Alicia Dan Makrifat Cinta

Alicia Dan Makrifat Cinta
arhan nekad melamar alicia


__ADS_3

Hari berikutnya arhan datang ke rumah alicia


Assalamualaikum .... Ucap arhan


Waalaikumsalam....jawab ibu, lalu memanggil nama Alicia ...ada tamu tolong buka pintunya suara ibu dari dapur untuk alicia.


Eh...arhan mari masuk silakan duduk!


Tunggu sebentar ya aku ambilkan kopi


Iya terima kasih alicia....


Lalu alicia berjalan ke dapur


Siapa yang datang nak tanya ibu


Arhan bu, oow arhan iya sudah kamu buatkan minum dahulu ibu masih sibuk masak nanti bapakmu pulang.


Ini kopinya arhan, terima kasih alicia jawab arhan


Tumben kamu datang ke rumahku apa ada yang penting?


Iya ini penting alicia


Aku ingin bicara juga pada bapak dan ibumu


Apa mereka ada di rumah?


Ibu ada di rumah tetapi bapak masih di kantor lagi sebentar pulang


Nah itu bapak sudah pulang


Assalamualaikum ucap bapak


Baru pulang kerja dan terlihat begitu capai


Dan kehausan


Waalaikumsalam.... Jawab alicia dan arhan


Ada tamu ya alicia, iya pak teman sekolah alicia namanya arhan, arhan langsung menjabat dan mencium tangan bapak alicia.


Iya sudah nak, ikut makan dahulu ya kebetulan ini waktunya makan sore kata ibu mengajak arhan


Iya bu terima kasih tetapi tidak merepotkan ini?


Tidaklah nak mari...


Selesai makan dan dirasa sudah waktu yang pas arhan langsung menyatakan hajatnya mengapa datang ke rumah alicia


Jadi maksud kedatangan saya ke sini ibu, pak,


Saya ingin meminta restu


Saya ingin meminta rida bapak dan ibu


Saya ingin mempersunting alicia..


Saya tahu ini melanggar tradisi


Karena tidak membawa keluarga dan orang tua


tetapi setelah ini saya akan memberi tahu keluargaku pak, ibu.


Seketika muka ibu dan bapak alicia berubah


Wajah mereka terlihat kaget dan terkejut


Lalu Dengan bijak bapaknya alicia menjawab


Nak, kalian kan masih sekolah


lalu bagaimana dengan sekolah kalian


Apa kalian akan memutuskan sekolah demi pernikahan?


Lalu bagaimana dengan masa depan kalian?


Apa sebelum ke sini orang tuamu tahu tentang ini?

__ADS_1


Lalu arhan menjawab dengan sangat lugu


maaf ibu, pak, kedatangan saya ke sini tanpa sepengetahuan kedua orang tuaku


Saya ke sini memberanikan diri untuk berbicara dengan ibu dan bapak perihal hajat besar ini


Saya tahu ini akan terdengar lucu


Dan akan terdengar konyol oleh bapak, ibu, dan alicia


Bukankah di dalam agama di anjurkan untuk menikah jika tidak bisa menahan nafsu dan bila ditahan akan menimbulkan mudharat


Dan jika permasalahannya adalah karena kami sedang sekolah bukankah setelah menikah kami bisa untuk melanjutkan sekolah di tempat yang lain


Dan jika permasalahannya pada pernikahan itu harus ada ekonomi yang mapan maka saya akan menjawab saya dari orang yang berada.


Seketika raut muka dari ibu dan bapaknya alicia berubah dan terlihat serius setelah arhan mengutarakan semua ucapannya.


Dengan pelan bapaknya alicia menjawab: nak, semua yang kamu ucapkan itu benar adanya


Aku juga dahulu pernah di usiamu ini


Di usia mu ini memang api cinta selalu bergelora membakar hati dan pikiran hingga hal hal konyol akan sering dilakukan


Untuk menjalani hubungan rumah tangga tidak cukup dengan uang dan cinta saja nak


Lalu apalagi sahut arhan memotong pembicaraan dari bapaknya alicia


Nak,,, banyak yang menikah muda karena terbakar api cinta beberapa tahun setelahnya mereka berpisah dan ini cerita langsung dari adik om sendiri, menikah di usia 17 tahun ketika dia kelas 2 SMA mereka sudah terbakar api cinta akhirnya mereka memutuskan untuk menikah dan berhenti sekolah, mereka datang berdua dan membicarakan keinginan mereka di depan orang tua om, sama persis seperti yang kamu lakukan hari ini, orang tua om membiarkan dan merestui keputusan mereka


Lalu apa yang terjadi?


Setelah beberapa tahun keadaan membuat mereka sadar bahwa menikah diusia muda tidaklah seindah seperti yang mereka pikirkan


Hanya penyesalan yang mereka dapatkan


Ketika keadaan ekonomi melanda mereka


Dan disaat itu anak anak mereka masih kecil


Suaminya tidak pernah mendapatkan pekerjaan


Karena dia tidak ada ijazah, hanya menjadi pekerja serabutan dengan hasil yang tidak menentu sedangkan anak anak mereka harus makan setiap hari.


Keadaan mental mereka tidak cukup kuat untuk menghadapi keadaan sesulit itu.


Pertengkaran terjadi setiap hari


Karena emosional mereka diusia itu masih sangat tidak bisa dikendalikan atau masih labil


Akhirnya mereka digempur oleh keadaan


Dan adik om yang perempuan namanya nisa


Pulang membawa air mata dan anak anak yang masih kecil suaminya gantung diri karena tidak sanggup menahan gempuran hidup yang begitu kompleks/sulit.


tetapi orang tua saya ada usaha om, yang sudah maju dan setelah menikah saya yang akan mengelolanya om sahut arhan.


