
Dua bulan telah berlalu sejah hari pernikahan Alex dan tasya, itu artinya sudah sebulan lebih juga semenjak pertama kali Alex dan tasya melakukan hubungan intim
Sejauh ini Tasya masih belum menunjukkan tanda tanda seperti orang hamil dan Alex sangat bersyukur akan itu
Bukan maksud Alex tidak ingin memiliki anak, sebagai lelaki yang sudah menikah dan sudah melakukan hubungan suami istri dengan pasangannya Alex sangat ingin segera mempunyai keturunan tapi ia takut jika kehamilan istrinya akan membuat istrinya itu merasa terganggu
Sekarang Alex selalu mengingat perkataan istrinya pada saat awal ia dan Tasya melakukan hubungan intim, jika anak itu adalah titipan bila belum di beri kepercayaan maka kita harus tetap bersabar dan bersyukur tapi jika memang sudah jalannya di kasih kesempatan untuk segera memiliki anak maka itu adalah tanggung jawab dan harus kita terima denfan senang hati,sebab masih banyak pasangan suami istri yang sudah lama menikah tapi belum mempunyai keturunan
Jika Alex hawatir takut Tasya cepat hamil dan akan menghambat semua aktifitas Tasya, maka berbeda dengan Tasya ia sangat menantikan kehamilannya Ia sangat berharap segera di percaya untuk memiliki anak kerap kali tasya membayangkan anaknya menangis karna di ganggu ayahnya atau permintaannya tidak di turuti dengan kedua orangtuanya Tasya selalu menantikan momen momen itu
Kringggggg
Suara nada dering ponsel membuyarkan lamunan Alex dan Tasya yang sedang berada di ruang keluarga
"Mami"ucap Tasya pada Alex
"Angkat aja sapa tau penting" jawab alex
"Assalamualaikum mih ada apa?"ujar tasya
"Waalaikumsalam, kamu gimana sih sya mamainya nelpon bukannya tanya kabar atau apa ini langsung nanya ada apa" ujar mami desi
"Hehe maaf mi,mami apa kabar?"tanya tasya pada mami desi
"Alhamdulillah baik, kamu sama alex jadi kan sya ke rumah hari ini?" ujar mami desi
"Jadi kok mih tapi mungkin agak sorean sampenya" ucap tasya memberitahu mami desi
"Ya udah mami tunggu kedatangan kalian, mami tutup ya assalamualaikum"ucap mami desi
"Waalaikumsalam" jawab tasya dan panggilanpun berakhir
"Kenapa sya?"tanya alex
"Itu kak tadi mami nanya kita jadi ke rumah enggak"ucap tasya
"Ya udah siap siap gih udah mau sore juga kan ini" ujar alex pada tasya
Tasya dan Aex segera bersiap siap untuk pergi ke kediaman wijaya, rencananya mereka akan menginap karna mami desi dan papi yuda sudah sangat merindukan tasya
Skippp
Saat ini Alex dan tasya sudah dalam perjalanan menuju kediaman wijaya dan selama perjalanan Tasya tidah henti hentinya bernyanyi mengikuti alunan musik
Aku tak perlu bahas apapun
Untuk mengungkap aku cinta kamu
__ADS_1
Aku tak pernah beristirahat
Untuk mencintai kamu sesuai janjikuuu
Promise....
"Aku juga gak pernah beristirahat kok sya untuk mencintai kamu" ucap Alex yang sedari tadi menyimak nyanyian Tasya
"Apaan sih kak gombal banget"ucap tasya menahan malu dan berusaha menyembunyikan wajahnya yang memerah
"Sya kamu tadi dandan ketebelan ya kok pipi kamu merah banget gini"ucap alex menjahili tasya sambil menvubit cubit pipi tasya
"Isss kak sakit tau pipi aku kakak cubit gitu"ucap tasya sambil memajukan bibirnya beberapa senti
"Uuuu tayang jangan ngambek dong sya kakak kan cuman bercanda tadi"Ujar alex membujuk tasya
"Au ah aku ngambek pokoknya titik gak pake koma apalagi tanda seru"ucap tasya
"Iya iya maaf ya sya gak lagi kok"ucap alex yang tidak di gubis oleh tasya
Suasana di dalam mobil alex saat ini hening tampa ada yang berbicara karan tasya sudah ngambek dari beberapa menit yang lalu
"Kak liat di samping kiri kak"Ucap tasya agak sedikit teriak sambil menunjuk arah sebalah kirinya
"Apa sya tadi katanya ngambek tapi kok manggil manggil" Ucap alex yang belum melihat arah yang di tunjuk oleh istrinya
"Ihh nanti aja ngambeknya di lanjutin ini penting kak menyangkut nyawa orang berentiin mobilnya sekarang"ucap tasya yang sudah mulai gerap pada suaminya
"Buruan bantuin kak aku mau nelpon polisi sama ambulans dulu" ucap tasya pada alex dan alex langsung keluar dari mobilnya dan membantu mengeluarkan korban yang merupakan sepasang suami istri dan seorang anak perempuan cantik berusia tiga tahun yang sedang menangis
"Huaaa mama, mama enapa papa angun pa atanya adi amu ajak aye beyi uwe uangahun ecok"ucap gadis kecil itu saat melihat kedua orang tuanya yang sangat mengenaskan dan sudah di keluarkan oleh alex dari dalam mobil yang sudah sangat hancur
"Alena sayangkan ssama mama dan papa seett" ucap mama gadis kecil itu yang di ketahui bernama alena dengan menahan sakit dan berbicara terbata bata
"Aye cayang anget cama mama papa"ucap gadis kecil itu
