
Keesokan harinya keluarga dari gibran datang ke rumah alicia untuk melakukan lamaran
Setelah lamaran di terima kedua pihak keluarga mendiskusikan tanggal pernikahan untuk alicia dan gibran.
Setelah diskusi yang cukup panjang akhirnya sepakat hari pernikahan jatuh pada hari senin
Cetakan undangan sudah tersebar dan kabar pernikahan itu sampai kepada keluarga nya sofyan, keluarganya arhan dan semua teman teman sekolahnya.
Ketika hari yang sudah di tunggu datang
Semua tamu undangan sudah hadir
Semua saksi pernikahan sudah tidak sabar melihat kedua mempelai memasuki tempat ijab qobul.
Mempelai wanita terlihat datang dengan rombongan menaiki tangga dari masjid
Semua yang hadir kagum dan takjub melihat mempelai wanita yang sangat cantik bagai putri kerajaan, cantik, putih, bersih.
Setelah kedua mempelai hadir maka acara pun dimulai antara wali perempuan dan mempelai lelaki berjabat tangan dan mengucapkan ijab kabul di antara keduanya...
Setelah mempelai lelaki mengucapkan kabul dan semua saksi mengatakan sah....
Alhamdulilah.... Alicia dan gibran sudah menjadi suami istri yang sah secara dunia dan agama
Semoga pernikahan ini sampai maut yang memisahkan dan semoga di dalam keluarga kami di berkahi dengan sakinah, mawaddah, warohmah.
Acara pun usai, perjalanan kelurga kecil pun telah di mulai
Gibran dan alicia tinggal di sebuah rumah yang sangat teduh di penuhi dengan pepohonan dan buah buahan
Dan memang sengaja rumah itu di desain oleh gibran sendiri agar kelak ketika menikah, alicia selalu nyaman dengan keadaan rumah itu.
Setiap hari mereka berdua selalu mempertontonkan keharmonisan, tiada hari tanpa cinta.
Mereka saling menghargai satu dengan yang lainnya, ketika ada permasalahan mereka berdua berkomunikasi lalu mencari titik terangnya.
Tidak terasa kita sudah melalui banyak rintangan, masa masa sulit itu kini telah berlalu
Hingga kita di per satukan oleh sang pencipta dalam ikatan suci pernikahan ucap alicia sambil memberikan teh hangat kepada suaminya.
Lelaki yang tidak pernah terlintas di dalam pikiranku kini dia yang menjadi suamiku
dahulu banyak lelaki datang menghampiriku
Sampai aku bingung harus memilih siapa
Dan tanpa aku tahu siapa yang benar benar tulus mencintaiku hingga akhirnya tuhan harus menodai ku melalui vino teman kelas ku sendiri
Setelah kejadian itu semua pergi meninggalkanku kecuali satu lelaki yang selalu setia dan menerima segala keadaanku saat itu
terima kasih untuk perjuanganmu suamiku, I love you for a thousand more...
Iya sama sama istriku, itu adalah cara terbaik tuhan saat itu agar kamu bisa tahu siapa yang benar dan tulus mencintaimu, walaupun dengan cara yang tidak bisa di terima oleh akal manusia.
Dan juga jika di bandingkan dengan mereka aku tidak ada apa apanya, mereka tampan, kaya, keren tetapi di balik itu semua ketulusan hati seseorang tidak bisa si ukur dari harta dan penampilan.
terima kasih juga dahulu kamu mengisi hari hari ku dengan perjuangan tiada hari tanpa perjuangan dan pengorbanan semata mata hanya untuk membuatmu kagum dan bisa melirik ku.
dahulu aku pernah putus asa dan berpikir untuk tidak melanjutkan perjuangan suci itu
__ADS_1
Ketika aku mendengar bahwa kamu sudah di jodohkan dengan teman ku sendiri yaitu sofyan.
Intinya untuk mendapatkan mu aku harus jatuh bangun, putus asa kemudian semangat lagi itu yang terus terjadi setiap hari, tetapi saat ini aku adalah pemenang meskipun dahulu tidak di jagokan sebagai pemenang dan pada akhirnya kesetiaan dan ketulusan lah yang membuatku menjadi pemenang.
I love you istriku....
Love you too suamiku...