Langsung bapaknya alicia menjawab


Nak, ekonomi, harta, tidak akan menjamin


Bahwa kelak kamu akan bahagia dengan perbendaharaan dunia itu.


Yang akan menjamin kebahagiaan itu hanya hati dan pikiranmu.


Ketika hati dan pikiranmu sudah dewasa maka permasalahan apa pun, sesulit apa pun gempuran hidup hati dan pikiran yang akan menjadi bentengmu..


Arhan lalu menyahut pembicaraan bapaknya alicia sambil bertanya lalu di mana saya harus belajar agar mampu mengendalikan hati dan pikiran tanya arhan?


Kemudian dengan menghela napas panjang sambil memegang pundak nya arhan


Lalu bapaknya alicia dengan nada pelan berkata : nak, di agama kita itu sudah lengkap carilah sana...!!!


Baiklah kalau begitu om, ibu, alicia saya pamit pulang dahulu maaf sudah merepotkan.....


Lalu arhan berjalan pulang dengan langkah pelan sambil berbicara di dalam hatinya


mengapa sesulit itu iya untuk menikah

__ADS_1


Padahal semua sudah ada harta, rumah, mengapa harus disuruh mendewasakan hati dan pikiran


Bukankah menikah itu istri di rumah


Suami bekerja mencari nafkah


mengapa orang tua selalu ribet dalam berpikir.


Mengungkapkan cinta kepada sudah namun


Ditolak sekarang aku langsung meminta restu langsung kepada orang tuanya malah aku disuruh


Mendewasakan hati dan pikiran


Serasa bertaruh dalam sayembara untuk mendapatkan seorang putri...


Alicia... Alicia mengapa sesulit ini sih


Seistimewa inikah cintamu


Sampai hal hal konyol dan tidak masuk akal


Harus aku lakukan demi kamu


Iya... Jika seandainya kelak aku tidak bisa memilikimu di alam nyata ini


Setidaknya aku bisa memilikimu di alam khayalan dan di alam mimpiku itu saja sudah cukup


Untuk mengobati kekecewaan ini


Sementara di dalam rumah alicia kembali terjadi percakapan menarik yang di mana alicia bertanya kepada bapaknya dengan pertanyaan : bapak, jika benar yang diucapkan tadi bahwa pernikahan muda hanya akan menimbulkan masalah dan tingkat emosional masih labil


Lantas mengapa bapak menyetujui perjodohan alicia dengan sofyan?


Bapak menghela napas panjang lagi sambil menatap anaknya alicia sambil berkata: nak,,


di dalam pernikahan memang yang paling penting adalah sifat dewasa atau cara berpikir yang sudah matang nah mengenai pernikahanmu nanti kalian akan tinggal di sini beberapa bulan dan tinggal di rumah suamimu beberapa bulan dengan tujuan agar kami sebagai orang tua bisa mengawasi dan kalian juga bisa melihat nilai nilai positif tentang rumah tangga atau lebih sederhananya kalian bisa belajar dan melihat bagaimana kehidupan sehari hari dan cara cara untuk menyelesaikan masalah seputar rumah tangga


Jika kalian sudah mampu menyerap nilai nilai kehidupan maka saat itu kalian boleh membangun rumah tangga kalian sendiri dan bapak yakin dengan alicia begitupula dengan sofyan kalian berdua anak baik dan sudah mampu melihat dan tahu cara menanggapi setiap masalah yang terjadi


mengapa bapak sangat yakin dengan kami berdua tanya alicia


Lalu bapaknya menjawab, "karena kamu adalah anakku nak".


Baiklah alicia selalu patuh pada setiap perintah


Dan petunjuk bapak


Dan terlebih dengan perjodohan ini ucap alicia dengan nada yang terdengar tidak menerima...


Lalu bapak bertanya pada alicia kamu menyesal bapak dijodohkan nak tanya bapak


Tidak pak jawab alicia hanya saja ada pertanyaan kecil di dalam hati alicia


mengapa dalam hal cinta, alicia tidak bisa mencari sendiri sesuai hati dan pilihan alicia.


Bapak langsung menjawab memang benar apa yang kamu pikirkan tetapi percayalah pada bapak nak bapak sudah mengarungi hidup setengah abad lamanya banyak pelajaran hidup yang sudah bapak lalui jadi bapak melakukan ini demi kebaikanmu kelak.


Cinta saja tidak cukup untuk membangun rumah tangga nak, kelak kamu akan tahu apa maksud dari ucapan bapak ini


Lalu dengan cepat alicia memotong ucapan bapaknya jangan besok pak, alicia ingin tahu sekarang pinta alicia dengan wajah memelas


Baiklah bapak akan memberitahumu jika cintamu kamu sandarkan kepada manusia


Pasti akan ada batasnya dan juga bisa bertambah dan bisa berkurang tergantung karena apa cintamu, jika cintamu kamu sandarkan hanya karena wajahnya yang rupawan maka sampai di fisiknya saja cintamu


Cinta itu seperti iman


Cinta akan selalu berubah ubah


Ketika ada hal yang berbeda


Ketika kamu menyukai sesuatu namun dia menyukainya maka akan ada perbedaan


Pastinya jika sifat ego masih labil maka akan menganggap pilihannya atau jawabannya lah yang paling benar.


Itu kalau cinta yang hanya fisik tidak tembus kedalam, namun jika cintamu kamu sandarkan kepada sang maha cinta maka yang akan terjadi ialah makrifat cinta yang tiada ujung,


Ujungnya hanya ada di alam keabadian.

__ADS_1


Jika kamu belum bisa untuk memahaminya


Mungkin kelak kamu akan memahaminya.


__ADS_2