
hampir satu tahun tante sandra tak berkunjung kerumah wirda dan ibu dikampung.tapi kali ini mereka pulang bertiga tante.suami juga rafa anaknya..mereka berkumpul dirumah ibu wirda.hai mbak apa kabar..sehat jawab ibu.kamu wir gimana kabarnya kata tante.seperti yang tante lihat aman aman saja jawab wirda.kalau kamu doni gimana kuliahnya.lancar tan..jawab doni singkat.doni memang anaknya pendiam beda sama wirda.tapi hari ini dia kelihatan sedang bermain sama rafa anak tante sandra yang sudah genap 4 tahun.kelihatan doni suka anak kecil.ibu asik memasak didapur untuk makan malam. sandra dan suaminya memiliki istrirahat dikamar tamu mereka merasa lelah karena perjalanan jauh.sedangkan rafa lagi main lari lari sama abang doni.wirda yang memperhatikan mereka berdua melamun ingat sama anak yang dikandung dua tahun lalu.meskipun bukan anak yang di inginkan wirda juga belum pernah melihat sama sekali.tapi hati wirda selalu kangen juga penasaran sama tumbu kembang nya.wirda juga tidak pwrnah lupa selalu mendoakan anaknya itu.tanpa terasa air mata wirda tumpah begitu saja wirda pun buru buru lari kekamar biar tidak ada yang tau kalau dia sedang menangis.setelah itu terdengar azan magrib.wirda sholat begitupun yang lain.setelah selesai sholat semua mereka makan malam bersama...wow mbak banyak kali masak maaf tadi gak sempat bantu kata sandra.gk apa2 yok kita makan ajak ibu.lalu merekapun makan dengan nikmat.setelah semua selesai makan wirda langsung membereskan meja makan dan cuci piring kotor.sedangkan yang lain kumpul diruang keluarga sambil nonton dan bercanda.tidak lama kemudian wirda juga sudah bergabung diruang keluarga.mereka tertawa.cerita bersama.setelah cukup lama mereka disana.akhir melihat masuk kamar masing masing untuk tidur dan istirahat. keesokan paginya.. mereka juga sarapan bareng.setelah sarapan wirda berangkat ketoko.doni kekampus.sedangkan rafa dan ayahnya lagi jalan keliling kampung.tinggal dirumah ibu dan sandra.ibu sudah mulai cerita masalah wirda batal tunangan.sandra sangat sedih mendengar nasib keponakan nya.tiba tiba memory nya terputar kembali tenta wirda dua tahun silam.awalnya sandra menyembunyikan hal ini dari mbak sesuai permintaan wirda sendiri.tapi entah dorongan dari mana akhirnya sandra membuka rahasia wirda sama ibu..ibu mendengar nya pertama kurang yakin.tapi karena sandra ada foto wirda saat lagi hamil juga proses melahirkan jadi ibu percaya.tapi mbak mohon jangan kasih tau wirda soal ini.mbak pura pura tidak tau masalah ini.perlu mbak tau dia berkorban semua buat mbak juga doni.itu sebenar hati wirda remuk mbak.coba bayangkan wirda harus berpisah sama anaknya dan sekarang masalah baru lagi sungguh kasian wirda kata ibu..wirda memang sangat berbakti.lalu ibu mengeluarkan air mata.mengingat semua pengorbanan wirda.dari mereka miskin hingga punyk rumah bagus sembuh dari sakit..punyk toko ternyata punya cucu lagi..sore hari wirda pulang ibu memandang wirda penuh rasa sayang.tapi ibu memiliki diam.dan menyimpan rahasia yang dia tau tentang wirda dari sandra adeknya.ibu juga seperti biasa seolah-olah tidak tau apa2 .tapi ibu lebih sayang jga perhatian lebih banyak lagi untuk seorang wirda malaikat penyelamat nyawanya bagi ibu.sungguh ibu tak bisa bayangkan pengorbanan wirda.diluar dugaan..