Semoga ajal yang akan memisahkan kita
Bukan orang ketiga atau semacam nya
Semoga ketenangan dan kedamaian selalu menyertai kita selamanya.
Mari kita jalan jalan keluar rumah menikmati pemandangan di pagi hari ini ucap gibran mengajak istrinya
Saat mereka berdua sedang asyik menikmati pemandangan tiba tiba ada sebuah motor malaju cepat kearah alicia dan gibran
Seketika berhenti di hadapan mereka berdua lalu si pengendara motor itu mengeluarkan sebuah pisau dapur kemudian mengarahkannya ke arah perut alicia namun dengan cepat gibran menghentikan arah pisau itu dengan perutnya
Seketika mengalir lah darah dari perutnya
Gibran berteriak kesakitan, alicia memegang perut dan mengeluarkan pisau yang sudah menancap lumayan dalam di perutnya gibran
Ketika alicia berhasil mengeluarkan pisau itu dari perutnya gibran kemudian dia merobek baju nya gibran dan mengikat kain baju itu untuk menghentikan pendarahan, di saat yang bersamaan ada warga yang melihat kejadian itu si pengendara motor yang berniat membunuh itu kemudian di tangkap oleh warga karena berusaha kabur setelah melakukan aksinya
Salah satu dari warga kemudian membuka topeng yang dipakai oleh penjahat tersebut betapa kagetnya alicia dan gibran wajah yang tidak asing itu kembali terlihat setelah beberapa lama menghilang dia adalah vino.
Selama di penjara vino mengalami banyak hal yang membuatnya makin benci dengan alicia
Setiap hari selama di dalam penjara kebenciannya makin menjadi jadi bahkan berniat untuk membunuh alicia dengan alasan dia tidak menerima bahwa gara gara alicia dia di penjara selama bertahun tahun, gara gara alicia dia harus mengalami hal buruk selama di dalam penjara dan banyak harta yang terkuras yang di sebabkan untuk membayar pengacara usaha mediasi pun dilakukan namun pihak dari keluarga alicia tidak ingin damai.
Karena itulah kebenciannya makin menjadi kepada alicia hingga dia harus nekat membunuh alicia.
Dengan sigap para warga membantu gibran untuk segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan agar tidak terjadi pendarahan.
Air mata alicia tidak hentinya mengalir membasahi pipinya, melihat keadaan suaminya yang sedang mengalami kesakitan
Untaian doa tidak henti hentinya dia ucapkan untuk keselamatan dan kesehatan suaminya
Seandainya dia tidak menyelamatkanku mungkin aku lah yang akan mengalami yang dia rasakan sekarang.
Di sisi lain para warga langsung membawa vino ke polsek terdekat untuk melaporkan apa yang sudah terjadi
Gibran pun sudah sampai di rumah sakit dan langsung di berikan perawatan oleh dokter
Kecemasan sangat terlihat dari wajahnya alicia
Karena dia tahu pisau yang menancap ke dalam tubuhnya gibran lumayan dalam dan saat itu saat di perjalanan gibran sempat tidak menyadarkan diri karena terlalu banyak darah yang keluar sehingga membuat tubuhnya lemas tak berdaya.
Kini hanya doa dan keajaiban saja yang bisa membuat keadaan menjadi membaik
Di dalam darah terus mengalir namun di luar air mata terus mengalir dengan derasnya
Kami baru saja menikah tuhan...
mengapa sangat cepat engkau memberikan kami ujian yang sangat berat ini, tolong selamatkan suamiku tuhan.
Dokter keluar dari dalam ruangan operasi dan memberitahukan keadaan gibran, dokter mengatakan bahwa keadaan gibran sangat kritis, dia mengeluarkan banyak darah atau saat ini dia sedang mengalami pendarahan di rumah sakit kami kekurangan stok darah B jadi silakan jika ada keluarga atau kerabat yang mempunyai golongan darah B untuk segera di informasikan agar secepatnya melakukan donor biar keadaan gibran cepat tertolong.
__ADS_1
Baik dokter saya akan menghubungi keluarga yang memiliki golongan darah B tetapi tolong selamatkan suami saya ucap alicia.
Keadaan alicia sudah tidak normal lagi perasaannya bercampur aduk khawatir, takut, gelisah dan air matanya tak henti hentinya mengalir membasahi wajahnya.
