Aku Juga Bisa Begitu

Aku Juga Bisa Begitu
Bab 34 70


__ADS_3

Setelah pergi menemui Reza malaman itu, Tasya kembali dengan kegiatan biasanya, tapi beberapa hari belakangan Tasya tidak pergi ke cafe miliknya.


Karena merasa telah terlalu lama meninggalkan pekerjaannya, harini Tasya berniat pergi ke cafenya.


Setelah selesai siap" untuk berangkat ke cafe , Tasya keluar dari kamarnya...


Terlihat Zayn sedang sarapan roti bersama Vina, karena Tasya tak menyiapkan makanan sedangkan Vina yang kurang lihai dalam urusan memasak.


"Sya mau kemana pagi-pagi udah rapih?" Tanya Zayn


"Ayo sini kita sarapan dulu" lanjutnya.


"Biar aku makan diluar aja" jawab Tasya


"Sempatkan sedikit saja waktumu buat sarapan bareng aku Sya, kita sudah lama tidak makan bersama" ucap Zayn sambil menghampiri Tasya


"Aku pasti mau makan bareng kamu di satu meja, tapi hanya untuk kita berdua gak lebih" jawab Tasya


"Sya....." Panggil Zayn pelan


"Kenapa? Gak bisa?" Ucap Tasya


"Bisa aja, tapi gimana dengan Vina? Ayolah Sya apa susahnya hanya sekedar makan bersama" Balas Zayn "jika aku meninggalkan Vina sendirian aku takut terjadi sesuatu terhadapnya" lanjut Zayn


Tasya tersenyum kecewa mendengar ucapan Zayn, sungguh Zayn telah berubah.


Kemana Zayn yang dulu selalu memprioritaskan istrinya Tasya, kemana Zayn yang dulu selalu ada buat Tasya, kemana Zayn yg dulu selalu memberikan kasih sayang dan cinta buat Tasya?


Bertambah lah sakit hati Tasya mendengar ucapan itu, Zayn seakan sudah tak menganggapnya lagi.


"Lalu aku? Apa kau berfikir begitu juga saat kau meninggalkan ku sendirian waktu itu?" Balas Tasya


"Bukan begitu maksud aku Sya" Ucap Zayn sambil memegang tangan Tasya yang sudah ingin pergi


"Vina lagi hamil, aku hanya takut aja, mengertilah Sya"


"Oh,,, mentang" aku belum bisa hamil kamu jadi mentingin orang hamil dulu,,, iya!" Balas Tasya


"Bukan itu maksud aku"


"Dari perkataan kamu aja aku udah bisa nilai Zayn, kamu selalu mikirin Vina, kamu selalu perhatiin Vina" ucap Tasya pelan tapi penuh penekanan sambil hari telunjuknya menunjuk dada Zayn


Vina yang berada di meja makan hanya mampu menyaksikan pertengkaran suami istri tersebut. Dalam hati Vina merasa sangat bahagia saat perkataan Zayn sangat memikirkan dirinya.


"Sekarang aku tanya sama kamu Zayn, apakah masih ada di hati kamu perasaan cinta dan sayang buat aku?" tanya Tasya


"Aku masih cinta dan sayang sama kamu Sya" Jawab Zayn

__ADS_1


"Haha, "MASIH" berarti sewaktu" bisa aja habis" Ucap Tasya


"Kamu gak kasian sama aku Zayn, kamu hanya mikirin diri kamu sendiri" Lanjt Tasya


Tasya langsung melenggang pergi, masuk kedalam mobil dan menjalankannya.


Selama perjalanan Tasya mengemudikan mobilnya sedikit kencang karena suasana hatinya sedang mode emosi.


Tiba" dering ponselnya berbunyi, Reza yang menelfonya.


Langsung saja Tasya mengambil ponselnya dan menerima panggilan telfon dari Reza.


"Halo Za,,," Ucap Tasya


Baru sepatah kata yang keluar dari mulutnya, ponselnya terjatuh karena tangan Tasya langsung menegang kemudi mobil yang hampir saja masuk ke lubang jalan yang rusak.


"Halo Sya" panggil Reza


"Halo Taysa... "


"Sya, halo, ada apa?"


