Aku Yang Terlalu Berharap

Aku Yang Terlalu Berharap
bertemu adnan


__ADS_3

setelah drama yg memusingkan, kami di pulangkan cepat karna ada rapat,


"telfon papa aja deh" seru ica mencari nomor ponsel papa nya


"ayo pulang bareng aku, aku anterin" seru kk teguh hangat


"gk usah kk telfon papa aja" seru ica lembut


hallo apa caa


ica udah pulang paa


lah kok cepet


. guru ada rapat gk tau rapat apa


aish, yaudah deh sebentar


iya paa. assalamu'alaikum


iya waalaikum salam


"yok bareng gua aja" seru yuni menoel lengan ica


"astaghfirullah, kaget *******" seru ica emosi


"awok awok, dh yok naik" seru yuni


"nggak papa gua udah otw kok" seru ica dan hanya di angguki yuni


"oke sip gua tinggal ya" seru yuni dan hanya di angguki oleh ica


"lamaa ya" seru papa ica baru sampai


"gk kok pa " seru ica mulai naik


"ca, kamu pulang nya nanti aja gak papa kan, papa ada kelas loh ini, gk enak kalo telat" seru papa ica dan hanya di angguki oleh ica

__ADS_1


"iya pa gak papa kok, " seru ica dan mereka pun ke sekolah tempat papa ica mengajar tunas bangsa


"kamu ikut papa ato gimana" seru papa lembut


"pa, ica mau ke kantin aja ya jajan" seru ica nyengir


"hm, kamu ini" seru papa dan ica hanya cekikikan


"hehehe, bagi duit donk" seru ica dan beberapa guru yang melihat ayah dan anak itu hanya tertawa


"nah" seru papa ica memberi 50k


"wih biru makin sayang ica sama papa" seru ica cengengesan


"pa kantin nya dimana" seru ica menatap papa nya


"lurus aja, pas mentok itu kantin semua" seru papa dan hanya di angguki ica


"oke " seru ica mulai jalan


saat di tengah jalan


sheet ica balik badan


"lah elu" seru rafi menatap ica dan saat ica lihat, itu geng mereka yang pernah nabokin badan ica, emng gak keras cuman lumayan sakit ica ingat sangat jelas saat itu


"lah ***** si first love nya ketuaa" seru briyan


lagi


"misi kak" seru ica mau lewat karna di halangi sama kk rizki sahabat si adnan


"wih ngapain lo kesini, " seru rizki


"kk geser ica mau jajan" seru ica mulai takut


"apansih ribut ribut" seru si laki laki itu menatap ica

__ADS_1


"ngapain kesini" seru laki laki itu, dan seketika tubuh ica mati kutu, jujur ica takut dengan bentakan dan pukulan ringan yang waktu itu mereka lakukan


"kok nunduk haha " seru rafi


"jangan lo ganggu fi" seru adnan ketus


"ica mau jajan" seru gadis itu lirih


"ki, geser lo" seru adnan dan rizki geser dan sambil tertawa ica lewat sambil nunduk


sampai kantin


"ih ***** ada cewek cantik nihh" seru satu gerombolan laki laki yang seketika membuat ica tertunduk takut,


untung gua gak masuk sekolah ini, bad boy semua murid nya


"bude lon" belum selesai ica bicara


"lontong nya 2, jeruk peras nya 2" seru adnan dan ica hanya menunduk


setelah adnan mendapat kan pesanan nya


"bude lontong.. " belum selesai ica bicara


"ayukk" seru adnan menarik ica


"awwww" seru ica ini yang ica takuti selalu disiksa dia dekat adnan kalo gak nurut cengkraman nya bakal lebih keras


setelah mereka berdua duduk


"kamu pindah sekolah" seru adnan dan seketika kantin rame dengan laki laki berandalan, duduk di dekat ica dan adnan


"yang duduk samping cewek gua, gua mutilasi" seru adnan tegas ketika melihat briyan ingin duduk di samping ica


"cih galak amat" seru brian menyanyi


"h'em pak ketuaa " seru rizki sedikit terkikik

__ADS_1


"nggak" seru ica nunduk


"yaudah habisin,makanan nya" seru adnan lirih


__ADS_2