
Raja youdis pun mendatangi penyusup suruhan raja tang. Apa kau yang di suru oleh raja tang untuk mencuri peta ku ?
Hahaha... Kau akan kala oleh kami. Dan kau akan menjadi tunduk di bawa kaki raja kami, setela dia berasil memenang kan perperangan ini. Dia akan membebas kan ku dari tempat ini.
Hahhaha... Tawa nya prajurit suruhan raja tang. Namun meski begitu raja youdis tidak menghirau kan olokan musu nya itu. Dengar kan aku, apa kau yakin bahwa kalian akan menang? Dan jika kalin memenang kan perperangan ini, atau sebalik nya. Apa kau masi percaya bahwa raja mu akan datang menyelamat kan mu?
Yah, aku yakin betul bawa raja ku akan datang untuk menyelamat kan ku. Mendengar itu raja youdis pun pergi dari tempat itu, dan sesekali iya berbicara sebelum raja youdis pergi keluar.
Dengar kan aku. Raja mu tidak akan datang menolong mu. Karena aku tau betul raja mu orang nya seperti apa, tapi jika kau masi mempercayai raja mu itu. Itu tersera mu dan semua itu tergantung dari mu, jika kau membantu ku untuk memberi tau tentang srategi licik milik raja tang. Aku berjanji akan membawa mu dan keluargga mu diam di kota kerajan ku, dan kau akan ku angkat menjadi senopati ke percayaan ku.
Prajurit itu pun meludai raja youdis. ceuuuh..... Apa kau pikir aku akan menghianati raja ku. Dengar aku tidak akan memberi mu apa pun lebi baik kau hilang dari hadapan ku.
Prajurit nya raja youdis yang mendengar hinaan itu pun. mereka sangat mara dan ingin menampar nya. Namun di heti kan oleh raja youdis, henti kan jangan memukul nya dia hanya lah orang yang di hasut oleh raja mereka.
Sedang kan mereka tidak tau bagai mana sifat keburukan raja mereka. Biyar kan dia menghina ku, aku tidak akan mara. Dan jangan menyiksa nya beri lah dia makan dan air untuk dia bertenaga. Jika dia tidak di beri makan dan minum dia bisa mati.
Baik raja. Kata kepala prajurit, dan ke pala prajurit itu pun menyuru bawahan nya untuk mengambil beberapa makanan dan air minum untuk di beri kan ke pada tahanan itu.
Raja youdis pun menigal kan tempat itu, dan memasuki tenda biru untuk membuat srategi penyerangan dan pertahanan baru. Salam raja kata para jendral nya, bagai mana apa kah kalian suda menemu kan srategi penyerangan baru?
__ADS_1
Belum yamulia. Kami masi memikir kan cara lain untuk menyerang balik, karena pasukan ku bagian utra suda gugur. Dan menghilang kan banyak nyawa para pahlawan dan prajurut ku sekitar 300 pasukan, dan sekarang tersisa 700 ribu pasukan yang masi bertahan. Itu pun masi banyak yang terluka hingga mengakibat kan mereka tidak mampu menyerang lagi.
Bagai mana dengan pasukan mu bagian selatan jendral fung? jendral fung pun menjelas kan nya. Bahwa benteng pertahanan nya hampir di rusaki oleh jendral kerajan tang. Namun kami suda sekuat mukin mempertahan kan nya.
Baik lah jika suda begitu nati ku pikir kan solusi nya. Di mana pengeran yunqi? ada apa ayah handa memanggil ku. Tiba tiba pengeran yunqi memasuki tempat itu.
Putra ku, aku tau kau suda berusaha sekuat mukin untuk mempertahan kan wilaya kita. Namun kali ini biyar ayah handa yang mengambil alih milik mu. kau pulang lah dan temuhi ibunda mu, dia suda menuggu mu di istana tolong jaga ibu mu baik baik. Selama perperangan ini masi berlanjut.
Baik ayah, pengeran yunqi pun berangkat dan di temani oleh beberapa prajurut untuk kembali ke istana. Sedang kan raja dan para jendral sibuk membuat srategi baru.
Ke esokan pagi nya, para jendral sibuk menyiap kan perlengkapan mereka. Sedang kan raja youdis mengambil alih pasukan putra nya di bagian timur.
Jendral lung, aku memberi mu tugas itu untuk menjagga tenda kita. Jika terjadi sesuatu bunyi kan terompet aggar kami tau tentang di lokasi peristirahatan kita.
Baik yamulia. Mendengar itu para jendral dan pasukan raja yodis tela bersiap siap. begitu juga dengan pasukan raja tang.
di sisi lain, pasukan raja tang suda bersiap siap. Hay youdis teriakan nya raja tang. Hakir nya kau datang juga meghadap ku, ku kira kau akan bersembunyi di keteyak putra mu. Hahahaha...
Namun raja youdis tidak menghirau kan penghinaan raja tang. Dengar raja tang ke datangan ku ke mari ingin membuat perdamaian dengan mu. Dengan satu sarat kau harus mengembali kan wilaya velus ku. Maka aku akan menarik pasukan ku untuk mundur.
__ADS_1
Lagi lagi raja tang tertawa terbaha bahak. Apa kau suda gila? aku tidak akan menuduk di perinta mu. Karena kali ini aku lah yang akan menjadi raja di kerajan mu, kota yunwan. Hahahaha..
kau jangan mengharap kan itu tang. Aku tidak akan semuda itu menyera kan kerajaan ku pada mu kata raja youdis. Jika begitu ayo kita mulai perperangan ini kata raja tang.
Peperangan itu pun di mulai. Setiap penyerangan itu selalu menjatu kan korban. Sedang kan bagian utara dan selatan. Para jendral nya raja youdis pun memenang kan perperangan wilaya utara dan selatan.
terompet ke menangan wilaya selatan dan utara pun berbunyi. Raja tang yang mendengar bunyi terompet itu sangat bahagia, di karna kan dia mengira itu ada lah terompet milik nya yang berbunyi.
Peeettttttttt..... Peettttt.... Peettttttttt.....
Suara terompet itu berbunyi tiga kali, yang menanda kan itu milik raja youdis. Raja youdis tersenyum ke menangan nya. Dengar raja tang kau suda kala. Suara terompet itu milik ku mukin kau lupa kau pikir aku ke sini tidak membawa perlawanan yang menarik? Kau suda kala, dan itu akibat mu sendiri yang selalu mereme kan lawan mu.
Mendengar itu raja tang sangat geram. Dengar youdis mukin kau suda mengala kan pasukan ku di selatan dan utara, tapi di sini aku pasti meghabis kan mu. Hahahaha...
raja tang pun mengeluar kan senjata pusaka yang bernama. Pedang naga angin, senjata itu iya dapat kan di sekte angin. Milik keluarga cay pung, paman nya ratu wong.
Raja youdis pun mengigat akan pesan istri nya itu. Raja ku bawa lah pusaka ini iya akan mebantu mu dan raja tang akan tau siapa kamu.
Ternyata ini maksud mu istri ku " terima kasi istri ku kau suda memberi pusaka ini untuk ku.
__ADS_1