"Kalo gitu alena janji ya sama mama jangan nakal belajarnya yang rajin, jadi wanita yang cantik dan suak menolong sesama ya sayang" ucap mama Alena yang masih dengan terbata bata dan menahan sakit
"Sttssaya taaau kita memang belum saling mengenal tapi saya yakin kalian orang baik yang mampu menjaga dan mendidik anak saya dengan baik,saya mohon rawat alena dengan baik karana saya dan suami saya sudah tidak mempunyai siapa siapa lagi dan saya tidak mau sampai anak saya terlantar"ucap wanita itu berpesan kepada tasya dan alex
"Enggak mbak kalian pasti bisa menjaga dan merawat anak kalian sendiri tampa harus di titipkan pada kami aku yakin kalian pasti sembuh"ucap tasya pada wanita itu sedangkan alex hanya menyimak
"Saya sudah tidak bisa lagi, ale jangan nakal ya sayang jangan bikin repot kakaknya" ucap wanita itu semakin lemah dan menutup matanya perlahan lahan
"Mama angun ma angan iduy ma, mama kepaya aye atit ma maam angan iduy ma"ucap gadis kecil itu saat melihat mamanya menutup mata
Alex yang melihat pun ikut menangis dan teringat saat dia di tinggalkan oleh mamanya untuk selama lamanya di dalam batin alex saat ini sangat bersyukur karna mamanya meninggalkannya pada saat dia sudah dewasa dan menikah berbeda dengan gadis kecil yang sekarang berada dalam pelukan istrinya ia masih sangat kecil dan belum bisa untuk menjaga dirinya sendiri masih sangat membutuhkan peran orang tua untuk membimbingnya
__ADS_1
"syuttt diam ya sayang mama pasti maik baik aja alena jangan nangis ya nanti mama sedih"ucap tasya menenangkan gadis kecil yang ada di pelukannya
tak beberapa lama mobil polisi dan ambulans pun sampai di tempat terjadinya insiden kecelakaan itu alex menyuruh tasya untuk ikut bersama ambulans ke rumah sakit sedangkan dia akan tinggal di sana sebentar untuk memberi keterangan pada pihak polisi
Skipppp
Saat ini tasya sudah menunggu di depan IGD rumah sakit sambil menggending alena yang tertidur setelah di periksa
Alena tidak mengalami luka parah dan tidak perlu di rawat inap berbeda dengan kedua orang tuanya yang sangat sangat parah
"Gimana keadaan mereka sya?" tanya Alex yang baru sampai di rumah sakit
"Alena tidak apa apa kak mengalami luka ringan,tapi kalo kedua orang tua alena aku belum tau kak sejak tadi dokternya belum keluar"ujar tasya dan alex hanya menganggukkan kepalanya
"Sya tadi mami nelpon aku katanya ponsel kamu gak aktif" ucap alex
"iya kak tadi lupa di kasih makan jadinya ya gitu deh hehe"ucap tasya sambil tertawa
"Kamu ini ada ada saja sya masa ponsel di kasih makan" ucap alex
"iya dong kakak emang kakak doang yang butuh makan ponsel aku juga butuh kakak biar berenergi,terus tadi mami bilang apa?"
" tadi mami nanyain kenapa kita belum sampai juga,udah aku jelasin kok ke mami kenapa kita gak kesana" jelas alex
Selang beberapa menit pintu ruang rawat di buka oleh dokter yang menangani kedua orang tua alena dengan raut wajah yang tidak dapat di definisikan
melihat kehadiran dokter itu tasya dan alex langsung mendekat ke arah dokter tersebut dengan wajah hawatir
"Bagai mana keadaannya dok?"tanya alex pada sang dokter dan dokter itupun langsung menggeleng lemah
"Maaf tuan kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi tuhan berkehendak lain" ucap sang dokter
"Kak"lirih tasya saat mendengar ucapan dokter itu
"syuutt tenang sya sekarang kita harus tenang gak boleh ngluarin air mata walau kita sedih mendengar kabar ini,kita harus tenang demi dia"Ucap alex pada tasya
"Iya kak aku tau tapi aku perihatin dengan keadaan alena dia masih sangat kecil bahkan usianya baru genap tiga tahun beso, dan sekarang dia telah di tinggal kedua orang tuanya untuk selamanya kak" ucap tasya sedih melihat gadis kecil yang kini ada dalam gendongannya
"Iya aku juga sedih dan perihatin melihatnya sya,kamu inget kan apa pesan terakhir dari mama alena tadi jadi kita yang akan merawat alena mulai sekarang berperan sebagai orang tuanya, kita tidak akan menggantikan posisi kedua orang tua alena kita akan selalu mengingatkan alena akan orang tuanya jadi dia memiliki empat orangtua mulai sekarang, dan kita juga akan selalu mengingatkannya untuk terus mendoakan kedua orangtua kandungnya" jelas alex
"Iya kak aku akan berusaha untuk menjadi ibu yang baik dan bertanggung jawab untuk alena" ucap tasya
"Ya sudah sekarang kita urus dulu administrasinya supaya kita bisa membawa almarhum dan almarhumah ke peristirahatan terakhinya, setelah itu aku mau menghubungi papa untuk mempersiapkan segalanya di rumah sekalian memintanya menghubungi pengacara untuk mengurus berkas berkas adopsi secara sah" ucap alex
BERSAMBUNG........
hay semua aku kembali 😂
__ADS_1
jangan lupa komen dan vote ya dan maaf jika ceritanya mengecewakan
see you next time guys 🤗😘