Aku Mencintaimu Tuan

Aku Mencintaimu Tuan
cici dan andika (2)


__ADS_3

andika langsung mengendong cici dipundaknya melarikan keuks untuk diperiksa


andika sangat marah dan murkah . ia segerah membuat pelajaran untuk orang yang menjahili cici


di hari itulh pas cici bangun dari pingsannya cici melihat wajah andika mencemaskannya tumbuhlah rasa suka takut khilangan dihati cici


FLASBACKOFF


kamu mau pesan apa ? " andika


apa aja deh yang penting gue makan kenyang " cici


kebiasan begitu nah , cepat milih mau makan apa , entarh aku pesanin entar gaa suka jadi kamu pilih mau pesan apa " andika


gaa gue ikut loo aja pesan apa , gue suka smua makan yang lo pesan tenang aja " cici


lo gue ? " andika yang heran dengn kata kata ciici yang memanggilnya dengan loo bukan kamu


kenapa emang ? ini gaulll kalii " cici sambil tersenyum tampah dosa


terserah kamu aja lh yang penting kamu senang " andika


enath kenapa perasaan andika pas mendengar cici memanggil sebutan loo ke dya ada perasann yang entah apa itu . membuat andika seperti ada sesuatu yang menjahu dari dirinya


sebenarnya cici juga meraskan hal yang menganjal pas memanggil andika pake logat itu . tetapi apa boleh buat cici sengaja melakukan itu supaya hatinya tidak terlalu dalam kepada andika . ia sengaja menjaga jarak dengan andika

__ADS_1


gimna keerjaan kamu disini ? aman aja kn " andika


aman tenang aja " cici dengan senyuman yang menawan


oiayh gimna sekarang jadi sekarang lo stay di Rumah sakit di sini gaa ?


iya aku stay di sini untuk sekarang " andika


bagus deh " cici senyuman senang


beberapa menit kemudian pesanan makanan mereka datang !!!


haa gue lapar bangttt " cici


hehhe iya dong loo tau aja 😂" cici


udah makan " andika dengan menyodorkan burger dobel telor kearah cici


cici langsung memakan apa yang dikasi andika , emang benar cici sangat lapar ia memakan makanan tanpa basa basi lagi dengab lahapnya


andika yang melihat cici makan dengan gaya yang tidak ada angun angunnya sama sekali


astaga ci makannya kenapa buru buru gitu ? pelan pelan " kata andika sambil mengelap mulut cici yang terkena saus


cici yang mendapatkan perilaku kaya gini membuat jantungnya berdebar kencang dan seketika cici membatu terdiam seketika

__ADS_1


astaga astaga jantung ini gimana si ? kenpa debar debar gini ? haaa tolong tenang ci tenang " kata hati cici


senyum cangung cici dan " hehehe iya gue pelan pelan . tapi ini enak gimana dong ? gue emang gini kalau makan enak harus cepat di habisin


kebiasan dari dulu gaa betubah kamu " andika yang melihat cici makan dihadapannya


lo kenpa gaa makan ? makan tu emang gaa lapar apa ? " cici


laper tadi . tapi pas lihat kamu makan jadi kenyang " andikaa


gimna si ? kalu lo gaa makan entr gue yang habisan semuanya " cici sambil tertawa kecil


iya iya aku makan . enatr klau aku gaa makan bisa bisa meja ini dimakan juga sma kamu " andika tersenyum kecut


Kantor


edwin yang kembali ke kerjaannya dan dokumen dokumen yang menumpuk di atas meja kerja tetapi edwin sangat tidak bisa fokus dan selalu memikirkan xixi yang di rumah sakit


edwin sunggu dibuat tidak tenang


kenpa dengan aku ? aku sanggt memikirkn waniya itu " edwin


mencari telpon dan menghubungi seseorang


cari tahu tentang xixi dan latar belakangnya ? sekarang " perintah edwin keseseorang

__ADS_1


__ADS_2