Aku Dan Kisah Ku

Aku Dan Kisah Ku
38. hukuman dan bunga mawar


__ADS_3

"Yank kamu mau aku apain dia" Tanya Nathan.


"Aku mau dia tidur di luar sebagai hukumannya" Ucap Amelia dengan angkuh.


Annya hanya bisa menangis saat melihat keadaannya kacau. Bajunya sudah basah dan pipinya memerah bekas tamparan Nathan.


Nathan langsung menarik paksa Annya dan membawa Annya keluar.


"Sebagai hukumannya kamu tidur di sini" Ucap Nathan dingin.


"T-tapi mas " Kata Annya yang langsung di potong oleh Amelia.


"Yank ayo kita masuk" Ucap Amelia yang langsung menarik tangan Nathan.


Hari semakin malam dan Annya mulai kedinginan karena baju nya basah, bibirnya juga mulai pucat dan dia juga menggigil.


Sedangkan Nathan dia melihat Annya dari jendela. Sebenarnya dia kasihan tapi ego mengalahkan semuanya. Nathan kembali ke kamarnya. Amelia menginap di rumah Nathan, awalnya Amelia ingin satu kamar dengan Nathan tapi Nathan menolak nya dengan berbagai alasan.


06.30 Amelia telah kembali setelah keluar entah kemana dan dia pulang dengan membawa setangkai bunga mawar merah.


Amelia mulai mendekati Annya. "Ehh lo bangun" Teriak Amelia.


Annya mulai mengerjapkan mata dan memegangi kepala nya yang pusing.


"Bangun gak lo tuh harus nyapu, ngepel"ucap Amelia dengan angkuh.


" Bisa bantu aku gak kepala ku pusing"ucap Annya yang berusaha bangun.


"Ogahh " Amelia.

__ADS_1


Saat Annya melihat Amelia, dia tidak sengaja melihat barang yang di bawa Amelia.


"Tidak tidak jangan pergi!"Teriak Annya ketakutan.


"Lo gila ya" Tanya Amelia kaget melihat Annya.


"Jangan pergi, jangan mendekat! " Teriak Annya lagi.


Nathan datang bebarengan dengan bi Ros yang penasaran dengan sura teriakan.


"Sayang kamu apain dia" Tanya Nathan.


"Aku gak tau tiba - tiba kayak gitu" Amelia.


"Pergi jangan mendekat, saya tidak tau apa - apa! Teriak Annya dengan memejamkan mata dan menutupi telinganya.


" Non, non Annya kenapa"Tanya bi Ros memegang tangan Annya.


Semua orang kaget melihat Annya seperti orang ketakutan dan mereka juga tidak tau apa penyebabnya.


"Ada apa ini" Tanya kak Bayu yang baru datang dengan Raina.


"Kak" Nathan.


"Ada apa" Tanya kak Bayu.


"Adik ipar lu gila" Sahut Amelia.


"Jaga ucapan mu! Ucap kak Bayu yang membuat nyali Amelia menciut.

__ADS_1


Raina berjalan mendekati Annya.


" Ann kamu kenapa" Ucap Amelia yang mencoba memegang lengan Annya.


"Jangan sentuh saya, pergi!! " Teriak Annya lagi. Raina mulai mencari penyebabnya dan dia menemukan apa penyebab Annya ketakutan.


"Ngapain lo bawa bunga ini! " Ucap Raina yang emosi saat melihat Amelia memegang bungan mawar.


"Apa salah nya tadi gue beli di toko bunga" Amelia.


"Buang bunga itu! " Ucap Raina emosi.


"Kalo gue gak mau gimana" Amelia.


Sedangkan Bayu dan Nathan diam saja melihat perdebatan antara Raina dan Amelia. Karena Amelia tidak mau membuang bunga mawar itu, Raina merebutnya dan membuang ke tempat sampah. Setelah itu Raina mencoba mendekati Annya.


"Ann ini kak Raina" Ucap Raina yang mencoba memegang lengan Annya.


"Jangan! " Teriak Annya yang meronta - ronta dan Raina langsung memeluknya untuk menenangkan Annya yang ketakutan.


"Kenapa badan Annya panas dan bajunya sedikit basah" Tanya Raina saat memeluk Annya.


"Mm i-tu ee" Ucap Nathan yang bingung.


"apa kamu nyuruh Annya tidur di luar" Tanya kak Bayu.


"i-iya kak" ucap Nathan.


"keterlaluan kamu Nathan, dia istri kamu pasti kamu lakuin ini karna wanita ini" ucap kak Bayu yang emosi mengetahui kelakuan adiknya.

__ADS_1


"sudahlah mas ayo kita bawa Annya ke rumah sakit" Raina yang menciba melerai perdebatan antara Bayu dan Nathan.


__ADS_2