
Diruangan Edwin
Edwin yang sudah mulai bekerja kembali dan selalu sibuk dengan dokumen-dokumenya dan tanggan yang lain sibuk untuk mengetik dan membolak-balikan halaman di komputer denganengunakan mos perangkat komputer itu
Sedangkan xixi yang langsung menujuh meja Kantornya dan langsung melanjutkan pekerjaanya
Tanpa xixi sadari . xixi sudah mulai bekerja dan sedang membalik-balikan halaman dokumennya tapi tetap saja xixi pikiranya sedang melayang-layang
Didalam Otak xixi pikiranya penuh dengan wajah tampan Bosnya itu
entah xixi kenpa xixi sangat senag membayangkan sosok bosnya itu yang berwaja tanpan tak ada celah jeleknya sama sekali
Otak xixi betul - betul dipenuhi oleh wajah edwin entah apa perasaan xixi sekarang
xixi - Aduu gue kenapa lagi sekarang ? kayanya otak gue mulai eror sda ampun deee fokus fokus fokus xi fokus xi kata xixi untuk membuat dirinya kembali kepikiran fokusnya
Setelah beberapa saat xixi sda kembali fokus kembali bekerja dan dya akan menujuh keruangan edwin lagu utuk meminta tanda tangganya
xixi melanga masuk dan mengetok ruangan edwin
dan edwin mengiyakannya masuk
xixi - ini tuan dokumenya yang harus di tanda tanggan
__ADS_1
edwin mengambil dokumennya itu dan bembaca singat isi dokument itu langsung mentanda tanggan dokumen itu dan
memberikan kepada xixi
edwin yang memperhatikan xixi
"Sepertinya saya sudah kenal Anda sebelumnya," kata edwin itu perlahan dan masi menatap xixi
xixi yang sda mengambil dokumen itu dan sibuk memrapikan kembali dokumen itu dan langsung mengingat-ingatnya juga.
Masak sih? Kok bisa-bisanya ia melupakan pertemuan itu dengan pria tampan seperti itu kata xixi dalam hatinya
Aneh bin ajaib, tapi xixi tak bisa mengingatnya sama sekali.
"Eeeeh... kita, tuan?"xixi ragu. Jangan-jangan salah kali tuan mungkin tuan sedang mengingat teman tuan yang mungkin mirip dengan saya
Ajeee gile!! Beneran? xixi nolak dia? untuk mengingatnya dimasa lalu
edwin yang langsung berkata " mungkin saya yang slah orang . oiyah nnti malam temnau saya makan malam sama teman bisnis ayah saya
Mata xiix membulat besar. Terbelalak tak percaya. bahwa bos yang baru dya kenal mengajak dya makan malam dan menemuhi teman bisnis ayah bosnya itu
Tak mungkin juga ia menolak lelaki setampan edwin itu dan xixi juga tidak pernah keluar untuk makan malam sma seorang laki-laki karena sikap pendiam xixi itu paling mentok xixi keluar makan itu pun cuma cici seorang tak ada ada orng lain selain cici
__ADS_1
Dan kata edwin pun mnegulangi ajakannya kepada xixi dn xixi masi termenung bengong entah apa yang harus dya katakan
xixi bunggu harus mengatakan iya tau tidak
tpi klau dya menolak alasan apa yang harus dya ucapkna
xxixi sesikit binggung dibuatnya
dan akirnta xixi menganggukan kepalanya bertanda klau dya siap menemani bosnya itu makan malam bersama teman ayahnya edwin
edwin pun langsung menganggukan kepalanya juga dan langsung kembali fokus kepekerjaanya
sedangkan xixi pamit untuk kembali kemeja kantornya
MOHON MAAF APABILA ADA KESALAH DALAM MENGETIK KALIMATNYA MOHON MAKLUMI KARENA SAYA JUGA MASI BELAJAR
MOHON DUKUNGANNYA TERHADAP CERITA INI DAN JANGAN LUPA MEMBERIKAN BINTANGNYA DAN JANGAN LUPA KOMENTARNYA ❤️❤️❤️
SALAM SAYANG BUAT KALIAN SAMU LOVE YOU ALL
SEMOGA KALIAN MENYUKAI CERITANYA
__ADS_1