
Raja tang yn pun menyadari tubu nya di tembusi pedang oleh raja cay. Kau berani ya kau menusuk ku dari belakang, di saat aku lenga. Apa kau pikir raja tang yn bisa mati semuda itu?
Hahahaha...
Raja tang yn pun mendorong raja cay, dan raja tang yn mencabut pedang di tubu nya itu. Dan menguna jurus menyembu luka dalam, meski begitu raja tang yn masi merasa kan ke sakitan nya.
Di mana pedang itu? Tang yn pun menarik kerah milik raja cay. Cepat kata kan di mana pedang itu, jika tidak aku akan membakari seluru se isi istana milik mu ini.
Dengar tang yn, kau tidak akan perna mendapat kan nya. Sampai kapan pun aku lebi baik mati, dari pada menyera kan pedang itu.
Mendengar itu raja tang yn sangat mara. Dan dia menyuru prajurit nya membakar se isi istana itu Sampai tidak satu pun yang tersisa.
Setela kebakaran itu terjadi, dan menelan istana besar itu tampa sedikit pun yang tersia. Raja tang yn pun pergi dari tempat itu dan kembali ke istana nya.
Sedang kan putra nya. Pengeran tang wa pun, medatangi ayah nya dia kira ayah nya membawa berita bahagia.
salam ayah. Bagai mana perjalanan nya? Apa kah baik baik saja? Dan bagai mana keputusan raja cay tentang lamaran ku, ke pada putri wong cay? Apa dia menerima nya?
Diam. Kata raja tang yn terhadap putra nya itu. Dengar tang wa, putri wong cay suda menika.
Dengk. Menika? Bagai mana mukin putri wong cay menika dengan yang lain, selain diri ku ayah?
cukup, itu suda kenyataan nya. Tapi ayah.. Tiba tiba raja tang yn menigal kan putra nya sendirian yang masi ingin tau, apa penyebap putri wong cay menika dengan yang lain.
Setela kepergian ayah nya, pengeran tang wa berencana pergi mengecek ke adan keluargga kekasi nya itu. Tang wa pun pergi dengan menuggang kuda nya.
Setela samapai nya, alang kah terkejut dia melihat istna nya putri wong cay, habis terbakar tamapa sisa. Dalam hati nya mukin kah ke kasi hati nya suda mati di tangan ayah nya, atu jangan janagn dia suda terbakar hangus di sini.
__ADS_1
Tidakkkkk.....
Ayah aku tidak akan memaaf kan mu. Putra mahkota pun kembali ke istana dan langsung menabrak pintu raja tang yn
Ayah...? Ayah...? Teriak nya.
Mendengar suara yang tergesa gesa itu, raja tang yn pun keluar menemui pengeran tangwa. Ada apa ini kata raja tang yn, ayah jawap dengt jujur. Apa ayah yang menghancur kan kediaman seke cay putri wong?
Raja tang yn hanya diam saja, dan pergi menigal kan pengeran tang wa sendirian yang sedang ingin tau tentang kebenaran nya.
Melihat sipat ayah nya yang dingin, tampa berbicara sepata kata pun itu, tang wa pun hakir nya merasa yakin. Bahawa ayah nya raja tang yn lah yang melakukan itu semua.
Merasa tidak puas, karena tidak mendapat jawaban dari ayah nya. Pengeran tang wa pun terpaksa memaksa kan ayah nya, aggar raja tang yn mau mengaku. Pengeran tang wa pun sangat mara, dan hakir nya dia mengeluar kan api hitam nya yang sangat besar.
raja tang yn tau jika pengeran tang wa ingin memberontak ke pada nya. Namaun dia diam saja, seperti orang yang tidak tau apa apa, bukan berarti raja tang yn tidak mampu mengala kan nya.
Laku kan apa yang kau mau dan jika itu pun kau mapuh mengala kan ku.
Karena sangat terbawa emosi, pengeran tang wa pun mengeluar kan api hitam nya lagi di tangan kiri nya. Dan mengabaung kan nya dengan bola api hitam nya di tangan kanan nya, seketika bola api hitam itu menjadi bola api hitam yang sangat mengeri kan, bahkan ingin melahap seisi istana itu.
karena amara nya pengeran tang wa terhadap ayah nya, bahkan menyebut nya ayah sajah pengeran tang wa tidak sudi.
Dengar raja tang yn yang terhormat. Sekali lagi aku meminta kau aggar memberi tau apa yang tela kau perbuat ke pada sekte cay, dan juga ke kasi ku putri cay wong? Jika kau masi bersikeras menutupi kesalahan mu, maka aku tidak segan segan menghancur kan istana mu ini.
