
Di kamar adrian sangat rapi dan bersih. karena adrian termasuk orang yang pembersih, tidak heran kamar adrian harus di bersihkan setiap hari.di kamar adrian juga banyak buku yang tersimpan rapi . karena adrian suka membaca jadi tidak heran dengan banyak buku di kamarnya.
dan ada beberapa foto yang di pajang di meja ada foto ayah dan ibunya,foto adrian dan sean dan juga foto adrian bersama teman-temannya.
kami berdua pun mulai merapikan buku satu persatu dan memisahkan beberapa,yang berarti buku itu masih bisa di sumbang kan ke panti asuhan. buku- buku yang di baca adrian beragam.
di ruang kamar, "kak buku yang ini untuk ku saja, untuk belajar di rumah". pinta lisa sembari memperlihatkan buku yang dia inginkan.
"ambil saja,tapi kamu harus janji bukunya di baca,jangan jadi pajangan saja"
"oke aku janji aku akan membacanya." lisa mengangkat kedua jarinya menandakan setuju. lisa dan adrian masih merapikan buku-buku adrian.terkadang tidak sengaja tangan mereka bersentuhan, karena mengambil buku yang sama.
dan sentuhan itu agak berlangsung lama."maaf kak,aku tidak sengaja aku hanya mau mengambil buku itu tapi tersentuh tangan kak adrian ". lisa tertunduk, takut adrian marah.
"oo tidak apa-apa, ini juga bukan kesalahan,ini kan tidak di sengaja ". adrian tersenyum menandakan dia tidak marah.
"bagaimana dengan sekolah mu?
"sekolahku baik-baik saja hanya banyak materi pelajaran yang di tambahkan guru,karena kami akan menghadapi ujian semester akhir ".
"kalau ada pelajaran yang tidak bisa kamu pahami, katakan saja kepada ku ,aku bisa membantu mu belajar".
lisa pun tersenyum lebar mendengar perkataan adrian."baiklah kalau begitu aku akan merepotkan kak adrian".
aduuuuh ! senangnya hatiku , siapa pun itu tolong aku ,aku tidak bisa menahan sakit di dada ku,karena mendengar kata-kata perhatian kak adrian pada ku.
"apa kamu sakit ? tanya adrian karena melihat lisa menggosok dadanya.
__ADS_1
"tidak aku hanya merasa sesak sedikit saja". "kenapa sesak? apa kamu perlu obat? tanya adrian sedikit cemas.
"aku sesak karena bahagia, mendengar kata-kata kak adrian yang begitu perhatian ". lisa tertunduk malu.
adrian tersenyum dengan perkataan lisa, dan sedikit rasa bangga di hatinya karena bisa membuat lisa tersenyum dan bahagia.
"bagaiman hubungan mu dengan sean? tanya adrian yang penasaran dengan hubungan lisa dan sean".
apa lagi yang di katakan kak adrian ,dia ingin tau hubungan ku dan sean.
"aku dan sean tidak punya hubungan apa-apa, aku dan sean memutuskan jadi saudara saja".
menjadi saudara? tapi kenapa sean selalu memperlihatkan hubungan mereka lebih dari saudara?.
lisa dan adrian pun selesai merapikan buku. buku-buku yang tidak terpakai pun sudah di masukkan ke kotak kardus dan rapi. lisa beranjak dari duduknya dan pergi ke dapur,mengambil air untuk membasahi tenggorokannya yang kering.
"lisa !jika kamu mau belajar,mulai malam ini juga bisa ke sini, ujar adrian dengan tersenyum.
"oh iya kak,aku akan datang, aku pulang dulu ya kak". lisa berlalu pergi menuju rumah.
aku tidak memungkiri kalau lisa tumbuh menjadi gadis yang cantik dan cukup dewasa.
senyuman demi senyuman terukir di wajah lisa,dan mengenang apa yang telah terjadi hari ini .
*apa kak adrian juga suka padaku, hari ini dia begitu perhatian sekali, membuat aku bahagia .
ayolah lisa apa yang terjadi kepada mu? tidak mungkin kan adrian bisa jatuh hati padamu, sadarlah lisa sadarlah*.
__ADS_1
pikiran lisa tidak menentu terkadang tersenyum terkadang mengerutkan dahinya. membuat dia bingung dan teriak.
"aaaa....!apa yang aku pikirkan,kak adrian
membuatku bingung"gumam lisa dan mengacak-acak rambutnya.
di dalam mimpi.
adrian berdiri jauh dari lisa dan memanggil nama lisa. adrian menjelaskan perasaan nya pada lisa....
"lisa ! apa kamu tidak memahami perasaanku ?selama ini aku selalu mengawasi mu dari jauh,apa yang kamu kerjakan ,apa kamu sudah makan dan yang lainnya tidak bisa aku sebutkan"
"tidak bisakah kamu membalas perasaan ku ,hatiku , lisa?
lisa mendekati adrian dan meraih wajah adrian hingga mendekati wajahnya.
"kak adrian apa yang kakak rasakan, sama juga dengan yang aku rasakan, aku tidak bisa jauh dari kak adrian dan selalu ingin bersama "
mereka mengungkapkan isi hati mereka bersama dan berpelukan, tapi pelukan itu tidak bertahan lama,karena di hentikan seorang wanita yang sedang marah melihat mereka berpelukan .
"siapa kamu ?apa yang kamu lakukan ? adrian itu kekasih ku"."plak.... wanita itu menampar lisa dengan amarahnya.
"Bruuk..... lisa terjatuh dari kasur dan terbangun ,dengan wajah yang masih menempel di lantai. dia tersadar dan meringis sakit di pipinya dan meraba-raba pipinya.
lisa menghela napas panjang dan bergumam."aiiiih... untung saja ini hanya mimpi ,kalau tidak sudah aku lawan wanita itu" masih menggosok-gosok pipinya.
"ini juga lantai kenapa begitu keras"gumam lisa sembari memukul lantai.
__ADS_1