Alicia menelpon ibu dari gibran dan memberitahukan keadaan yang terjadi
Betapa kaget dan terkejutnya ibu gibran sampai tidak bisa berkata kata, halo assalamu'alaikum ucap alicia, waalaikumsalam mengapa nak tumben sekali pagi pagi begini menghubungi ibu
Suara tangis tersedu sedu, mengapa nak mengapa nangis ada apa?
Ada sesuatu yang terjadi
Apa gibran memukulmu?
Masih dengan suara tangis yang tersedu sedu
Alicia mulai berkata dengan terbata bata
Bu.. Bu... Gibran bu,,
mengapa dengan gibran nak tanya ibu?
Jangan buat ibu penasaran begini kasih tahu ibu
Ada apa?
Gibran sekarang di rumah sakit bu
Gibran lagi kritis, apa?? Tanya ibu terkaget kaget mendengar berita tentang anaknya yang sedang kritis.
Alicia melanjutkan dan sekarang gibran sangat membutuhkan donor darah setahu alicia ibu kan golongan darahnya B.
Iya benar jawab ibu, memang ibu golongan darahnya B iya sudah sekarang ibu langsung ke rumah sakit, telephone di tutup.
Setelah menutup telephone ibunya gibran langsung memanggil bapak yang sedang menyiram tanaman di halaman rumah
Pak, cepat kita ke rumah sakit cepat pak
Ada apa bu? Siapa yang sakit?
Sambil meneteskan air mata anak kita gibran sedang kritis di rumah sakit sekarang dia butuh donor darah, astaga anak kita gibran bu, mari cepat kita langsung ke sana.
Dokter kembali masuk kedalam kamar tempat di mana gibran di rawat tidak ada hasil positif yang diperlihatkan, pendarahannya terlalu parah bahkan sampai saat ini belum ada pendonor darah untuk pasien ucap dokter ke suster
Dokter keluar dan memberitahukan perihal keadaan gibran, ibu alicia ucap dokter : keadaan
Suami ibu sangat parah dan sekarang kritis sangat mustahil untuk bisa menyelamatkannya sampai saat ini belum ada kita dapat pendonor jika dalam beberapa menit tidak ada pendonor keadaan pasien akan sangat memburuk, iya pak dokter ibu mertua saya sedang dalam perjalanan dan dia akan mendonorkan darah untuk gibran, baiklah kalau begitu tolong di hubungi secepatnya ya soalnya kondisi pasien sangat kritis dan harus secepatnya mendapatkan donor darah, baik dok jawab alicia.
Beberapa menit berlalu ibunya gibran belum terlihat datang, alicia makin cemas dan takut
Sedangkan di sisi lain kedua orang tua nya gibran mengalami ban pecah dan mau tidak mau harus ke bengkel untuk memperbaikinya setelah sampai di bengkel ternyata lumayan banyak yang sudah ngantri, akhirnya bapak memutuskan, bu... Kita naik ojek saja Biar cepat pinta bapak iya sudah pak intinya kita harus cepat sampai ke rumah sakit gibran sedang membutuhkan kita ungkap ibu.
Akhirnya mereka berdua naik ojek, di sisi lain di rumah sakit keadaan sudah sangat buruk tiba tiba detak jantung gibran terhenti alicia pun sangat kaget campur takut dia langsung memanggil dokter, dokter tolong mengapa dengan suami saya..??
Dokter datang dan memeriksa keadaan gibran
maaf kan kami, kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan pendonor sampai saat ini belum ada itu yang membuat keadaan suami ibu sudah tidak bisa terselamatkan, maafkan kami ibu, mendengar ucapan dokter alicia tidak bisa mengeluarkan suara seluruh tubuhnya lemas dan kemudian pingsan ketika itu bapaknya gibran langsung menangkap tubuh alicia yang terjatuh karena pingsan.
Anak saya mengapa dokter tanya ibu gibran
__ADS_1
maaf kan kami ibu kami sudah berusaha sekuat semampu kami namun keadaan tidak bisa kami kendalikan anak ibu sudah meninggal karena pendarahan yang luar biasa, seketika ibunya gibran langsung tersungkur mendengar anak semata wayang nya meninggal dunia "tidak mungkin anak saya meninggal" ibunya gibran pun jatuh pingsan.