
setelah lontong ica habis
"mau kemana" seru adnan mencekal tangan ica
"mau anter ini" seru ica lirih
"gausah" seru adnan
"kok gak usah, " seru ica mulai kesal ini yang di alaminya saat SMP dulu, pacaran ngak tapi ngekang
"kamu bentak aku" seru adnan dan ica hanya nunduk sambil duduk kembali
tiba tiba
dret
dret
"hallo assalamu'alaikum" seru ica lembut dan di tatap senyum senyum oleh adnan
"waalaikum salam, caa loo" belum selesai laki laki itu bicara
"nanti telfon ica lagi" seru ica langsung mematikan ponsel nya dalam tas
**** sejak kapan ni bocah ngatain diri dia ica
batin laki laki yang tadi menelpon
"pacar kamu" seru adnan menatap ica serius
__ADS_1
"bukan, ica gak pacaran" seru ica menyuput
minuman nya
kenapa ica bicara dengan adnan dengan memanggil dirinya ica, karna pas SMP kelas 7 dan 8 , ica sengaja isengin adnan dengan bahasa memanggil namanya ica bukan pake lo gue lo gue niat nya hanya bercanda tapi malah membawa petaka
"masih takut kamu sama aku caa" seru adnan lirih
"sedikit" seru ica lirih
"maaf waktu itu aku khilaf pukul kamuu" seru adnan lirih
"... " tapi tak di respon oleh ica,
enak bat lo ngomong maaf badan gua merah merah lo tabokin cihh
"sebenci itu lo ke gua" seru adnan lirih
saat ica berdiri tangan nya kembali di cengkram
"lepas" seru ica lirih,
"lepas!!! " seru ica berteriak sontak seisi kantin diam menatap mereka
"apa yang jadi punya gua, bakal tetep jadi punya gua " seru adnan menatap ica tajam
"ica bukan punya kk adnan" seru ica sudah berkaca kaca
"lo gak pernah tau caa, 3 tahun gua ngarepin lo, asal lo tau pas kejadian dimana lo pindah sekolah karna ulah gua, gua uring uringan *******" seru adnan membentak ica
__ADS_1
"ada apa ini" seru suara bash papa
"papa" rengek ica dan air matanya keluar
"kamu apain anak saya" seru papa ica emosi melihat putrinya nangis karna ulah laki laki, yg sudah terkenal akan ke berandalan nya
"maaf Pak. " seru adnan lirih melihat gadis nya memeluk papa nya
"kamu pacaran sama dia" seru papa ica menunjuk adnan
"gak" seru ica menggeleng
"terus" seru papa ica lagi
"dia orang yang waktu itu mukul ica, sampe merah pas SMP, yang ica sama yuni minta pindah sekolah karna dia " seru ica lirih
"oh kamu yang mukul anak saya pas SMP dulu" seru papa ica menahan amarah nya
"ayo caa papa anter pulang" seru papa ica meninggal kan kantin
"iyaa paa" seru ica di sebelah papa nya
"ketua lo nangis" seru joseph melihat adnan yang menyeka air matanya
"***** *****, arghhh" frustasi adnan
"udah lah ketua, besok kita kesekolah dia, gua liat kambang sekolah nya tadi itu anak nusantara ketua" seru kiki lagi
"besok culik tu cewek" seru adnan dan membuat teman teman nya tercengang
__ADS_1
"waduh mon maap ni ketua cewek itu di perhatiin, sama di baikin baru nurut, kalo pake kekerasan dia bakal. makin benci sama ketua" seru sidiq ikutan
"diem lo" seru adnan