Aku Mengagumi Kamu

Aku Mengagumi Kamu
membantu ibu


__ADS_3

lisa sudah berada di rumah tempat ibunya bekerja. dia melihat ibunya bekerja dengan sigap dan cepat.masih banyak pekerjaan yang belum di selesai kan, dan pekerjaan itu bertambah dan selalu bertambah. untuk seusia ibunya tidak mudah menyelesaikan pekerjaan yang begitu banyak sendirian,apa lagi di rumah yang begitu besar.


"bu! apa yang bisa aku lakukan? tanyaku dengan sedikit sedih di wajahku ."kamu sudah datang,kalau begitu kamu cuci piring dulu,setelah itu kamu sapu ruangan kamar satu persatu karena ibu tadi belum sempat".


aku pun mengerjakan pekerjaan ku satu per satu dengan hati senang,


mulai dari cuci piring, merapikan dan mengelap meja. dan aku lanjut dengan menyapu ruangan kamar satu persatu. aku masuk ke ruangan utama,di ruangan itu terdapat banyak barang berharga yang bernilai tinggi. ruangan itu adalah kamar bibi ANA dan paman GUNAWAN,tuan rumah.


dan aku melanjutkan kembali kerjaku menyapu,di satu ruangan aku terdiam dan ada sedikit keraguan di hati.aku tau itu kamar kak ARDIAN.


masuk tidak ya?aku ragu,aku gugup ada apa denganku? biasanya aku pun sering membersihkan kamar kak ardian.


"apa yang akan kamu lakukan di depan kamarku? tanya kak ardian dengan penasaran,dia berjalan sambil mendekat.


kenapa dia kemari ? aku menundukkan kepala karena malu"aku di suruh ibuku membersihkan kamar kak ardian".masih tertunduk malu dan gugup. ada apa dengan dadaku? berdetak begitu kencang hingga membuat sakit. sambil menekan2 dadaku.

__ADS_1


"ada apa denganmu? apa kamu sakit? tanya kak ardian dengan sedikit perhatian."ti...tidak aku hanya merasa sedikit sesak".


"apa kamu memerlukan obat"tanya ardian dengan sedikit cemas.


kenapa dia begitu perhatian dengan ku hari ini? "tidak,aku tidak memerlukannya,terimakasih". dengan wajah merah merona lisa tersenyum kepada adrian,dia pun membalas kembali dengan sedikit tersipu malu.


adrian mengulurkan tangannya ke kepalaku, dan dengan sedikit elusan."lanjutkan kerja mu" dan berlalu pergi. aku terdiam seperti patung karena hatiku bercampur aduk,malu dan bahagia.


aa....! apa aku sedang bermimpi? dia perhatian sekali dengan ku hari ini,ya tuhaaan. apa dia memberi harapan pada ku?


aku masuk ke kamar dengan senyuman dan sedikit tarian dengan alunan nada ku. klak" pintu terbuka."hei! apa yang kamu lakukan di sini ?dan apa yang terjadi dengan wajahmu? bertubi-tubi SEAN bertanya padaku,dengan wajah penasarannya.


"oo....aku tau,kamu sedang jatuh cinta padaku,kan? goda sean kepada lisa dengan senggolan. "hei...!kamu jadi orang jangan ke PDan,siapa juga jatuh cinta pada mu". balas lisa dengan dorong kecil.


lisa tahu,selama ini sean mengharapkan balasan cinta lisa. tapi lisa tidak bisa membalasnya karena soal perasaan tidak bisa di paksakan."ayo ikut denganku".ajak sean kepada lisa dengan menarik tangan lisa. "kamu mau mengajak ku kemana ?pekerjaanku belum selesai". tanya lisa dengan wajah bingung.

__ADS_1


"sudah ikut saja nanti kamu tau"jelas sean dengan tersenyum. dia mau membawaku kemana?apa yang akan di lakukannya?


lisa bingung dengan kelakuan sean.


sean membawa lisa ke kamarnya dan menunjukkan sesuatu kepada lisa."ini dia yang mau aku tunjukkan padamu".lisa tambah bingung dan mengerutkan dahinya."


"apa ini? tanya lisa penasaran dengan apa yang di hadapannya. sebuah kotak,apa isinya? "sini! kamu duduk dulu akan aku bukakan untukmu",meraih tangan lisa menyuruh duduk."ini adalah,taraaaa...suka tidak? sean memberi kejutan untuk lisa."ti..


dak!"dengan sedikit tegas.


"kenapa tidak ?apa kurang bagus?atau kurang cantik warna atau......". sean terhenti karena lisa memotong pertanyaannya yang bertubi-tubi. "sean untuk apa kamu membeli ini?tanya lisa."ini untuk kamu"jawab sean terlihat kecewa.


"untuk ku? sean tidak seharusnya kamu lakukan ini untuk ku,aku sudah mengatakan pada mu ,jangan terlalu berharap pada ku dan jangan terlalu banyak melakukan hal-hal yang tidak seharusnya pada ku"jelas lisa dengan panjang lebar dan tegas.


"kenapa?apa aku salah?aku melakukan semua ini hanya untuk kamu lisa"jelas sean dengan rasa kecewa."bukan! bukan begitu sean,aku tidak bisa menerima semua ini,semua yang kamu lakukan pada ku,aku hanya tidak mau, kamu lebih terluka lagi.

__ADS_1


"kenapa?kenapa?dan kenapa lisa? tanya sean dengan nada sedikit tinggi dengan perasaan kecewa dan sakit di dada."karena aku tidak ada rasa seperti yang kamu rasakan pada ku "jawab lisa dengan nada bersalah. sean terdiam sesaat


"yah! aku tau ,selama ini kamu tidak membalas hatiku,tapi aku tidak akan menyerah,kamu harus tau itu". tegas sean dan berlalu meninggal kan lisa yang terdiam . ada apa dengan sean? kenapa dia begitu marah? aku hanya menjelaskan yang sebenarnya dan penjelasan ini selalu aku katakan padanya.


__ADS_2