Aku Juga Bisa Begitu

Aku Juga Bisa Begitu
Bab 32


__ADS_3

3 hari berlalu. Orang suruhan Zayn yang ditugaskan untuk mengikuti Tasya kemanapun dan memberitahukan semua kegiatan yang dilakukan Tasya, sampai harinipun Zayn tidak mendapatkan info apapun dari orang suruhannya itu. Karena Tasya sendiri jarang keluar rumahnya, hanya saja jika ada keperluan mendadak baru Tasya keluar rumahnya seperti ke cafe. Zayn sendiri tidak mengetahui jika Tasya memiliki cafe sendiri, maka dari itu Zayn penasaran buat apa Tasya datang ke TDZ cafe selama dua hari belakangan ini.


Sedangkan Tasya sendiri, dengan cepat dia menyadari bahwa ada seseorang yang selalu mengikutinya kemanapun ia pergi. Tapi Tasya tidak tahu siapa orang itu, dan mungkin ada yang menyuruhnya, tapi siapa yang menyuruhnya? Tasya tidak tahu itu.


Harini Tasya tidak keluar rumah, dia masih berfikir tentang orang yang mengikutinya belakangan ini dan apa motif nya?


Dikamarnya Tasya sedang asik menonton film di atas ranjangnya, itulah kegiatan Tasya dikamarnya jika tidak menonton film, maka mendengarkan musik sambil memainkan sosmednya. Saat sedang asik menonton, Tasya di kagetkan dengan suara nada dering telfon, saat melihat siapa yang menelfon, Tasya tersenyum dan langsung menggeser tombol hijau yang ada di layar hpnya.


"Halo Za.." Ucap Tasya duluan. Dan ya yang menelfon itu adalah Reza, lebih tepatnya Reza Mahardika hehe.


"Halo Sya, kamu lagi dimana? Lagi ngapain juga?" Balas Reza yang langsung memberikan pertanyaan.


"Hemm aku lagi dirumah sekarang, gak ngapa-ngapain juga cuma menonton film aja dikamar." Jawab Tasya.


"Kenapa gak ke cafe? Di kamar terus terusan bosen juga lama-lama."


"Maunya gitu, asli bosen banget dikamar dari tadi pagi." Balas Tasya dengan nada tak semangat.


"Lalu kenapa gak ke Cafe, atau mobil kamu mogok ya?" Tanya Reza terus.


"Nggak kok, mobil aku baik-baik aja."


"Jadi apa masalahnya, kamu ngomongnya yang bener dong Sya, jangan penuh teka teki gitu dong, ihh aku cium kamu Sya." Reza semakin geram sekaligus gemas dengan jawaban Tasya.


"Ih kamu apaan si, emang bisa ya kalo orang mau cium lewat telfon haha." Ucap Tasya sambil tertawa.


"Ntar kalo ketemu kamu aku cium kamu ya?" Ucap Reza dengan nada menggoda.


"Duh,, duh kamu ngomong apa Za, kayaknya telinga aku ada sedikit masalah deh." Ucap Tasya sambil memegangi telinganya.


"Ah alesan ni, pura-pura gak denger."


Tanya hanya membalas ucapan Reza dengan tawanya.


"Balik lagi ke topik yang tadi, jadi apa masalahnya kamu gak pergi ke Cafe?" Reza mengulang lagi pertanyaannya.

__ADS_1


"Sudah tiga hari belakangan ini aku terus diikuti oleh seseorang, aku gak tau mereka itu siapa, tujuannya mau apa." Jawab Tasya.


"Ada orang yang ikutin kamu?" Tanya Reza


"Hem, aku sedikit takut, mangkanya gak pergi keluar harini."


"Kalau gitu kamu jangan keluar dulu dari rumah, biar aku yang selidiki siapa mereka dan apa tujuannya buat ngikutin kamu. Kamu tenang aja aku juga bakal suruh orang lain buat jagain kamu." Tutur Reza.


"Aku harus selidiki orang itu, kenapa dia mengikuti Tasya, apa tujuannya. Awas saja kalau dia berani macam-macam." Batin Reza.


"Aku mau tanya sama kamu Sya, apa kamu ada musuh diluar sana?" Tanya Reza takut orang yang mengikuti Tasya itu adalah musuhnya.


