Aku Yang Terlalu Berharap

Aku Yang Terlalu Berharap
aku salah? memperjuangkan mu


__ADS_3

kaget itu pasti gimana gk kaget cobak, tiba tiba cewek seberani itu, wow


"gak nyangka loh aku" kata ku masih tak menyangka,


"menurut gue ni ya gaes, tu cewek bakal deketin teguh deh" kata cindy dengan gaya mantel


tak lama rudi dan irfan pun datang


"njer bocah bawak bekal" kata rudi mengejek ku


"apaan sih rud, ni aku di bawak in " kata ku tak Terima karna dikedekin teman teman ku karna mereka mengira aku bawak bekal huh


"di bawak in siapa? " kata rudi senyam senyum menatap ku


"Nadya" kata irfan tanpa menatap ku tapi duduk di sebelah ku membaca novel, ya irfan ini salah satu sahabat ku yg sangat irit bicara dan dia maniak novel;v


"bukan" kata ku lirih


"ha? jadi" kata rudi kaget menatap ku, dan irfan pun ikut menatap ku


"anak kelas 10" kata ku jengah


"njer, deketin lu tu roman roman nya" kata rudi yang dapat gelak tawa dari rian


"bisa diem kagak" kata irfan ngegas


"dasar burit ayam baca novel mulu lo, kagak pegel apa mata sama tangan cuy" kata rudi mencibir irfan,


"lo ngapa ndy biasanya juga nyerocos mulu tumben kalem" kata rian membuka suara


"gak papa kok" kata cindy

__ADS_1


"Nadya gimana" kata irfan membuka suara tanpa melihat teguh, ya itu kebiasaan irfan jarang bicara tapi sekali bicara langsung membuat orang menatap nya serius


"iya, Nadya gimana" kata rian lagi


"ndy, Nadya masih ngarepin aku " kata teguh lirih menatap sindy


"iya lh guh, di sukak lu juga dari kelas 8 kan, " kata cindy yg membuat aku, seakan akan terikat ya di sekolah ini semua mengira bahwa aku hanya milik Nadya padahal, aku tak ada hubungan spesial apa pun dengan nadya;,


Nadya memang sosok wanita yang manja terhadap ku, aku bohong jika ku bilng aku tidak tertarik dengan wanita itu, tapi aku hanya menaggap Nadya sebatas sahabat tak lebih


....


disaat gue sama yuni makan di kantin gue denger kakel gue bahas si Nadya Nadya itu


"iya Nadya itu cocok banget kan sama kak teguh udah cantik baik lagi itu aaa couple sekolah banget" kata salah satu yang bikin gue sedikit agak minder


"lo denger kan ca" kata yuni yang bikin gue diem dan nunduk


"mau jadi pho di hubungan kak teguh" kata yuni lebih lirih


"kak teguh sama kak Nadya gk pacaran Yun, jadi gue punya kesempatan buat deketin kak teguh" kata ku setegar mungkin


"hmm" kata yuni sudah tidak tahan akan sikap ku.


setelah makanan habis gue mutusin buat langsung ke kelas baru sampek tangga gue dipanggil sama satu cewek yang paling gue kenalᕦ( ͡° ͜ʖ ͡°)ᕤ


"eh cil, sini lo" kata tu cewek karna gue gk ngerasa bocil ya kagak gue liet lah. kann gue udah SMK wlek;v


"woii! budek lo" kata salah satu temen nya


"ada apa ya kak" kata yuni mengajak mereka bicara

__ADS_1


"gue ada urusan sama temen lo" kata cindy seakan akan mo nerkam gue ya gue santuy donk:v


"gue" kata ku munujuk dada


"iya lo, ikut gue" kata nya menatap ku tidak suka


"sini aj kak, " kata gue santuy kek pantuy, eaak


"hm. oke" kata nya masih natap gue


"gue cuman mo bilng jauhin teguh, dia itu punya sahabat gue" katanya natap gue kek seakan akan gue musuh bebuyutan dia


"itu doank, " kata ku menantang


"berani banget lo" katanya menatap ku


"lagian teguh sama Nadya kagak pacaran kan, trs salah gue dimana? " kata ku memaparkan senyum dan seneng bat gue , cindy diem gk bisa jawab


"gue salah deketin cowok jomblo" kata ku lagi sambil mengutas senyum


"teguh itu gk sukak sama lo" kata temen cindy ketus


"sekarang, gue akui kak teguh gk sukak gue tapi nanti kita gk tau kan;v" kata ku yang membuat mereka geram..


"udah ah ayuk cabut males gue nanggep bocah" kata si cindy ketus ke gue dan saat gue mau narik tangan yuni ke kelas.


"kok tangan lo yg dingin" kataku menahan tawa


"u... dah jan carik masalah lagi lo caa gue takut" kata yuni terbata bata dan mendapat gelak tawa


"bwahahaha, apaan sih lo Yun" tawa gue pecah nengok reaksi tu sahabat paling tetayank gue

__ADS_1


dan sampai Kelas gue masih ketawa nengok reaksi yuni tadi


__ADS_2