Alex & Tasya

Alex & Tasya
11


__ADS_3

"jangan bercanda dok mama saya masih ada kan"ucap alex sambil menangis


"maaf pak kami sudah berusaha semampu kami tapi tuhan berkehendak lain kami turut berduak atas berpulangnya ibu winda"ucap sang dokter


mendengar ucapan dokter semua yang ada di situ langsung menangis tasya yang berada di samping alex langsung memeluk sang suami seolah memberikan kekuatan


"gak mama gak mungkin ninggalin intan"ucap intan dalam isak tangsnya dan hampir pingsan


"intan sayang kamu gak boleh gini nak kamu harus berusah iklas papa tau ini berat buat kita tapi kita harus iklas supaya mama tenang di sisi allah"ucap papa herman sambil terus menangis dan memeluk anaknya


"intan yang sabar ya intan gak sendiri kok intan masih punya papa,bang Al,kak tasya sama mami dan papi kalo intan rindu sama mama intan bisa datang ke rumah mami sama kak tasya atau intan telpon mami dan suruh mami dateng kunjungi intan mamai pasti dateng kok intan jangan sungkan sama mami dan papi"ucap mami desi sambil mengelus kepala intan dan di balas intan dengan pelukan dalam isak tangisnya


"mengapa mama ninggalin intan secepat ini mi intan masih mau sama mama,mama bohong sama intan kata mama dia gak akan ninggalin intan tapi sekarang mama ninggalin intan mi"ucap intan di pelukan mami desi sambil terus menangis


"mama gak ninggalin intan kok mama masih ada di hati intan mama gak akan kemana mana makanya intan harus kuat gak boleh larut dalam kesedihan sekarang mama udah gak ngerasain sakit lagi dan tugas kita sebagai keluarga harus menngirimkan doa dan mengiklaskan kepergian mama supaya mama bisa bahagia dan tenang di sisi allah"ucap mami desi menenangkan intan

__ADS_1


"kak yang sabar ya aku tau ini gak mudah bagi kak tapi kita harus berusaha iklas kak juga gak boleh larut dalam kesedihan kakak harus jadi orang yang paling tegar sekarang untuk papa dan intan "ucap tasya kepada alex


"maksih sya kamu udah ada di samping aku di saat aku susah maksih uda mau ngabulin permintaan terakhir dari mama aku gak tau gimana perasaan mama kalo kamu nolak untuk nikah sama aku"ucap Alex sambil memeluk tasya


"kakak gak boleh ngomong gitu ini udah kewajiban aku sebagai sitri kakak untuk ada di saat kak susah atau senang kalo kakak lagi dalam sesedihan seperti sekarang aku adalah orang pertama yang harus menguatkan dan menghibur kakak begitu pula sebaliknya"ucap tasya


"sekali lagi makasih kalo gitu aku mau urus administrasi kepulangan mama dulu"ucap alex dengan suara lemah dan berusaha menahan air matanya yang terus keluar


ben dan aji yang mendengar ucapan alex dan tasya pun langsung mendekat ke arah alex dan tasya dan berbicara dengan alex


"mau ke mana lex"ucap aji


"udah lo di sini aja biar gua sama aji yang urus" ucap ben


"iya lex mending lo di sini aja"ucap aji

__ADS_1


"makasih ya kalian uda mau bantu keluarga gua"ucap alex


aji dan ben langsung meninghalkan alex dan langsung mengurus kepulangan jenazah mama winda sedangkan alex langsung mendekati sang adik yang sedang dalam pelukan ibu mertuanya


"makasih ya mi udah mau nenangin intan"ucap alex kepada mami desi


"iya lex sama sama kamu yang sabar ya lex kamu harus jadi orang yang paling kuat untuk papa dan adik kamu sekarang"ucap mami desi dan di jawab anggukan oleh alex


"mi kita harus ke rumah herman sekarang"ucap papi yuda


"iya pi"


"sya mami ke kumah papa kamu dulu ya kamu harus di sini bantu alex nenangin intan dan papa herman"


"iya mi mami hati hati ya"ucap tasya

__ADS_1


lalu papi yuda dan mami desi meninggalkan ruangan mama winda dan menuju kediaman widiantara untuk mempersiapkan kepulangan jenazah mama winda yang akan langsung di makamkan hari ini juga


BERSAMBUNG............


__ADS_2