Belum menjawab pertanyaan Reza, karena Tasya sedang mengambil ponsel nya yg jatuh.


"Dapat,,,, fyuh"


Baru saja mau fokus menyetir lagi, tiba" ada mobil truck yang hendak berbelok arah


TINNNN!!!! TINNNNNN!!!!


Tasya yang sudah ketakutan, apa lagi laju mobilnya yg cukup kencang pasti tidak akan sanggup lagi untuk mengelak.


"AAAAAAAAAAA........." jerit Tasya


BRUKKKK.......


Sdangakan Reza yang mendengar teriakan Tasya dan suara hantaman, sangat panik.


"Halo,,,, halo... Halo Tasya, are you okay?"


"Halo Tasya plis jawab aku Sya"


"Halo sya kumohon jawab aku, kamu kenapa?" Ucap Reza sambil melaju pergi mencari Tasya, sambil melacak keberadaan Tasya


"Semoga tidak terjadi sesuatu padamu Sya" do'a Reza


Selama di perjalanan, tak henti"nya Reza nendoakan Tasya agak baik" saja.

__ADS_1


Reza telah mengetahui posisi Tasya dimana.


Saat melewati jalan yang betepatan dgn posisi Tasya, di tengah jalan sangat rame orang" bekumpul.


Untuk menghilangkan rasa penasarannya, Reza menyempat kan buat bertanya apa yang terjadi kepada salah satu orang disana.


"Pak mau tanya, kenapa itu rame"? Tanya Reza


"Oh itu mas, ada yang kecelakaan, katanya sih mobil sama truck besar"


"Duh kasian banget pak,Masih ada korbannya disana pak atau udah di bawa kerumah sakit pak?" Tanya Reza lagi


"Kayaknya masih di sana mas, masih di dom mobilnya kayaknya. Iya kasian banget mas, soalnya mobilnya rusak parah" jawab orang itu


"Katanya juga korbannya wanita mas, duh saya juga kasian liatnya mas" lanjut orang itu


Deg, bertambah lah panik hati Reza mendengar ucapan bapak itu.


Akhirnya Reza keluar dari mobilnya dan pergi melihat kecelakaan itu.


"Maaf, maaf, permisi" Ucap Reza sambil membelah kerumunan.


Setelah mendapat posisi didepan, Reza melototkan matanya saat melihat mobil yang rusak parah itu ternyata mobil Tasya.


Langsung saja Reza berlari mendekat kearah mobil Tasya, walau ditahan petugas tapi Reza tetap kekeh ingin menghampiri Tasya yang ternyata masih berada di dalam mobil.


Agak sedikit kesal Reza, karena dirinya tidak diizinkan mendekat, tapi Reza mengatakan bahwa wanita yang mengalami kecelakaan itu adalah istrinya. Seketika petugas itu membolehkan Reza untuk melihat lebih dekat.


Langsung saja Reza membuka pintu mobil Tasya, dilihatnya Tasya sudah Tak sadarkan diri.


"Tasya bangun Sya, sayang ayo buka mata kamu" panggil Reza sambil merapihkan rambut Tasya,tapi Tasya masih belum membuka matanya


"TOLONG CEPAT PANGGILKAN AMBULANCE, CEPAT!!!" teriak Reza


Reza terus memeluk tubuh Tasya, sambil terus mencoba untuk membangunkannya.


Tampak Tasya yang sedang mengerjapkan matanya, langsung membuat Reza merasa sedikit lega.


"Aku mohon kamu bertahan Sya, sebentar lagi ambulance datang,, apa ada yang sakit?"Tanya Reza


"Tubuh ku sakt semua Za" Jawab Tadya sambil tebata-bata


Tak lama datang ambulance ke lokasi tersebut, langsung saja Tasya dimasukkan kedalam ambulance dan tak lupa Reza juga ikut bersama untuk menemani Tasya tentunya.


setelah sampai di rumah sakit, Tasya langsung dibawa kedalam ruangan UGD, sedangkan Reza menunggu diluar ruangan sembari dengan perasaan khawatir.


"Kamu baik-baik aja, kamu pasti baik-baik aja Sya, aku disini, ada aku disini, kamu tenang aja" Ucap Reza sendiri

__ADS_1


__ADS_2