya gini, aku bisa mencari pasangan hidup aku sendiri. mamah ga perlu menjodohkan aku dengan putra nya bapak Alex" ucap nya sambil memasang wajah penuh harapan
"no Ana, kamu tau mamah ga suka dibantah?
jangan membuat mamah kecewa Ana, mamah sudah banting tulang untuk menghidupi keluarga kita, jadi mamah harap kamu tidak membantah keputusan ini" tegas mamah kepada Ana
Dalam perjalanan Ana tak henti-hentinya mengumpat atas semua yang terjadi pada pagi hari ini, sampai akhirnya dia tersadar dari lamunan nya akibat hampir saja dia menabrak pemuda yang sedang menyebrang
"woy lu ga pake mata apa nyetir nya? ga liat gua lagi nyebrang?! untung gua ga mati, dasar cewe gila!!" lelaki itu terus saja memakinya hingga akhirnya dia jatuh pingsan
iya.. dia pernah berniat untuk bunuh diri, tapi itu semua gagal karena mamah Ana melihat kejadian itu dan dengan cepat mamah Ana membawa dia ke rumah sakit.
"hmmmmmmmm, ini dimana? kenapa kepala aku selalu sakit? akhhhhhh ini sakit banget!!" Ana terus berteriak sambil menarik rambutnya,
__ADS_1
"hei!! jangan seperti itu! " dokter Anton dengan sigap langsung membantu melepaskan tangan Ana dan berusaha membuat Ana nyaman
"Aku ingin pulang! terimakasih sudah membantu ku," Saat Ana merasa sudah nyaman, Ana bergegas pergi setelah dia melihat arlojinya yg sudah menunjukan Angka 19.45 WIB
"assalamualaikum mam, aku langsung istirahat ya? cape banget" ucap nya sambil berjalan menaiki anak tangga. "kan ada acara malam ini sayang, dan sekarang mamah ingin kamu mandi, dandan yg cantik dan pake baju yg sudah mamah siapkan diatas meja rias" saut mamah yang langsung diangguki oleh Ana.
-
-
-
-
Apa yang akan terjadi pada Ana? Dan siapa laki laki yang akan dijodohkan oleh Ana?
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN and VOTE
Terimakasih Para Readers ku sayang❤