Aku Gadis Mafia

Aku Gadis Mafia
CHAPTER 6


__ADS_3

setelah kejadian tadi bella memutuskan untuk menenangkan diri di rooftop sekolahnya ma pa aku merindukan kalian bella memejamkan matanya menikmati sinaran matahari yang ada disana


"kalian ngga capek apa berdiri disana" bella mengatakan itu tanpa melihat teman - temannya


"eh apa dia punya mata di belakang" carol terkejut kerana setau mereka bella tidak menyadari keberadaan mereka disitu


mereka mengekori bella untuk berterimakasih kerna sudah membela mereka tadi "sudahlah ayo kita pergi ke tempatnya" ara menarik tangan carol dan lili untuk mengikutinya

__ADS_1


mereka saling menyenggol satu sama lain untuk berterima kasih pada bella kerana mereka juga sebenarnya merasa takut melihat kemarahan bella


"apa kalian udah nggak mau lagi temenan sama gue kerna kejadian tadi?" bella bertanya kepada temannya tanpa melihat mereka


carol,ara dan lili terkejut mendengar penuturan bella mereka langsung berdiri di depan bella "bukan kok kita masih mau temenan sama lo, kita kesini kerna mau berterima kasih sama lo kerna sudah membela kami" ara dan lili hanya menganggukkan kepala mereka membenarkan perkataan carol


bella tersenyum tipis melihat temannya yang seperti dihukum oleh guru mereka "apa kalian tidak takut sama gue?" mereka bertiga saling pandang lalu ara menjawab "ya takut juga sih cuman dikit aja selebihnya kita kagum sama lo, gue suka cara lo menghajar mereka tadi keren banget" ara mengatakan itu dengan mata berbinar kerana dia benar - benar kagum pada teman barunya ini

__ADS_1


"lo belajar bela diri ya soalnya kita lihat lo kuat banget ngelempar si nenek lampir tadi?" bella menghembuskan nafasnya perlahan lalu menengadah ke atas langit "ahh suatu hari nanti kalian akan pasti tau siapa gue sebenarnnya"


mereka bertiga mencoba mencerna perkataan bella "jika suatu hari kalian tau siapa gue sebenarnya terserah kalian kalau ingin berteman ataupun ngga sama gue" sejujurnya bella merasa sedikit sakit ketika mengatakan itu kerna dia juga sudah terlanjur menyayangi teman barunya


mereka bertiga yang melihat mata bella yang sendu pun memeluknya secara bersamaan "kita akan coba fahami elo kok, kita juga akan selalu ada untuk lo berbagi"


bella menahan air matanya untuk keluar kerana dia tidak ingin menunjukkan sisi lemahnya terhadap orang selain keluarganya

__ADS_1


"bella gue mau nanya ni lo tinggal sama ortu lo ya atau keluarga dekat?" bella yang mendengar itu hanya tersenyum tipis "gue yatim piatu" mereka bertiga terkejut mendengar status bella, lili yang merasa bersalah pada bella pun langsung meminta maaf "maafin gue ya bel gue nggak tau kalau lo itu yatim piatu" "ngga apa - apa, seperti yang gue bilang tadi suatu hari nanti kalian pasti tau gimana cerita hidup gue"


semasa mereka sedang ngobrol santai ara langsung teringat dengan gadis yang pingsan tadi dia tau gadis itu mempunyai hubungan dengan salah satu mafia di negara ini itulah sebabnya tiada yang berani melawannya astaga gue baru ingat siapa gadis itu gue harus ingetin bella untuk berjaga - jaga "bel gue saranin ya mulai sekarang lo harus hati - hati kerna gadis yang lo lempar tadi punya hubungan sama salah satu mafia" carol langsung menepuk jidatnya mendengar penuturan ara "omg gue juga baru ingat, makanya ngga ada yang berani lawan dia kerna takut dia minta mafia itu balas dendam" bella menganggukkan kepalanya kepada teman - temannya hm gue tunggu mafia lo datang


__ADS_2