Tasya nampak mengingat-ingat, tapi sepertinya kalau dia tidak mempunyai seorang musuh diluar sana.


"Kayaknya gak ada deh Za."


Reza pun terus berfikir siapa orang yang mengikuti Tasya itu.


"Atau mungkin gak sih itu orang suruhan Zayn?" Batin Reza.


"Gak gimana-gimana, seperti yang kamu tahu aja Za hubungan aku sama Zayn itu gimana." Jawab Tasya.


Reza diam sejenak, sambil terus mikir...


"Eh tapi kemarin-kemarin waktu hari yang kita jalan berdua bersama, terus pulangnya aku bertengkar tu sama Zayn, karena aku minta cerai lagi sama Zayn, tapi dia masih kekeh untuk tetap pertahankan hubungan ini." Jelas Tasya.


Reza masih setia mendengarkan ucapan Tasya. "Terus, ada lagi yang kamu ucapi?" Tanya Reza.


"Iya ada, aku juga bilang jujur sama Zayn bahwa aku udah selingkuh di belakangnya, tapi dianya gak percaya, malahan setelah aku ngaku bahwa aku udah selingkuh, dianya langsung keluar dari kamar." Lanjut Tasya.


"Haa... Kamu ngaku kalau kamu selingkuh sama aku, iya?" Tanya Reza terkejut saat mendengar ucapan Tasya barusan bahwa dia mengakui jika sudah berselingkuh


"Ada ya, orang selingkuh ngakuin kelakuannya pada pasangannya. Huu dasar Tasya bukannya ketahuan selingkuh, ini malah dia yang ngakuin sendiri,,, hadeh ada-ada aja ni orang haha." Batin Reza.


"Iya, tapi aku gak sebut nama kamu kok Za." Balas Tasya.

__ADS_1


"Menurut kamu ni Sya, apakah mungkin orang yang ngikutin kamu itu orang suruhannya Zayn." Ucap Reza.


"Masa sih itu orang suruhannya Zayn, secara dia aja gak percaya bahwa aku udah selingkuh." Balas Tasya.


"Ya bisa aja kan dia bilang gak percaya sama kamu tapi aslinya dia mau buktiin apakah kamu bener selingkuh beneran atau enggak." Ucap Reza


"Mendengar dari penjelasan kamu tadi, aku yakin kayaknya itu bener orang suruhan Zayn, buat cari tahu apa kamu selingkuh beneran atau hanya omongan semata." Batin Reza


Tasya nampak memikirkan ucapan Reza barusan. "Hem, bisa jadi juga begitu si." Ucap Tasya.


"Jadi jika emang benar itu suruhannya Zayn, aku harus gimana dong?" Tanya Tasya meminta solusi.


"Emmm....." Reza berfikir sambil mengangkat tangannya dan mengetukkan jari telunjuknya ke dagu.


"Kamu setuju gak kalo kamu tunjukkin aja jika kamu benar-benar selingkuh, toh kamu juga udah ngaku kan." Usul Reza.


"Emmm..,.." Tasya diam sejenak "Boleh si itung-itung buat dia merasakan juga gimana sakitnya dikecewain iya gak?" Jawab Tasya setuju akan usul yang diberikan Reza.


"Hahaha jadi ceritanya kamu mau bales itu si Zayn ya."


"Hehehe iya. Aku juga mau buktiin sama Zayn jika akupun bisa berbuat seperti dia, tapi aku masih lebih baik sedikit dari pada dia hehe." Ucap Tasya cengar cengir.


"Lagian aku juga mau urus surat cerai untuk dia, aku rasa hubungan kami sudah hancur parah, jadi buat apa masih bersama. Dia juga udah hidup bahagia sama Vina, dan aku akan mencari kebahagiaanku sendiri." Lanjut Tasya.


"Aku dukung semua keputusan kamu Sya." Support Reza.


"Dan aku akan selidiki apa benar itu orang suruhan Zayn." Ucap Reza lagi.


"Makasih Za, Makasih kamu selalu ada buat aku." Ucap Tasya.


"Aku cinta kamu Sya, aku akan selalu ada buat kamu." Balas Reza.


"I love you too Za."


"Seneng banget aku dengernya." Girang Reza.

__ADS_1


__ADS_2