Namun raja tang yn tidak perduli, bahkan dia tidak takut akan ancaman nya pengeran tang wa. Dengar tang wa, jika kau berani melaku kan nya. Maka jangan sala kan jika aku akan menyuru prajurit menakap mu.
Oh.. Kau ingin menyuru orang orang rendah seprti mereka menakap ku? Silakan aku tidak perduli.
__ADS_1
Pengeran tang wa pun mengara kan api hitam nya, ke singahsana milik raja tang yn. Dan singahsana itu pun, di lahap oleh api hitam milik pengeran tang wa.
Lancang. teriak nya raja tang yn, prajurit tangkap pengeran tang wa. Bawa dia dan masukan dia ke penjara bawa tana.
Baik yamulia. Kedua prajurit itu pun maju dan menodong kan senjata mereka berdua, dan mengara kan ke pada tang wa.
Tangkap si pemberiontak itu, bawa dia dan tahan dia ke penjara bawa tana. Kata sala satu kepala prajurit, ke dua prajurit itu pun ingin menagkap tang wa. Meski pun mereka tau bahwa yang mereka hadapi ada lah pengeran tang wa yang sangat kuat. Karena menjalani perinta raja mereka, ke dua prajurit itu pun terpaksa melakukan nya, dengan sangat takut takut.
Tang wa yang melihat prajurit nya ingin menakap nya, tang wa pun menguna kan api hitam ke pada prajurit itu. Seketika ke dua prajurit itu lenyap dan hangus di telan api hitam itu, tampa menyisa apa pun.
Menyadari itu, raja tang yn pun hakir nya turun tangan. Dan tidak segan segan menyakiti pengeran tang wa.
Tang wa. Teriak nya raja tang yn, kau suda melakukan ke salahan dengan cara memberontak di sini. Bahkan kau berani membakar singah sana ayah mu dan juga membunu ke dua prajurit di istana ini. Tindak kan mu suda kelewatan batas, dan aku terpaksa menghukum mu.
Raja tang yn pun terbang ke udara dan mengeluar api hitam nya juga. Namun tang wa tidak sedikit pun merasa takut dan merasa bersala.
Dengar tang wa. kau lebi baik sera kan diri mu sebelum aku menyakiti mu. Perinta raja tang yn, namun tetap saja tang wa tidak menyera. Bahkan tang wa pun terbang naik ke udara, dan dia mengeluar kan api hitam nya juga, namun kali ini tang wa menguna api hitam yang sangat ganas dan ingin menelan se isi istana itu.
Melihat tang wa yang memberi perlawanan ke pada nya. Raja tang yn pun sangat mara dan hakir nya pertarungan di antara mereka berdua pun terjadi, dan sangat seimbang. Tang wa yang merasa pertarungan nya dengan raja tang yn, tang wa pun hakir nya menguna kan seluru kemampuaan nya.
Raja tang yn. Sekali lagi aku bertanya di mana putri cay wong? Apa kau yang melaku kan semua itu? Aku meminta mu untuk datang ke sana untuk melamar putri cay wong untuk ku, dan menjadi menatu mu. Bukan malah sebalik nya, kau suda memaksa ku melakukan nya dan suda menghianati ku.
Baik.. "jika kau ingin tau yang sebenar nya. Maka aku lah yang melenyap kan seluru sekte cay, aku melaku kan nya karena aku ingin merebut pedang pusaka yang mereka miliki terkenal sakti itu. Pedang itu bernama pedang pusaka nagga emas api, yang sangat legandaris. Jika kita memiliki pusaka itu maka seluru empat benua ini kita bisa menguasai nya. Jangan bodoh kamu, hanya karena cinta buta mu dengan gadis itu. Kau di bodoi oleh wanita itu, di mana dara sekte tang di dalam diri mu?
Cukup. Kau suda menyakiti orang yang ku sayang, demi dia aku mapu membunu mu dan mulai hari ini kau dan aku buakn lah anak atau ayah lagi. Kau dan aku hanya lah orang asing, dan hari ini aku pasti membunu mu.
Pertarungan sengit itu pun terjadi lagi. Dengan kekuatan tang wa yang sangat kuat itu, raja rang yn pun terlempar sangat jau dan memunta kan seteguk dara. Dan akibat pertarungan sengit itu, ruwangan istana milik tang pun hancur sebagian nya.
__ADS_1
Menyadari diri nya terpojok. Tang yn pun mengeluar pedang nagga angin milik sekte angin. Sontak tang wa sangat kaget.