
seketika mata andika membulaut melebar mendengar semua kata kata itu. ia sanggat mengetahuhi bahwa sepupu sekaligus sahabtnya itu tidak pernah tertarik dengan seorang wanita selama ini dan selalu bersika dingin dengan setiap wanita yang ia temui . tetapi kenpa harus xixi yang menjadi wanita yang dya ingin ketahuhi itu
andika terdiam dan kehilangan pikiranya sesaat enath apa yang diya pikirkan dan pikirannya melayang layang entah kemana .
edwin yang sudah menerimah data data xixi dan fokus memaja data data xixi tidak ada hal yang ganjjal dari semua data data xixi
edwin yang melihta foto xixi yang memakai pakian formal dan berikat rambut tinggi itu . seketika senyum di wajah tampan yang kaku itu terlihat . entah apa yang ada di otak edwin melihat wajah cantik xixi di foto itu yang di lampirkan kedata xixi
sangat cantik " kata hati edwin yang melihat foto xixi
andika yang melihat ada senyum muncul diwajah edwin .
siapa xixi ? " gadis mana yang membuat laki laki ini tertarik seperti ini ? " andika bertanya dengan senyum palsunya
edwin yang tidak melihat kearah andika dan edwin yang fokus kedata xixi
entahlah apa yang salah dengan ku setelah pertama kali melihat gadis ini ? jawap santai edwin
xixi mana ? dya seperti apa ? apakah dya cantik ? " tanya andika yang pura pura tidak mengetahuhinya
dya adalah sekertris utamaku " jawap singat edwin
andikan yang melihat tinggah laku edwin dan ada rasa sakit mendenagr kata kata edwin itu ia mengepalkan kedua tangganya tanpa ia sadari dan senyum tulus terganti dengan senyumman yang tajam dan jiji dari andika tetapi edwin tidka menyadari itu dya tidak sama sekli tertarik dengan apapun . sikap cuek dan dingin nya yang membuat dya kurang pekaa
andika yang Pergi dan langsung pergi kerumah sakit untuk melihat wanita yang dya sukai itu
kenpa harus dya ? kenpa ? " andika sambil menaiki mobilnya
aku sangat menyukai xiixi dan aku merawat dengan hatiku selama ini , aku tidak mau kehilanga xixi " kata hati andika
sial sial sial " andika yang mebukul stir mobilnya
Didalam ruangan edwin
bagaimana sekarang kondisinya ? tanta edwin ke rudi
dya sudah baik baik saja tuan , dan sekarang ia dipindahkan kerumah sakit utama sakti " jawap rudi
__ADS_1
rumah sakit utam sakti ? edwin mendegar nama rumah sakit itu seakna tidak asing baginya mendengar nama rumah sakit itu
tiba tiba teringat
oh bukankah itu rumah sakit andika " gemuu hati edwin
kenpa ia dipindahkan ? tanya ediwn
nona cici yang memindhkannya dan dokter khusu yang merawat penyakitnya itu yang memindahkn sekertaris xixi tuan ?" rudi
cici ? siapa cici ? " tanya edwin
cici adalah salah satu Pegawai di perushan ini tuan , dya bekerja dibagian Pemasaran tuan " rudi
cici ? itu saudara xixi ? " tanya edwin lagi
buka tuan , cici adalah sahabt dan juga wali dari sekertaris xixi. ia yang menjaga dan merawat sekertaris xixi tuan , sekertaris xixi tidak memiliki keluarga dan nona cici lah yang sudah menjadi keluarganya " rudi
ok bailah keluarlh , kembalilah bekerja " edwin
baik tuan " rudi
andika berjalan menujuh ruangan xixi
hay xi apa sudha baikan ? sapa andika kexixi
ia dok , saya baik baik saja sudah " xixi
syukurlah aku sangta khawtari dengan mu " andika sambil menyetuh kepala xixi dan membelainya lembut
xixi yang mendapatka ln perilaku seperi itu seketika mematung bukan karena apa . ia sunggu inggin menjaga jarak dengan dokter andika
tenang lah dok , saya baik baik saja ini semua berkat dokter andika " dengan wajah yang mengemaska
syukurlah " andika
mana cici ? " tanya andika sambil menganti infus
__ADS_1
cici pergi kedepa untuk membeli cemilan dan gorengan katanya " xixi
anak itu .betul betul dehh gaa bisa di atur " andika yang kesal tahu soal cici pergi membeli gorengan
xixi yang mendegar kata kata andika tersenyum
dya sangat perhatian dengan cici buknaya sanagt serasi apabila mereka bersma sama " kata xixi
apa yang kau senyumakan " andika bertanya yang melihat senyumna xixi
heheh tidak dok , aku pikir klian berdua cocok kalau bersmaa " kata xixi dengan wajah cantknya
bersama , hahaha aku sama dya itu seperti saudarah . angap saja aku dengan cici adalah adik kaka . " jawap andika sambil mengelus kepalan xixi
druppp . suara jatuhh barang
andika dan xixi yang mendengar barang jatuh menoleh melihat pintu
cici ? kamu kenapa ? andika langsung berjalan menggampiri cici didepan pintu
cici yang hampir menangis dan berusah menahan air matanya jatuh
gue gaa papah . mata gue kelilipan dan tdia gaa sengaja jatuhin ini gorengan ini " jawap cici sambil mengambil kantungan makan yang jatuh dari tangganya
gorengn , itu gaa bagus buat kamu ci entar radang kamu kambuh " andika sambil mengambil smua belanjaan jajan cici dari tangganya dan masuk kedalam
udah gue gpp tenang ini cuma sesekali aja " cici
kebiasann kan " jawap andika sambil mencubit pipi cici yang agak berisi itu
cici yang mendapatkan perilaku seperti itu membuat jantungnya kembali berdetak kencang dan tersenyum ceriah mendapatkan perilaku seeprti itu ke andika
MOHON DUKUNGANNYA TERHADAP CERITA INI DAN JANGAN LUPA MEMBERIKAN BINTANGNYA DAN KOMENTARNYA SEMOGA SUKA
SALAM SAYANG BUAT KALIAN SAMU LOVE YOU ALL ❤️❤️❤️❤️
SEMOGA KALIAN MENYUKAI CERITANYA
__ADS_1
DAN MOHON MAAF APA BILA ADA KESALAH MENGETIK DAN TERLALU BANYAK KATA KATA YANG KURANG HURUF
APABILA ADA KESAMAN NAMA MOHON MAAF CERITA INI DIBUAT UNTUK MENGHIBUR PEMBACA SEMUA ❤️❤️❤️