
bella turun dari keretanya dengan memakai kaca mata hitamnya yang menutupi matanya yang indah seperti biasa dia akan selalu menjadi pusat perhatian di sana
"cantik banget bidadari gue"
"eh itukan anak baru kemarin"
"gue ngga mau cari masalah ama dia ntar jadi kayak martha dkk lagi"
"cih palingan keretanya pemberian om - om lagi"
__ADS_1
"shh jangan keras - keras lo mau jadi kayak martha dkk kemarin"
"cih gue ngga takut ama jalang"
bella hanya melintasi mereka tanpa menghiraukan perkataan mereka lalu dia pergi ke ruangan kepala sekolah untuk melakukan rencananya, bella seperti biasa langsung saja menendang pintu ruang kepsek BRAKKK "eh tuyul ijo" jantungku apa kamu baik - baik saja di dalam sana kepala sekolah itu langsung mengelus dadanya kerana kaget akibat tendangan bella "kamu bisa ngga ket - eh queen, ada apa queen ke sini" dia langsung saja berdiri dan membungkukkan badannya setelah sedar queennya yang masuk emang siapa lagi coba yang berani nendang pintu gue selain queen
bella hanya memandangnya datar lalu melemparkan kaset rakaman suara martha dkk dimeja kepsek itu "saya mau kamu pasang itu waktu istirehat nanti" kepsek itu memandang bingung kepada kaset yang ada di mejanya "ini apa queen" "itu rakaman suara ratu buli disini, kamu tau kan siapa mereka" kepsek mencoba mengingat siapa yang selalu membuli di ZIHS lalu dia teringat dengan tiga pelajar perempuan yang selalu dibicarakan oleh pelajar di ZIHS "ya queen saya ingat, mereka adalah martha,cika dan amel" "selepas kamu memasang rakaman ini saya mau kamu turun ke kantin dan langsung buang mereka dari sekolah saya" "baik queen akan saya laksanakan" "dan satu lagi pastikan mereka tidak diterima dimana - mana sekolah di dunia ini" "baik queen" huh queen memang menakutkan kalau menghukum orang sedangkan aku yang lebih tua dari queen pun takut padanya
bella langsung saja masuk ke dalam kelasnya dan duduk dimejanya, carol yang melihat bella pun langsung mendekat "bel tadi gue liat kereta lo udah dari awal pagi lo parkir, tapi kenapa lo telat masuk" "gue ke ruang kepsek" mereka bertiga terkejut mendengar bella dari ruangan kepala sekolah mereka fikir bella akan terkena hukuman kerana pergaduhan kemarin "lo dipanggil kepsek, lo ngga di marahkan oleh kepsek, lo ngga dibuang sekolah kan" lili langsung saja menyambar bella dengan banyak pertanyaan membuat bella bingung dengan fikiran teman - temannya "ngga kok, gue ada urusan dikit di sana" mereka bertiga langsung bernafas lega "oh syukur"
__ADS_1
mereka duduk di tempat masing - masing ketika guru yang mengajar masuk ke dalam kelas mereka "selamat pagi murid - murid hari ini kita akan memulai pelajaran kita"
guru itu menerangkan mata pelajaran mereka namun dia terhenti kerana melihat bella yang tidak memerhatikannya tapi malah tidur
"BELLA, apa - apaan kamu tidur di kelas saya" bella mengangkat kepalanya dengan malas "bosan" guru itu langsung emosi mendengar jawapan bella, dia melempar spidolnya ke arah bella namun langsung ditangkap oleh bella semua yang berada di kelas itu terkejut kerana bella sedang memejamkan mata tapi dapat menangkap spidol yang dilempar oleh guru tadi
bella menatap tajam kepada guru tersebut membuat guru itu takut melihat tatapan tajam bella "ibu mau melempar saya" bella langsung saja meremas spidol itu hingga pecah membuat yang lain takjub dengan kekuatan bella
guru itu merasa takut namun dia mencuba menutupinya kerana dia merasa kesal dengan bella yang tidak menghormatinya "kamu saya hukum lari di lapangan 20 pusingan" semua murid terkejut mendengar hukuman guru tersebut ada yang merasa kasihan namun ada juga yang memandang remeh terhadap bella kerana mereka yakin bella ngga mungkin kuat berlari 20 pusingan
__ADS_1
bella langsung saja berdiri dari duduknya dan keluar dari kelas "mau kemana kamu" bella memutar bola matanya mendengar pertanyaan guru itu apaan coba tadi nyuruh gue lari malah di tanya mau kemana bego banget si jadi guru "hukuman" bella menjawab singkat lalu keluar dari situ "kurang ajar sekali dia, sudahlah mari kita sambung"